[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-228552-113":53,"doc-detail-228552-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","the-role-of-criminal-profiling-in-murder-offenders-systematic-literature-review","PERAN CRIMINAL PROFILING TERHADAP PELAKU PEMBUNUHAN - THE ROLES OF CRIMINAL PROFILING ON MURDERES - Tinjauan literatur sistematis","","Criminal profiling merupakan metode analisis dalam penyelidikan kejahatan untuk menentukan karakteristik pelaku melalui kajian bukti di tempat kejadian perkara. Penelitian ini bertujuan membantu penyidik menyusun gambaran fisik, demografis, dan psikologis pelaku dengan menganalisis pola tindakan serta ciri khas pada kejahatan pembunuhan. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan kriteria jurnal dari Google Scholar, Garuda, dan artikel full text, menghasilkan temuan signifikan bahwa inferensi deskriptif perilaku membantu memperjelas motif dan pelaku.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/the-role-of-criminal-profiling-in-murder-offenders-systematic-literature-review/228552/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/the-role-of-criminal-profiling-in-murder-offenders-systematic-literature-review/228552.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Kyle","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-10","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan criminal profiling dalam penyelidikan pembunuhan?","Question",{"text":110,"@type":111},"Criminal profiling bertujuan membantu penyidik menyusun gambaran fisik, demografis, dan psikologis pelaku dengan menganalisis pola tindakan atau ciri khas yang terlihat di tempat kejadian perkara.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana metode penelitian yang digunakan dalam studi ini?",{"text":115,"@type":111},"Penelitian ini menggunakan systematic literature review dengan kriteria literatur berupa jurnal yang bersumber dari Google Scholar, Garuda, serta artikel full text.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Apa kritik yang muncul terhadap pemprofilan kriminal?",{"text":119,"@type":111},"Sebagian teknik pemprofilan disebut belum sepenuhnya didasarkan pada asumsi ilmiah yang kuat, sehingga menimbulkan keraguan terhadap keandalan dan validitas metode dalam penegakan hukum.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},228552,1789027120,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},3985741905716,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_994ba38a5ba835b3df7d355c54d3ed8d","PERAN CRIMINAL PROFILING TERHADAP PELAKU PEMBUNUHAN  \nTHE ROLES OF CRIMINAL PROFILING ON MURDERES  \nArinda Nasywa Fadillah 1), Alya Shalsabilla Juliyanti2), Putri Cinta Maulida Fahsa3), Nisrina Sholihah4), Rahma Meilina Arrazi5), Stefani Pandiangan6), Tugimin Supriyadi7)  \nProgram Studi Psikologi  \nFakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya  \n[Email:](Email: Tugimin.supriyadi@dsn.ubharajaya.ac.id)[ ](Email: Tugimin.supriyadi@dsn.ubharajaya.ac.id)[Tugimin.supriyadi@dsn.ubharajaya.ac.id](Email: Tugimin.supriyadi@dsn.ubharajaya.ac.id)  \nABSTRACT  \nCriminal Profiling is an analysis method used in crime investigations to determine the characteristics of the perpetrators, by examining the evidence found at the crime scene. This study aims to assist investigators in compiling a physical, demographic and psychologicalpicture of the perpetrator of the crime by analyzing the pattern ofactions or characteristics seen in the crime. The method used in this study is systematic literature review. The criteria for the literature of this research are in the form ofjournals sourced from google scholar, garuda, and articles with full text. In this study, significant results were shown, especially murder by inferring the characteristics of the perpetrator in a descriptive way of criminal behavior. With criminalprofiling, it is easier to investigate to find out the motive andperpetrator ofthe murder. Keywords : Criminal Profiling, Murderes.  \nABSTRAK  \nCriminal Profiling merupakan metode analisis yang digunakan dalam penyelidikan kejahatan untukmenentukan karakteristik pelaku, dengan cara mengkaji bukti-bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) . Penelitian ini bertujuan untuk mkembantu penyidik Menyusun Gambaran fisik, demnografis dan psikologi dari pelaku kejahatan dengan menganalisis pola tindakan atau ciri khas yang terlihat dalam kejahatan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur sistematis atau systematic literature review. Kriteria literatur penelitian ini, dalam bentuk jurnal yang bersumber dari google scholar, garuda, serta artikel dengan full text. Dalam penelitian ini, menunjukkan hasil yang signifikan, khususnya pembunuhan dengan cara menyimpulkan ciri-ciripelaku dengan cara deskriptif dari perilaku kejahatan. Dengan adanya criminalprofiling, mempermudahmenyidik untuk mengetahui motif serta pelaku pembunuhan.  \nKata kunci: Profil kriminal, Pelaku pembunuhan.  \nPENDAHULUAN  \nPsikologi memiliki kontribusi dalam bidang forensik mencakup aspek yang sangat luas, mulaidari membuat kajian tentang profil para pelaku kejahatan, mencakup dasar neuropsikologik, genetik, serta proses pengembangan perilaku, saksi mata, sampai mendeteksi kebohongan (Muluk, 2015) . Proses yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam melakukan investigasi kejahatan salah satunya yaitu dengan pemprofilan kriminal (criminal profiling) (Caya et al., 2024).Pemrofilan kriminal merupakan metode analisis yang digunakan dalam penyelidikan kejahatan untuk menentukan karakteristik pelaku dengan cara mengkaji bukti-bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) . Metode ini bertujuan untuk membantu penyidik menyusun gambaran fisik, demografis, dan psikologis dari pelaku kejahatan dengan menganalisis pola tindakan atau ciri khas yang terlihat dalam kejahatan tersebut (Juneman, 2009) . Pemrofilan kriminal tidak hanya memberikan panduan bagi tim penyidik dalam mengidentifikasi tersangka potensial, tetapi juga meningkatkan pemahaman mengenai pola perilaku pelaku berdasarkan analisis tindakan yang konsisten di TKP (Yeni et al., 2017) .  \nMeskipun pemrofilan kriminal memiliki potensi besar dalam membantu penyelidikan kejahatan, beberapa kritik muncul terkait status ilmiahnya. Juneman (2009) dalam (Yeni et al., 2017) mencatat bahwa sebagian besar teknik pemrofilan kriminal yang digunakan belum sepenuhnyadidasarkan pada asumsi-asumsi ilmiah yang kuat, yang menimbulkan keraguan tentang keandalan dan validitas metode ini ","cbCaihrfS1cJUhw1","https://ap.wps.com/l/cbCaihrfS1cJUhw1","pdf",257528,12,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Kontribusi psikologi dalam forensik\n## Pemprofilan kriminal dan manfaatnya\n## Kritik terkait status ilmiah dan kebutuhan kajian lanjutan\n## Konteks internasional dan tantangan penerapan di Indonesia\n## Data Pusiknas dan urgensi pendekatan berbasis bukti","[{\"question\":\"Apa tujuan criminal profiling dalam penyelidikan pembunuhan?\",\"answer\":\"Criminal profiling bertujuan membantu penyidik menyusun gambaran fisik, demografis, dan psikologis pelaku dengan menganalisis pola tindakan atau ciri khas yang terlihat di tempat kejadian perkara.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode penelitian yang digunakan dalam studi ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini menggunakan systematic literature review dengan kriteria literatur berupa jurnal yang bersumber dari Google Scholar, Garuda, serta artikel full text.\"},{\"question\":\"Apa kritik yang muncul terhadap pemprofilan kriminal?\",\"answer\":\" Sebagian teknik pemprofilan disebut belum sepenuhnya didasarkan pada asumsi ilmiah yang kuat, sehingga menimbulkan keraguan terhadap keandalan dan validitas metode dalam penegakan hukum.\"}]","PERAN CRIMINAL PROFILING TERHADAP PELAKU PEMBUNUHAN - THE ROLES OF CRIMINAL PROFILING ON MURDERES - Tinjauan literatur sistematis | PDF",18]