[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-58040-id":3,"doc-seo-58040-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},58040,13056703020460,"Valentina","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/be000253dac470eee5d?_k=1778207105932848923",48,"Cerita & Novel","The Story of Multiplication","Cerita ini mengisahkan tentang Tey Tey, seorang siswi kelas tiga yang tidak menyukai matematika, terutama perkalian. Ia merasa pelajaran perkalian membosankan dan tidak relevan dengan kehidupan sehari-hari di luar sekolah. Tey Tey berdiskusi dengan teman-temannya, Som dan Nita, yang memberikan pandangan berbeda. Som menjelaskan bahwa ia awalnya juga tidak suka perkalian, namun setelah belajar dan menemukan cara yang menyenangkan, ia menjadi menyukainya. Nita menekankan pentingnya perkalian dan bagaimana ia digunakan dalam berbagai situasi kehidupan. Percakapan dengan ibunya semakin membuka mata Tey Tey. Ibunya bercerita bahwa ia rajin belajar perkalian saat sekolah, yang membantunya mendapatkan nilai matematika yang baik dan memungkinkannya berjualan di warung. Terinspirasi oleh ibunya, Tey Tey mulai mempelajari perkalian dengan antusias. Ia menuliskan perkalian 2x1=2, 2x2=4, 2x3=6, dan 2x4=8. Kemudian, Tey Tey mencoba mempraktikkan konsep perkalian dalam konteks jual beli. Ia membuat uang mainan dengan pecahan yang berbeda, lalu berperan sebagai penjual di warungnya sendiri, sementara Som menjadi pembeli. Ketika Som menanyakan total harga dari beliannya, Tey Tey dihadapkan pada tantangan perhitungan. Ia mencoba menjumlahkan secara bertahap, menunjukkan proses berpikirnya dalam menyelesaikan soal perkalian tersebut. Cerita ini secara efektif menggambarkan transisi Tey Tey dari ketidaksukaan menjadi ketertarikan pada matematika, khususnya perkalian, melalui pengalaman praktis dan pemahaman akan relevansinya dalam kehidupan nyata.","Tey Tey Sinau Ping-pingan Ngoun Sakal  \nEl Huyno  \nTey Tey saiki kelas telu.  \nMaca lan IPS iku piwulang kasenengane.  \nTey Tey ORA seneng matematika. Mboseni. Apa maneh bab ping-pingan.  \n”Bla ... bla ... bla! Bosen!” pikire Tey Tey.  \n”Som, kowe seneng ping-pingan apa ora? Nek aku ora,” Tey Tey takon menyang Som, kancane.  \n”Awale, aku ya ora seneng. Nanging sawise aku sinau lan nemu carane aku dadi seneng,” jawabe Som.  \nSaiki, Tey Tey takon karo Nita.  \n”Nit, sajane ping-pingan iku gawe apa to? Napa, kok, aku kudu sinau ping-pingan? Apa ping-pingan isa digunakake kajaba ning sekolah?”  \n”Lho, penting iku, Tey. Kowe bakal kagetsawatara seringe kowe nggunakake pingpingan,” Nita semaur .  \nSatekane omah, Tey Tey takon menyang ibune.  \n”Bu, punapa panjenengan remen sinau pingpingan kala taksih sekolah rumiyin?”  \n”Lha iya. Dhisik Ibu sregep sinau ping-pingan. Nilai matematikane Ibu apik, lo,” ngendikane Ibu.”Tur yen Ibu ora ngerti ping-pingan, Ibu ora bakal isa dodolan ing warung kaya ngene iki.”  \nTey Tey kaget krungu pagenahan ibunepadha karo jawabane Nita.  \nTey Tey awiti sinau ping-pingan.  \n2 x 1 = 2  \n2 x 2 = 4  \n2 x 3 = 6  \n2 x 4 = 8  \nTey tey kepikiran ngendikane Ibu marang carane dodolan ing pasar.  \nDheweke banjur jupuk gunting, kertas, lan bolpen.  \nTey Tey nggawe dhuwit-dhuwitan.  \nAna sing pecahan 100, 500, lan 1000..  \nTey Tey ethok-ethoke buka warung, lan ngundang Som dadi pelanggane.  \n”Nuwun sewu, Bu. Pinten regine kuwe niku?”Som takon .  \n”Setunggale 400, Pak. Badhe tumbas pinten?”jawabe Tey Tey.  \n”Kula tumbas sekawan nggih,” wangsule Som.”Pinten dadose?”  \nTey Tey nggaruk sirahe sing ora gatel.  \n”Hmm, 400 ditambah 400 iku 800. 800 ditambah 400 iku 1200 ...”","cbCaifhM6M7OJwUb","https://ap.wps.com/l/cbCaifhM6M7OJwUb","pdf",1217757,4,1,20,"Indonesian","id",113,"# Tey Tey Belajar Perkalian\n## Diskusi dengan Teman\n## Percakapan dengan Ibu\n## Praktik Jual Beli","[{\"question\":\"Mengapa Tey Tey awalnya tidak menyukai matematika dan perkalian?\",\"answer\":\"Tey Tey merasa pelajaran perkalian membosankan dan tidak relevan dengan kehidupan sehari-harinya di luar sekolah.\"},{\"question\":\"Bagaimana pandangan teman-teman Tey Tey mengenai perkalian?\",\"answer\":\"Som awalnya juga tidak suka, namun setelah belajar dan menemukan cara menyenangkan, ia jadi menyukainya. Nita menekankan pentingnya perkalian dalam berbagai situasi kehidupan.\"},{\"question\":\"Bagaimana ibu Tey Tey menggunakan perkalian dalam kehidupannya?\",\"answer\":\"Ibunya belajar perkalian dengan rajin saat sekolah, yang membantunya mendapatkan nilai matematika yang baik dan memungkinkannya berjualan di warung.\"}]",1783920054,31,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"the-story-of-multiplication","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/the-story-of-multiplication/58040/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-27","2026-07-13",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa Tey Tey awalnya tidak menyukai matematika dan perkalian?","Question",{"text":75,"@type":76},"Tey Tey merasa pelajaran perkalian membosankan dan tidak relevan dengan kehidupan sehari-harinya di luar sekolah.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Bagaimana pandangan teman-teman Tey Tey mengenai perkalian?",{"text":80,"@type":76},"Som awalnya juga tidak suka, namun setelah belajar dan menemukan cara menyenangkan, ia jadi menyukainya. Nita menekankan pentingnya perkalian dalam berbagai situasi kehidupan.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana ibu Tey Tey menggunakan perkalian dalam kehidupannya?",{"text":84,"@type":76},"Ibunya belajar perkalian dengan rajin saat sekolah, yang membantunya mendapatkan nilai matematika yang baik dan memungkinkannya berjualan di warung.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]