[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48125-id":3,"doc-seo-48125-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},48125,8796095360427,"Lucas Martin","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_994ba38a5ba835b3df7d355c54d3ed8d",48,"Cerita & Novel","Enggang yang Istimewa","Cerita ini mengisahkan tentang Kuleh dan Inai yang pergi ke hutan untuk mencari siput dan daun pakis. Kuleh, yang ibunya memanggilnya 'macan dahan' karena kelincahannya, sangat berharap bisa melihat burung enggang yang istimewa, yang sering digambarkan dalam seni mereka tetapi belum pernah dilihatnya secara langsung. Saat mereka berjalan, Kuleh memperhatikan tanaman baru yang tidak dikenalnya dan bertanya-tanya siapa yang menanamnya. Suatu ketika, terdengar suara \"Kuak! Kuak!\" yang diidentifikasi Inai sebagai suara enggang. Kuleh segera mencari sumber suara itu, yang ternyata berasal dari dahan pohon yang tinggi. Setelah memanjat pohon di dekatnya dengan lincah, Kuleh akhirnya berhasil melihat seekor enggang. Lebih dari itu, ia melihat seekor induk enggang sedang memberi makan anak-anaknya yang baru menetas dari lubang di pohon. Melalui pengalaman ini, Kuleh tidak hanya mewujudkan keinginannya untuk melihat enggang, tetapi juga menyaksikan keajaiban alam yaitu seekor induk yang merawat anaknya. Cerita ini menekankan pentingnya enggang sebagai burung istimewa bagi masyarakat mereka, yang digambarkan melalui lagu yang dinyanyikan Kuleh dan Inai, serta harapan Kuleh untuk melihatnya. Kehadiran enggang diasosiasikan dengan nilai-nilai penting dan menjadi bagian dari budaya mereka. Deskripsi hutan yang subur dengan berbagai jenis tanaman dan hewan, seperti kucing hutan dan capung, menambah keindahan narasi dan memberikan gambaran tentang kekayaan alam sekitar.","Enggang yang Istimewa Pranika Dian Dini Matahari Indonesia  \nKuleh dan Inai hendak mencari siput dandaun pakis ke hutan.“Inai, aku saja yang membawa anjat,” kata Kuleh kepada ibunya. Inai mengangguk sambil menggendong Adik dengan bening. Seperti biasa, Inai bersenandung untuk meninabobokan Adik.  \nKuleh ikut bersenandung walau dia belum memahami maksud lagu itu.  \nWahai enggang, burung istimewa Besar jasamu bagi kami semua Rumahmu di atas pohon tinggi Terima kasih sudah datang ke sini  \nAda gambar enggang di mana-mana . Namun, Kuleh belum pernah melihat burung yangasli. Kuleh berharap kali ini bisa melihatenggang di hutan.  \nWah, banyak tanaman baru tumbuh di sini. Daunnya berbeda dari pohon ulin ini. Berartitanaman kecil ini bukan anak pohon ulin. Siapa yang menanamnya, ya?  \nTiba-tiba … Kuak! Kuak!”Nah, itu bunyi enggang!” kata Inai.  \nWah, enggang? Kuleh segera mencari sumber suara itu. Asalnya dari atas sana, dari dahan pohon yang tinggi.  \nAduh, ada biji buah jatuh ke kepala Kuleh. Kuleh mendongak. Dia melihat ekor burung menyembul di antara daun. Semoga itu enggang.  \nKarena penasaran, Kuleh memanjat pohon di dekatnya. Bagai macan dahan, Kuleh berpindah dari dahan ke dahan dengan lincah. Nama Kuleh memang berarti macandahan.  \nSetelah memanjat cukup tinggi, Kuleh dapatmelihat burung itu. Betul, itu enggang! Bukan hanya satu enggang, ada paruh-paruh kecil muncul dari lubang. Induk enggang sedang memberi makan anak-anaknya.","cbCaimb4jtif9INW","https://ap.wps.com/l/cbCaimb4jtif9INW","pdf",2018355,4,1,24,"Indonesian","id",113,"# Perjalanan ke Hutan\n## Pencarian Enggang\n## Penemuan di Pohon Tinggi","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Kuleh dan ibunya, Inai, serta adiknya yang digendong Inai.\"},{\"question\":\"Apa yang dicari Kuleh dan ibunya di hutan?\",\"answer\":\"Kuleh dan ibunya pergi ke hutan untuk mencari siput dan daun pakis.\"},{\"question\":\"Mengapa Kuleh sangat ingin melihat enggang?\",\"answer\":\"Kuleh sangat ingin melihat enggang karena enggang adalah burung istimewa yang sering digambarkan dalam budaya mereka, namun ia belum pernah melihatnya secara langsung.\"}]",1783567530,37,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"the-special-hornbill","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/the-special-hornbill/48125/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-20","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Kuleh dan ibunya, Inai, serta adiknya yang digendong Inai.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa yang dicari Kuleh dan ibunya di hutan?",{"text":80,"@type":76},"Kuleh dan ibunya pergi ke hutan untuk mencari siput dan daun pakis.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Mengapa Kuleh sangat ingin melihat enggang?",{"text":84,"@type":76},"Kuleh sangat ingin melihat enggang karena enggang adalah burung istimewa yang sering digambarkan dalam budaya mereka, namun ia belum pernah melihatnya secara langsung.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]