[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-46033-id":3,"doc-seo-46033-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},46033,1099514067415,"Rowan","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/100002539d78ffe74a7?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779092875211072502",48,"Cerita & Novel","Orang-Orang Terbungkam","Kumpulan cerpen Albert Camus yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dengan judul Orang-Orang Terbungkam menampilkan tema keterbuangan melalui beberapa cerita yang masing-masing memiliki gaya penceritaan sendiri. Prakata menjelaskan asal-usul judul dari salah satu cerita pendek di dalam edisi terdahulu, serta konteks pengarang sebagai peraih Hadiah Nobel Sastra 1957. Uraian juga mengaitkan pandangan Camus yang dikenal ekstrem dengan upaya perlawanan metafisika dan pandangan tentang ketidakadilan yang menghambat manusia mencapai kemerdekaan.","e  \nca  \n􀀎  \n&:I  \n=  \n::  \n.a  \n..  \nCD  \n..  \n&:I  \n=  \nca  \n..  \n=­  \n&:I  \n=  \nca  \n..  \n=-  \nhalfklingon  \nOrang-0 rang Ter·b ung kam  \nALBERT CAMUS  \nKata Pengamar: Bakdi Soemamo  \nm  \nJendeJa  \n{  \nOrang-Orang Terbungkam  \nAlbert Camus  \nDiterjemahkan dari Judul asli  \nExile and the Kil1,Cdom (New York: \\'intage Books, 19S8)  \nPenerjemah:  \n. \\1110n J-.:urnia  \nTata letak:  \n_-\\ . Sobirin  \nPenerbit:  \nPenerbit Jendela Kutu Wiues RT 08 R\\'(/ 10 i\\IT 1/183  \nYogyakarta 55284 Telp. 0274-625145 Faks. 0274-566171 [e-mail: jendela_press@kompascyber. com](e-mail: jendela_press@kompascyber. com)  \nDicetak oleh: Jendela Grafika  \nCetakan pertama, Januari 2002  \nISBN 979-95978-3\"1-X  \nDAFTAR lSI  \nKata Pengantar:  \nBakdi Soemanto _ Vll  \nPerempuan Tak Setia _ 1 Sang Pembelot _ 27  \nOrang-Orang Terbungkam - 51 Tamu _ 71  \nSang Pelukis _ 95  \nBatu yang Tumbuh - 145  \nTenrang Penulis . 193  \nPara Penyumbang _ 195  \nhalfklingon  \nKATA PENGANTAR Prof. Dr. Bakdi Soemanto  \nKUMPULANcerita pendekinipadamulanyadisajikan  \ndalam Bahasa Prancis dengan judul L'Exi/ et Ie R )'alllne (1957), yang kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dengan judul yang kurang lebih menunjukkan padanan sintaktik-semantik yang dekat sekali, yakni, Exile and The Kingdom (1958) . Versi Bahasa Indonesia kumpulan ini merupakan terjemahan dari versi Bahasa Inggris. Adapun judul bukunya, Orang-Orang Terbllngkam, diambil dari salah satu judul cerita pendek dalam kumpulan ini [hIm. 52], yang merupakan terjemahan dari versi Inggris, The Silent Men [hIm. 62] .  \nPengarang kumpulan cerita pendek ini, Albert Camus [1913-1960], yang memenangkan Hadiah Nobel untuk Sasrra pada 1957, sudah dikenal di Indonesia sejak 1960-:In. _-\\lmarhum \\Viratmo Soekito, salah seorang perumus  \nf\\\\anifcs Kebudayaan, pada tahun-tahun au, serIng mcnyebut-nyebut Albert Camus sebagai pemikir Prancis yang dikaguminya karena ungkapannya yang terkenal \"/alibellion metapi?)'Jiqllc\" atau pembrontakan metafisika, ialahusaha perlawanan individual melawan kelemahan dirisendiri. Orang, kadang, juga memahaminya sebagai pemberontakan vertikal.  \nAlmarhum Drs. Arifien C. Noer pernah ikut mem populerkan Albert Camus, pada dekade itu, melalui pementasan lakonnya yang berjudul Ca/igllla, yang dimEspada 1945. Pementasan itu disajikan pada September 1967 di gedung batik PPBI,Jogjakarta. Mas Willy (Rendra) yang baru saja kembali dari Amerika Serikat, menyaksikan pementasan itu. Pementasan im, oleh.t\\1as Willy, dianggap kurang berhasil. Sebab, Caliglf/a yang dimlis oleh .􀂒lbert Camus adalah sebuah tragedi pikiran tetapi di tangan .Arifien C. Noer, yang pada waktu itu belum banyak pengalaman, disajikan sebagai pertunjukan seorang raja yang kurang waras. Dengan demikian, absurditas sebagai akibat pe mikiran ekstrem tidak tampak.  \nCaligula jatuh cinta dengan adik kandungnya sendiri, yang cantik dan gampang membasah, Drusilla namanya, tetapi, kemudian, meninggal. Kegandrungannya, ke gilaannya terhadap perempuan pembasah itu, di tangan Arifien C. Noer, menjadikan tokoh Caligula dihadirkansebagai gila. Mungkin karena itu, di pentas, raja besar itu, di mara Soemardjono, seorang sutradara sandiwara Radio Daerah, bagaikan Bllnsrawa WlQlllng [Burisrawa Mabuk  \nCinta], sebuah lakon pertunjukan Wayang Orang gaya Sriwedari Sala, yang sudah beberapa kali dipentaskan jugaoleh kelompok Bharata di Jakarta. Akan tetapi, bagi Wolfgang !set, penerimaan atau sambutan yang demikian hal yang biasa. Setiap tanggapan adalah hasil olahan antara objek dan pikiran yang menanggapi, sesuai dengan kondisilatar budaya yang dimiliki oleh yang menanggapinya.  \n****  \n.-\\LBERT CAMUS, yang meninggal karena mobilnya menabrak pohon, memang terkenal dengan pandangan pandangannya yang ekstrem. Mungkin, ia merasa pedumembela sikap yang demikian, karenaia tidak dapat melihathubungan Prancis dan Aljazair, tanah jajahan kelahirannya, tidak serasi. la melihat bahwa Prancis senantiasa tampilsebagai penindas, sperti dulu Belanda dan Jepang terhadap Indo","cbCaibGEfxuEbsxh","https://ap.wps.com/l/cbCaibGEfxuEbsxh","pdf",6907778,7,1,212,"Indonesian","id",113,"# Kata Pengantar\n## Bakdi Soemanto\n# Daftar Isi\n## Perempuan Tak Setia\n## Sang Pembelot\n## Orang-Orang Terbungkam\n## Tamu\n## Sang Pelukis\n## Batu yang Tumbuh\n## Tenrang Penulis\n## Para Penyumbang","[{\"question\":\"Apa dasar pemilihan judul “Orang-Orang Terbungkam”?\",\"answer\":\"Judul diambil dari salah satu judul cerita pendek dalam kumpulan tersebut, yaitu The Silent Men (versi Inggris).\"},{\"question\":\"Tema utama yang ditekankan dalam kumpulan cerita adalah apa?\",\"answer\":\"Kumpulan cerpen ini disajikan dalam Bahasa Indonesia sebagai terjemahan dari versi Bahasa Inggris (yang sebelumnya merupakan terjemahan dari judul Prancis).\"},{\"question\":\"Bagaimana versi pementasan Caligula dikomentari dalam kata pengantar?\",\"answer\":\"Pementasan oleh Arifien C. Noer disebut menghadirkan tokoh Caligula sebagai “gila”, sehingga absurditas akibat pemikiran ekstrem tidak tampak seperti yang diharapkan.\"}]",1783470014,326,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"the-silenced-men","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/the-silenced-men/46033/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-16","2026-07-08",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa dasar pemilihan judul “Orang-Orang Terbungkam”?","Question",{"text":76,"@type":77},"Judul diambil dari salah satu judul cerita pendek dalam kumpulan tersebut, yaitu The Silent Men (versi Inggris).","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Tema utama yang ditekankan dalam kumpulan cerita adalah apa?",{"text":81,"@type":77},"Kumpulan cerpen ini disajikan dalam Bahasa Indonesia sebagai terjemahan dari versi Bahasa Inggris (yang sebelumnya merupakan terjemahan dari judul Prancis).",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Bagaimana versi pementasan Caligula dikomentari dalam kata pengantar?",{"text":85,"@type":77},"Pementasan oleh Arifien C. Noer disebut menghadirkan tokoh Caligula sebagai “gila”, sehingga absurditas akibat pemikiran ekstrem tidak tampak seperti yang diharapkan.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":100},"story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":97,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":97,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":97,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":97,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]