[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48311-id":3,"doc-seo-48311-113":29,"detail-sidebar-cat-0-id-113":90},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":11},48311,4810365810221,"Aurora","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",48,"Cerita & Novel","Cerita Luta si Monyet yang Menyelamatkan Teman-temannya","Cerita \"Lari!\" karya Detta Devia Rifqah Mufidah ini mengisahkan Luta, seekor monyet yang senang bermain dan berayun di sepanjang waktu. Keasyikan bermain Luta terhenti saat ia mendengar suara aneh dan merasakan getaran. Penasaran, Luta menyelidiki dan mendapati angin panas berembus serta asap besar di puncak gunung, yang mengindikasikan gunung akan meletus. Luta segera berusaha menyebarkan kabar ini kepada monyet-monyet lainnya, namun mereka awalnya tidak memercayainya dan menganggap Luta berlebihan dalam kewaspadaannya. Meskipun demikian, Luta terus meyakinkan mereka, didukung oleh kedatangan elang yang membawa kabar dan semakin kuatnya getaran tanah serta bunyi gemuruh. Akhirnya, menyadari bahaya yang akan datang, para lutung lain pun patuh dan bersiap untuk segera menjauh dari lokasi bencana. Cerita ini menyoroti pentingnya mendengarkan peringatan dan bertindak cepat dalam situasi darurat, serta bagaimana keberanian satu individu dapat menyelamatkan komunitasnya.","Lari! Detta Devia Rifqah Mufidah  \nLuta senang bermain sepanjang waktu.  \nLompat di sana dan berayun di situ.  \nTiba-tiba Luta mendengar sesuatu.  \nBunyi apa itu?  \nEh, eh! Luta merasakan getaran!  \nLuta pun penasaran .  \nAda apa ini?  \nAyo selidiki!  \nAngin yang panas berembus.  \nApa ini tanda gunung mau meletus?  \nLuta jadi cemas .  \nDia pun melihat ke atas.  \nElang datang membawa kabar.  \nAsap di puncak gunung amatlah besar.  \nBerita ini harus segera disebar.  \nNamun, lutung lainnya tidak mau gempar.  \nMereka tidak memercayai Luta.  \nLuta kesal. Apa salahnya waspada?  \nAngin panas terus berembus.  \nGetaran tanah juga terasa terus-menerus .  \nJelaslah gunung akan segera meletus.  \nAduh! Aduh!  \nTerdengar bunyi gemuruh.  \nLuta berseru riuh.  \nKita harus segera menjauh!  \nKini lutung-lutung lain patuh.","cbCaienVmlAY6OCz","https://ap.wps.com/l/cbCaienVmlAY6OCz","pdf",1636369,4,1,31,"Indonesian","id",113,"# Lari!\n## Luta Senang Bermain\n## Tanda-tanda Bahaya\n## Ketidakpercayaan Teman-teman\n## Keyakinan Luta","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama dalam cerita \\\"Lari!\\\"?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Luta, seekor monyet yang gemar bermain.\"},{\"question\":\"Mengapa Luta menjadi cemas?\",\"answer\":\"Luta menjadi cemas karena ia mendengar suara aneh, merasakan getaran, dan melihat angin panas serta asap tebal di puncak gunung, yang menandakan gunung akan meletus.\"},{\"question\":\"Bagaimana reaksi lutung lain terhadap peringatan Luta pada awalnya?\",\"answer\":\"Pada awalnya, lutung-lutung lain tidak memercayai Luta dan tidak mau gempar, mereka menganggap Luta terlalu khawatir.\"}]",1783568612,{"code":4,"msg":30,"data":31},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":32,"title":13,"keywords":33,"description":14,"schema_data":34,"social_meta":85,"head_meta":87,"extra_data":89,"updated_unix":28},"the-story-of-luta-the-monkey-who-saved-his-friends","",{"@graph":35,"@context":84},[36,52,67],{"@type":37,"itemListElement":38},"BreadcrumbList",[39,43,47,50],{"item":40,"name":41,"@type":42,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":44,"name":45,"@type":42,"position":46},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":48,"name":12,"@type":42,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":51,"name":13,"@type":42,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/the-story-of-luta-the-monkey-who-saved-his-friends/48311/",{"url":51,"name":13,"@type":53,"author":54,"headline":13,"publisher":56,"fileFormat":59,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":60,"datePublished":61,"encodingFormat":59,"isAccessibleForFree":62,"interactionStatistic":63},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":55},"Person",{"url":40,"name":57,"@type":58},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-19","2026-07-09",true,{"@type":64,"interactionType":65,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":66},"ViewAction",{"@type":68,"mainEntity":69},"FAQPage",[70,76,80],{"name":71,"@type":72,"acceptedAnswer":73},"Siapa tokoh utama dalam cerita \"Lari!\"?","Question",{"text":74,"@type":75},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Luta, seekor monyet yang gemar bermain.","Answer",{"name":77,"@type":72,"acceptedAnswer":78},"Mengapa Luta menjadi cemas?",{"text":79,"@type":75},"Luta menjadi cemas karena ia mendengar suara aneh, merasakan getaran, dan melihat angin panas serta asap tebal di puncak gunung, yang menandakan gunung akan meletus.",{"name":81,"@type":72,"acceptedAnswer":82},"Bagaimana reaksi lutung lain terhadap peringatan Luta pada awalnya?",{"text":83,"@type":75},"Pada awalnya, lutung-lutung lain tidak memercayai Luta dan tidak mau gempar, mereka menganggap Luta terlalu khawatir.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":86,"og:title":13,"og:site_name":57,"og:description":14},"article",{"robots":88,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":91},[92,97,99,103,107,111,115,119,123,127],{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":94,"show_sort_weight":95,"slug":96},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":12,"show_sort_weight":95,"slug":98},"story-novel",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":101,"show_sort_weight":95,"slug":102},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":105,"show_sort_weight":95,"slug":106},51,"Komik","comic",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":109,"show_sort_weight":95,"slug":110},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":113,"show_sort_weight":95,"slug":114},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":117,"show_sort_weight":95,"slug":118},49,"Sastra","literature",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":121,"show_sort_weight":95,"slug":122},52,"Teknologi","technology",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":125,"show_sort_weight":95,"slug":126},50,"Ujian","exam",{"id":128,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":129,"show_sort_weight":95,"slug":130},57,"Umum","general"]