[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-316619-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":72,"doc-detail-316619-id":119},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":65,"head_meta":67,"extra_data":69,"updated_unix":71},113,"id","the-role-of-radiological-modalities-in-the-detection-and-evaluation-of-pulmonary-tumors-a-case-report","Peran Modalitas Radiologi dalam Deteksi dan Evaluasi Tumor Paru - Sebuah Laporan Kasus","","Kanker paru merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker sehingga deteksi dini dan diagnosis akurat sangat menentukan tatalaksana. Modalitas radiologi berperan penting dalam mendeteksi, mengkarakterisasi, dan menentukan stadium tumor. Laporan kasus ini menggambarkan pasien perempuan 52 tahun nonperokok dengan pajanan asap rokok pasif kronis, yang mengalami sesak napas, batuk hilang timbul, dan penurunan berat badan signifikan. Radiografi toraks menunjukkan massa paru dengan atelektasis lobus superior dekstra, sedangkan CT toraks kontras memperlihatkan massa, limfadenopati, efusi terlokalisir, serta indikasi stadium lanjut. Konfirmasi histopatologi menegakkan karsinoma sel skuamosa paru kanan, dengan rencana kemoterapi dan pemantauan berkala menggunakan CT.",{"@graph":14,"@context":64},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/","Layanan Kesehatan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/the-role-of-radiological-modalities-in-the-detection-and-evaluation-of-pulmonary-tumors-a-case-report/316619/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/the-role-of-radiological-modalities-in-the-detection-and-evaluation-of-pulmonary-tumors-a-case-report/316619.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Lucas Vance","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-02","2026-09-20",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":33},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Bagaimana diagnosis dikonfirmasi dan terapi apa yang direncanakan?","Question",{"text":62,"@type":63},"Diagnosis dikonfirmasi melalui histopatologi biopsi jaringan sebagai karsinoma sel skuamosa paru kanan. Pasien selanjutnya dijadwalkan menjalani kemoterapi dengan pemantauan berkala menggunakan CT toraks.","Answer","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":66,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":68,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":70,"site_id":7},316619,1790193557,{"code":4,"msg":73,"data":74},"success",[75,80,84,88,92,95,99,103,107,111,115],{"id":76,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":77,"show_sort_weight":78,"slug":79},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":81,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":82,"show_sort_weight":78,"slug":83},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":78,"slug":87},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":78,"slug":91},51,"Komik","comic",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":78,"slug":94},53,"healthcare",{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":78,"slug":98},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":78,"slug":102},49,"Sastra","literature",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":78,"slug":106},52,"Teknologi","technology",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":78,"slug":110},50,"Ujian","exam",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":78,"slug":114},57,"Umum","general",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":4,"slug":118},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":73,"data":120},{"doc_id":70,"user_id":121,"nickname":42,"user_avatar":122,"doc_module":4,"category_id":93,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":123,"file_id":124,"file_url":125,"file_type":126,"file_size":127,"view_count":33,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":128,"language":129,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":130,"faqs":131,"seo_title":132,"seo_description":12,"update_tm":133,"read_time":134},549768064622,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","Fadilah Alwiyah, Muhammad Ricky Ramadhian | Peran Modalitas Radiologi dalam Deteksi dan Evaluasi Tumor Paru: Sebuah Laporan Kasus  \nPeran Modalitas Radiologi dalam Deteksi dan Evaluasi Tumor Paru: Sebuah  \nLaporan Kasus  \nFadilah Alwiyah1, Muhammad Ricky Ramadhian2  \n1 Fakultas Kedokteran Universitas Lampung  \n2 Departemen Radiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung  \nAbstrak  \nKanker paru merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di dunia sehingga deteksi dini dan penegakan diagnosis yang akurat sangat penting untuk menentukan tatalaksana yang tepat. Modalitas radiologi memiliki peran penting dalam mendeteksi, mengarakterisasi, dan menentukan stadium tumor paru. Laporan kasus ini bertujuan menggambarkan peran pemeriksaan radiologi pada pasien dengan karsinoma sel skuamosa paru. Pasien Ny. T, usia 52 tahun, seorang nonperokok dengan riwayat pajanan asap rokok pasif kronis selama lebih dari 20 tahun, datang dengan keluhan sesak napaskronis, batuk hilang timbul, dan penurunan berat badan yang signifikan. Pemeriksaan radiografi toraks proyeksi posteroanterior (PA) dan lateral menunjukkan massa paru disertai atelektasis lobus superior dekstra. Evaluasi lanjutan menggunakan computed tomography (CT) toraks dengan kontras memperlihatkan massa berukuran 56,6 × 35,3 mm padasegmen apikal lobus superior dekstra, limfadenopati paratrakeal kanan, efusi pleura dekstra terlokalisir, serta gambaran yang mengarah pada penyakit stadium lanjut. Pemeriksaan histopatologi dari biopsi jaringan mengonfirmasi diagnosis karsinomasel skuamosa paru kanan. Pasien selanjutnya direncanakan menjalani kemoterapi dengan pemantauan berkala menggunakan CT toraks. Kasus ini menunjukkan bahwa radiografi toraks berperan sebagai alat deteksi awal yang efektif, sedangkan CT toraks kontras memberikan informasi anatomi dan penyebaran penyakit yang lebih rinci untuk karakterisasi lesi, penentuan stadium, perencanaan biopsi, serta evaluasi terapi. Pendekatan multimodalitas radiologi berkontribusi penting dalampengelolaan keganasan paru secara komprehensif.  \nKata Kunci: CT toraks, karsinoma sel skuamosa, radiografi toraks, tumor paru  \nThe Role of Radiological Modalities in the Detection and Evaluation of Pulmonary Tumors : A Case Report  \nAbstract  \nLung cancer remains one of the leading causes of cancer-related mortality worldwide, making early detection and accurate diagnosis essential for appropriate management. Radiological imaging plays a crucial role in the detection, characterization, and staging of pulmonary tumors. This case report describes the role of radiological modalities in a patient with pulmonary squamous cell carcinoma. A 52-year-old female non-smoker with a history of chronic secondhand smoke exposure for more than 20 years presented with chronic dyspnea, intermittent cough, and significant weight loss. Chest radiography in posteroanterior (PA) and lateral projections revealed a pulmonary mass associated with right upper lobe atelectasis. Further evaluation using contrast-enhanced chest computed tomography (CT) demonstrated a 56.6 × 35.3 mm mass in the apical segment of the right upper lobe, right paratracheal lymphadenopathy, localized right pleural effusion, and findings suggestive of advanced-stage disease. Histopathological examination of tissue biopsy confirmed the diagnosis of right lung squamous cell carcinoma. The patient was subsequently scheduled for chemotherapy with periodic follow-up using chest CT imaging. This case highlights the importance of a multimodal radiological approach in the evaluation of pulmonary malignancies. Chest radiography serves as an effective initial screening and detection tool, whereas contrast-enhanced CT provides superior anatomical detail for lesion characterization, disease staging, biopsy planning, and treatment monitoring. The integration of radiological modalities contributes significantly to comprehensive and accurate management of lung cancer.  \nKeywords: Chest radiography, chest ","cbCaiqQFYTblvrjB","https://ap.wps.com/l/cbCaiqQFYTblvrjB","pdf",323716,6,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Deteksi dini dan faktor risiko\n## Gejala klinis kanker paru\n# Laporan Kasus\n## Profil pasien dan keluhan\n## Pemeriksaan radiografi toraks\n## Pemeriksaan CT toraks kontras\n## Konfirmasi histopatologi dan rencana terapi\n# Pembahasan","[{\"question\":\"Bagaimana diagnosis dikonfirmasi dan terapi apa yang direncanakan?\",\"answer\":\"Diagnosis dikonfirmasi melalui histopatologi biopsi jaringan sebagai karsinoma sel skuamosa paru kanan. Pasien selanjutnya dijadwalkan menjalani kemoterapi dengan pemantauan berkala menggunakan CT toraks.\"}]","Peran Modalitas Radiologi dalam Deteksi dan Evaluasi Tumor Paru - Sebuah Laporan Kasus | PDF",1789919923,9]