[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-40941-id":3,"doc-seo-40941-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},40941,13056703019662,"Evangeline","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/be000253a8e92610077?_k=1778726343310543188",55,"Agama & Spiritualitas","Wacana Ketuhanan dalam Filsafat Kant","Wacana ini membahas pemikiran Immanuel Kant mengenai ketuhanan dengan menempatkannya dalam keseluruhan sistem filosofisnya. Uraian menghubungkan tiga fokus utama: proses pengetahuan manusia, ajaran moral, serta pandangan Kant tentang eksistensi Tuhan. Dokumen menekankan tesis bahwa Tuhan tidak dapat dibuktikan melalui rasio murni, tetapi dapat dikenali melalui rasio praktis, sambil tetap mengajak kritik atas dua jalur tersebut. Penjelasan juga menyinggung kritik Kant terhadap rasionalisme dan empirisme melalui hierarki tahap pengetahuan.","300 Tahun Immanuel Kant Goethe-Institut Jakarta  \n29 Agustus 2024  \nWACANA KETUHANANDALAM FILSAFAT KANT  \nOleh: Simon P. L. Tjahjadi  \nTidak bisa diragukan lagi: Kant adalah filsuf yang paling berpengaruh dalam sejarah filsafat modern. Pemikiran Kant sulit dipahami, bahkan oleh orang yang menguasai bahasa Jerman sekalipun. Ucapan Wilhelm WINDELBAND (1848-1915), seorang filsuf Kantian, terkenal:“Kant verstehen heißt über ihn herausgehen“ („Memahami Kant berarti melampaui dia“) . Namun Karl JASPERS (1883-1969) berkata bahwa orang akandengan lebih mudah memahami persoalan-persoalan pokok filsafat, jika orang telah memahami filsafat Kant.  \nOleh karena pemikiran Kant tentang Tuhan perlu dipahami dalam keseluruhan logikaketat dan sistemik pandangan filosofisnya, maka berikut ini akan dibahas: (1) ajaran Kant tentang proses pengetahuan manusia; (2) ajaran tentang moral; (3) pandangan Kant tentang (eksistensi) Tuhan.  \nTesis yang mau dikemukakan di sini1 adalah: Meskipun Kant berpandangan bahwaesistensi Tuhan tidak bisa dibuktikan lewat jalan pengetahuan (rasio murni), melainkan bisa dikenali lewat jalan moral (rasio praktis), terhadap kedua jalan ini masih tetap bisa dipertanyakan secara kritis.  \n1. Rasio Murni atau Ajaran tentang Pengetahuan: „Apa yang bisa kuketahui?“  \nAjaran Kant tentang pengetahuan secara prinsipil terdapat dalam karyanya Kritik der reinen Vernunft (Kritik atas Budi Murni, 1781) . Karya ini berfungsi sebagai semacamproyek raksasa yang mau membuat sintesa antara Rasionalisme dan Empirisme. Rasionalisme adalah aliran filsafat yang mengajarkan bahwa sumber pengetahuanadalah akal budi (rasio) saja; pengalaman hanya meneguhkan apa yang telah ada padarasio. Adapun Empirisme berpendapat sebaliknya: Sumber pengalaman hanyalah pengalaman indrawi. Maka hanya yang bisa diindra saja yang pantas dijadikan dasar pengetahuan. Berdasarkan ini, David HUME (1711-1776), filsuf Inggris, misalnya, mengatakan dalam karyanya A Treatise of Human Nature (1738), bahwa segala macam hal yang tidak bersifat indrawi hanya boleh dikira-kira atau diterima sebagai „kepercayaan“ (belief) saja, bukan sebagai kenyataan yang pasti (matter of fact) . Adanya prinsip kausalitas (prinsip sebab-akibat), misalnya, tidak bisa diterima Hume  \n1 Disampaikan pada acara bertema sama di Goethe Institut, Jl. Sam Ratulangi 9-15, Jakarta pada Kamis, 29 Agustus 2024, pk. 18:00-20:00 . Kecuali diinformasikan lain, kutipan Kant di sinididasarkan atas penomeran yang diberikan dalam I. KANT, Gesammelte Schriften (22 Bde) , hrsg. von der Preussischen Akademie der Wissenschaften, Berlin, 1901 dst.  \nsebab sebuah „prinsip“ tidak bisa diindra. Maka filsafat dan ilmu pengetahuan alam yang cara kerjanya mengandalkan prinsip ini tidak bisa mencapai kepastian, palingpaling hanya kementakan (probability) .  \nNamun Kant bereaksi secara kritis terhadap kedua pendapat di atas. Kendati Kant mengagumi filsafat Hume, ia tidak bisa menerima ajaran Hume yang mengatakanbahwa dalam ilmu pengetahuan tidak bisa dicapai kepastian, paling-paling probabilitas. Pada waktu Kant hidup sudah jelas bahwa hukum-hukum ilmu pengetahuan alam berlaku umum, selalu dan dimana-mana. (mis. pada suhu 100° C/76 CmHg air pasti medidih, atau benda yang kita lempar ke atas akan jatuh berkat gayagravitasi NEWTON) . Soalnya sekarang adalah bagaimana pengetahuan manusia bisamengerti semua itu? Syarat-syarat apa saja yang harus dipenuhi agar ilmu pengetahuan alam bisa menghasilkan sesuatu yang jelas dan eksak?  \nUntuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini Kant mengadakan suatu revolusi yang dikenal dengan nama „Revolusi Kopernikan“ (sebutan ini tidak berasal dari Kant sendiri, namun dengan jelas mengungkapkan maksudnya) . Sama seperti Nikolaus KOPERNIKUS (1473-1543) yang mengatakan bahwa matahari adalah pusat tata surya dan bumi berputar di sekitarnya, demikian pun filsafat Kant mau memperlihatkanbahwa pengenalan berpusat pada Subjek dan bukan pada Objek. Sebelum Kant, filsafat lebih-lebih dipandang sebagai suatu p","cbCaisTqNxDFzsir","https://ap.wps.com/l/cbCaisTqNxDFzsir","pdf",314592,4,1,15,"Indonesian","id",113,"# Rasio Murni: Ajaran tentang Pengetahuan\n## Proyek sintesis Rasionalisme dan Empirisme\n## Kritik Kant terhadap Hume\n# Revolusi Kopernikan dan Struktur Subjek\n# Hirarki Proses Pengetahuan dalam Kritik der reinen Vernunft","[{\"question\":\"Mengapa pemikiran Kant dianggap sulit dipahami?\",\"answer\":\"Pemikiran Kant dinilai sulit dipahami, bahkan bagi mereka yang menguasai bahasa Jerman. Kutipan pendukung juga menekankan bahwa memahami Kant berarti melampaui dia.\"},{\"question\":\"Apa posisi Kant tentang pembuktian eksistensi Tuhan melalui rasio murni dan rasio praktis?\",\"answer\":\"Kant berpendapat bahwa eksistensi Tuhan tidak bisa dibuktikan lewat jalan pengetahuan (rasio murni), melainkan dapat dikenali lewat jalan moral (rasio praktis). Dokumen menambahkan bahwa kedua jalan ini tetap dapat dipertanyakan secara kritis.\"},{\"question\":\"Bagaimana Kant menjawab persoalan kepastian pengetahuan yang dipersoalkan oleh Hume?\",\"answer\":\"Dokumen menjelaskan bahwa Kant menolak pandangan Hume bahwa ilmu pengetahuan hanya mencapai probabilitas. Kant mengajukan pertanyaan tentang syarat agar pengetahuan alam menghasilkan sesuatu yang jelas dan eksak.\"}]",1783317002,23,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"theism-in-immanuel-kants-philosophy","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/theism-in-immanuel-kants-philosophy/40941/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-15","2026-07-06",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa pemikiran Kant dianggap sulit dipahami?","Question",{"text":75,"@type":76},"Pemikiran Kant dinilai sulit dipahami, bahkan bagi mereka yang menguasai bahasa Jerman. Kutipan pendukung juga menekankan bahwa memahami Kant berarti melampaui dia.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa posisi Kant tentang pembuktian eksistensi Tuhan melalui rasio murni dan rasio praktis?",{"text":80,"@type":76},"Kant berpendapat bahwa eksistensi Tuhan tidak bisa dibuktikan lewat jalan pengetahuan (rasio murni), melainkan dapat dikenali lewat jalan moral (rasio praktis). Dokumen menambahkan bahwa kedua jalan ini tetap dapat dipertanyakan secara kritis.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana Kant menjawab persoalan kepastian pengetahuan yang dipersoalkan oleh Hume?",{"text":84,"@type":76},"Dokumen menjelaskan bahwa Kant menolak pandangan Hume bahwa ilmu pengetahuan hanya mencapai probabilitas. Kant mengajukan pertanyaan tentang syarat agar pengetahuan alam menghasilkan sesuatu yang jelas dan eksak.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,96,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":94,"slug":95},60,"religion-spirituality",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":98,"show_sort_weight":94,"slug":99},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":94,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":94,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":94,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":94,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":94,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":94,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":94,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":94,"slug":131},57,"Umum","general"]