[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39535-id":3,"doc-seo-39535-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39535,34359740700684,"Finn","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/1f400023980c374ae676?_k=1777273430885731487",48,"Cerita & Novel","Orang Asing - Albert Camus","Terjemahan novel klasik “L’Oranger/L’Etranger” karya Albert Camus yang memperkenalkan tokoh Meursault dan dominasi tema “keasingan” dalam kehidupan sehari-hari. Pengantar menyoroti pembaruan gaya penulisan: kalimat pendek, penggunaan kata penghubung, serta pilihan kala bahasa Prancis yang menampilkan pengalaman “kekinian”. Novel juga dibahas sebagai pengejawantahan pemikiran absurd, kesadaran jernih terhadap kondisi hidup dan kematian, serta kritik terhadap proses hukuman mati dan kinerja pengadilan yang mengaburkan keadilan.","ORANGASING  \nAlbert Camus  \nGASING  \nYayasan Pustaka Obor Indonesia  \nOrang Asing/Albert Camus; penerjemah: Apsanti Djokosujatnoed. 1 --Jakarta Yayasan Pustaka Obor Indonesia 2013  \nx + 124 hlm.; 13,5 x 18,5 cm ISBN 978-979-461-862-2  \nJudul asli:  \nL'Etranger, Albert Camus  \n© Copyright Gallimard  \nHak cipta dilindungi Undang-undang  \nAl rights reserved  \nDiterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia atas izin penerbit Hak terjemahan Indonesia pada  \nYayasan Pustaka Obor Indonesia  \n\"Buku ini diterbitkan kembali berkat dukungandari l'Institut fran􀁈ais, l'Institut fran􀁈ais d'Indonesie dan khususnya cabang Bandung.  \nAtas partisipasi Jurusan Bahasa Prancis Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran dan komunitas mahasiswa Universitas Parahyangan.\"  \nDiterbitkan Yayasan Pustaka Obor Indonesia anggota IKAPI DKI Jakarta  \nCetakan pertama: Djambatan, 1985  \nCetakan kedua: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, November 2013  \nYOI: 855.31.25.2013 Desain Cover: Anung Hendrohantoko  \nYayasan Pustaka Obor Indonesia Jl. Plaju No. 10 Jakarta 10230  \nTelp. (021) 31926978; 3920114; Fax (021) 31924488 [e-mail:yayasan](e-mail:yayasan_obor@cbn.net.id)[_](e-mail:yayasan_obor@cbn.net.id)[obor@cbn.net.id](e-mail:yayasan_obor@cbn.net.id)[ ](e-mail:yayasan_obor@cbn.net.id)[http:](http:ww.obor.or.id)[ww](http:ww.obor.or.id)[.obor.or.id](http:ww.obor.or.id)  \nDAFTARISI  \nPengantar   \nBagian Satu 1  \nBagian Dua 63  \nPENGANTAR  \nL  \n'Etranger, novel pertama Albert Camus (1913-1960) . Begitu terbit pada tahun 1942, seketika novel ini membuat dia dikenal dan diakui sebagai seorang pengarang besar. Berbagai buku dan  \nartikel kritikkemudian bermunculan, susul-menyusul, mengulas novel ini. Di pertengahan abad XX itu, novel pendek ini memperlihatkan kekuatan dan kebaruan dalam banyak hal, yang kesemuanya penting dalam sejarah kesusastraan Prancis, meskipun bentuknya yang diptik terbagi dalam dua bagian yang seimbang-sangat klasik. Memang untuk icu merupakan bencuk andalan dalam cradisi penulisan roman Prancis.  \nKhususnya bagi pembaca Prancis, novel ini memperlihatkansuatu pembaruan dalam penulisan sascra, yang membias dari cradisisascra mereka, yang secara umum mereka sebut litterature bourgeoise. Tokohnya seorang rakyat jelata, bukan seorang bourgeois mapan seperticerlihacdalam novel-novel Prancis yang terbitsebelumnya. Pembaruanjuga cerjadi dalam hal bahasa. Kalimac-kalimatnya pendek, bukan kalimac panjang yang lazim dalam kesusastraan Prancis. L'Etranger jugatak begitu menggunakan kata penghubung, sehingga Jean-Paul Sartre  \nPengantar  \nmenyebut kalimat-kalimat dalam novel ini \"terpulau-pulau\". Dan, lebih khas lagi adalah penggunaan kala passe compose alih-alih passe simple yang merupakan jenis kala pakem dalam penulisan Prancis . Passe compose (tak dapat diterjemahkan, pen.) benar-benar pas menampilkan sosok manusia yang hidup dalam kekinian, dari hari ke hari, au jour le jour, yang menyimpang untuk kebiasaan Barat yang selalu berencanadan merencanakan.  \nNovel ini pertama-tama terkenal sebagai perwujudan daripemikiran Albert Camus tencang filsafat absurd yang telah ditulisnya sebelum itu, dalam bentuk kumpulanesai berjudul LeMythe de Sysiphe. Absurd adalah suatu pandangan hidup yang khas, bisadikatakan tropis, yang hanya mungkin digagas oleh orang Eropa, atau orang Barat padaumumnya, yang pernah tinggal di negara tropis. (Pembaca Indonesia akan segera mengenali kecenderungan manusia tropis dalam novel ini, yang eksotik bagi pembaca Barat) Sebagaimana diketahui, Albert Camus memang lahir di Mondovi pada tahun 1913, dan dibesarkan di Aljazair. Dari novel ini lahir ungkapan bahwa \"la vie ne vaut pas lapeine d'etre vecue''' hidup tak layak dijalani, tentu dalam kaitan dengan absurditas kematian di mata Barat. Kebesaran manusia absurd terletak pada kesadarannya yang jernih atas kondisi hidupnya.  \nL'Etranger mengandung tema-tema kuat secara konsisten.  \nKe\"asing\"an mendominasi keseluruhan cerita. Meursault, tokohutamanya, terlihat asing dalam segala hal. Dia bukan h","cbCainrRwdDy46YF","https://ap.wps.com/l/cbCainrRwdDy46YF","pdf",2549775,4,1,134,"Indonesian","id",113,"# Pengantar\n## Bagian Satu\n## Bagian Dua","[{\"question\":\"Siapakah tokoh utama dalam novel “Orang Asing” dan mengapa ia disebut “asing”?\",\"answer\":\"Tokoh utamanya Meursault. Ia tampak asing dalam berbagai aspek: terhadap tata cara masyarakat, dunia, waktu, hingga dirinya sendiri.\"},{\"question\":\"Apa yang menjadi sorotan utama pengantar terkait pemikiran filsafat absurd Camus?\",\"answer\":\"Novel ini dipandang sebagai bentuk pemikiran absurd yang menekankan pandangan hidup khas, kesadaran jernih atas kondisi hidup, dan absurditas kematian.\"},{\"question\":\"Bagaimana pengantar menjelaskan peran hukuman mati dan pengadilan dalam novel?\",\"answer\":\"Pengantar menyoroti keprihatinan Camus mengenai hukuman mati dan kecaman terhadap kinerja pengadilan yang terlalu kaku serta mencampuradukkan urusan iman saat mewujudkan keadilan.\"}]",1783083960,206,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"the-stranger-albert-camus","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/the-stranger-albert-camus/39535/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-12","2026-07-03",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapakah tokoh utama dalam novel “Orang Asing” dan mengapa ia disebut “asing”?","Question",{"text":75,"@type":76},"Tokoh utamanya Meursault. Ia tampak asing dalam berbagai aspek: terhadap tata cara masyarakat, dunia, waktu, hingga dirinya sendiri.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa yang menjadi sorotan utama pengantar terkait pemikiran filsafat absurd Camus?",{"text":80,"@type":76},"Novel ini dipandang sebagai bentuk pemikiran absurd yang menekankan pandangan hidup khas, kesadaran jernih atas kondisi hidup, dan absurditas kematian.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana pengantar menjelaskan peran hukuman mati dan pengadilan dalam novel?",{"text":84,"@type":76},"Pengantar menyoroti keprihatinan Camus mengenai hukuman mati dan kecaman terhadap kinerja pengadilan yang terlalu kaku serta mencampuradukkan urusan iman saat mewujudkan keadilan.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]