[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-41949-id":3,"doc-seo-41949-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},41949,2336464648746,"Skyler","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",48,"Cerita & Novel","Sekolah Kebaikan dan Kejahatan","Sekolah Kebaikan dan Kejahatan menyajikan kisah dongeng yang menegangkan tentang Sophie, yang menanti diculik sesuai ramalan di hutan purbakala. Saat malam tiba, mimpi mempertemukannya dengan pesta istana dan para pangeran, namun situasi berbalik ketika palu yang menghancurkan membuat harapannya runtuh. Sophie lalu menghadapi kenyataan: diculik ternyata bukan sekadar cerita, sementara ayahnya mengunci jendelanya dan memaksa langkah-langkah yang menghalangi malam penculikan. Cerita menyoroti konflik antara dongeng, ketakutan, dan usaha melindungi diri.","Akankah ciuman cinta sejatj nembebaskanmu dari kutukan...Sebuah petuariangan dongeng yangmenegangkan dan berbahaya.'  \n--R.L.STINE,pemulis srial laris GoosebumpsSOMAN CHAINANI  \nPassion for Knowledge  \nKutipan Pasal 72:  \nSanksi Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta(UU No.19 Tahun 2002)  \n1.Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimanadimaksud dalam Pasal 2 ayat(1)atau Pasal 49 ayat(1)dan ayat(2)dipidanadengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1(satu)bulan dan/ataudenda paling sedikit Rp1.000.000,oo(satu juta rupiah),atau pidana penjarapaling lama7(tujuh)tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00(lima miliar rupiah).  \n2.Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan,memamerkan,mengedarkan,ataumenjual kepada umum suatu Ciptaan atau barang hasil pelanggaran HakCipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1)dipidana denganpidana penjara paling lama 5(lima)tahun dan/atau denda paling banyakRp500.000.000,0o(lima ratus juta rupiah).  \n# SEKOLAH KEBAIKAN DAN KEJAHATAN\n\nSoman ChainaniIlustrasi:Iacopo Bruno  \nThe School for Good and Evil  \nText copyright◎ 2013 by Soman ChainaniIllustrations copyrightC 2013 by lacopo BrunoPublished by arrangement with HarperCollins Publishers195 Broadway,New York,NY1007and Maxima Creative AgencyAll Rights Reserved  \nThe School for Good and Evil:Sekolah Kebaikan dan Kejahatan  \nISBN 10:602-249-756-6  \nISBN 13:978-602-249-756-1  \nPengalih bahasa:Kartika Sofyan  \nPenyunting:Agatha Tristanti  \nPenata Letak:Veranita  \nDesain:Yanyan Wijaya  \n◎2014,PT.BIP  \nPenerbit Bhuana Sastra(Imprint dari PT.BIP)Jl.Kerajinan No.3-7,Jakarta 11140  \nDI HUTAN PURBAKALA  \nBERDIRILAH SEKOLAH KEBAIKAN DAN KEJAHATANDUA MENARA BAGAI KEPALA KEMBARSATU UNTUK YANG TULUSSATU UNTUK YANG KEJISIA-SIA MENCOBA KABUR  \nSATU-SATUNYA JALAN KELUAR ADALAHMELALUI DONGENG  \nSANG PUTRI DAN SI PENYIHIR  \neumur hidupnya,Sophie menanti untuk diculik.DMalam ini,anak-anak lainnya di Gavaldongelisah di tempat tidur.Jika Sang Gurudatang menculik,mereka tidak akanpernah bisa kembali.Tidak akanpernah bisa menjalani kehidupanseutuhnya.Tidak akan pernahbisa bertemu dengan keluargamereka lagi.Malam inimere-ka bermimpi tentang pen-culik bermata merah danbertubuh raksasa datangmerenggut mereka daritempat tidur.  \nNamun Sophiejustru memimpi-kan pangeran.  \nDia tiba di sebuah pesta dansa istana yang digelaruntuknya,tetapi ternyata aulanya dipenuhi para pelamartanpa seorang gadis pun yang tampak.Untuk pertama ka-linya,para pemuda yang layak mendampinginya hadir disini,pikir Sophie seraya melewati mereka.Rambut tebalberkilau,otot-otot menonjol dari balik kemeja ketat,kulitmulus kecokelatan,wajah tampan dan terawat sebagaimanamestinya pangeran.  \nNamun ketika dia baru saja akan menghampiri satuorang yang tampak lebih baik di antara yang lain,yang ber-mata biru cemerlang dengan rambut berwarna putih pucat,satu-satunya yang memberi kesan Kebahagiaan Abadi…sebuah palu menghantam dinding-dinding ruangan danmenghancurkan para pangeran menjadi berkeping-keping.  \nMata Sophie menjumpai pagi.Palunya memang sung-guhan.Pangerannya tidak.  \n“Ayah,kalau aku tidak tidur sembilan jam,mataku akankelihatan bengkak.”  \n\"Semua orang mengoceh bahwa kau yang akan diculiktahun ini,\"ujar ayahnya sambil memaku papan berbentuktak keruan ke jendela kamarnya,yang kini terhalang gem-bok-gembok,paku-paku,dan sekrup.\"Mereka menyuruh-ku mencukur rambutmu dan memoles wajahmu denganlumpur.Memangnya aku percaya dengan omong kosongdongeng itu?Tapi tidak ada yang bisa masuk ke sini malamini.Itu pasti.\"Dipukulkannya palu keras-keras untuk me-negaskan kalimatnya.  \nSophie mengusap-usap telinganya dan langsung cem-berut saat memandang jendela yang tadinya cantik,seka-rang tampak seperti yang biasa terlihat di sarang penyihir.","cbCailOyxrHK7fNR","https://ap.wps.com/l/cbCailOyxrHK7fNR","pdf",6591129,5,1,584,"Indonesian","id",113,"# Di Hutan Purbakala\n## Sophie Menanti Diculik\n## Mimpi: Pesta Istana dan Para Pangeran\n## Pagi dan Jendela yang Dikunci\n## Sophie Menghadapi Kenyataan","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Tokoh utamanya adalah Sophie, seorang anak di Gavaldongelisah yang menunggu diculik sesuai ramalan. Ia juga mengalami perubahan harapan saat mimpinya tentang pangeran muncul.\"},{\"question\":\"Apa yang Sophie khawatirkan menjelang malam?\",\"answer\":\"Sophie khawatir jika Sang Guru datang untuk menculik, mereka tidak akan pernah kembali dan tidak bisa menjalani kehidupan utuh atau bertemu keluarga lagi. Anak-anak lain juga gelisah dan bermimpi tentang penculik bermata merah.\"},{\"question\":\"Bagaimana Sophie berusaha menghadapi ancaman penculikan?\",\"answer\":\"Ayah Sophie mengunci jendela kamarnya dengan papan, paku, dan sekrup serta memaksa kondisi tertentu agar tidak ada yang bisa masuk malam itu. Sophie kemudian menghadapi kenyataan bahwa jendelanya berubah menjadi seperti yang terlihat di sarang penyihir.\"}]",1783339701,899,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"the-school-for-good-and-evil","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/the-school-for-good-and-evil/41949/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-16","2026-07-06",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?","Question",{"text":76,"@type":77},"Tokoh utamanya adalah Sophie, seorang anak di Gavaldongelisah yang menunggu diculik sesuai ramalan. Ia juga mengalami perubahan harapan saat mimpinya tentang pangeran muncul.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Apa yang Sophie khawatirkan menjelang malam?",{"text":81,"@type":77},"Sophie khawatir jika Sang Guru datang untuk menculik, mereka tidak akan pernah kembali dan tidak bisa menjalani kehidupan utuh atau bertemu keluarga lagi. Anak-anak lain juga gelisah dan bermimpi tentang penculik bermata merah.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Bagaimana Sophie berusaha menghadapi ancaman penculikan?",{"text":85,"@type":77},"Ayah Sophie mengunci jendela kamarnya dengan papan, paku, dan sekrup serta memaksa kondisi tertentu agar tidak ada yang bisa masuk malam itu. Sophie kemudian menghadapi kenyataan bahwa jendelanya berubah menjadi seperti yang terlihat di sarang penyihir.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":100},"story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":97,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":97,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":97,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":97,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]