[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-494428-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":79,"doc-detail-494428-id":126},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":72,"head_meta":74,"extra_data":76,"updated_unix":78},113,"id","the-relationship-between-english-speaking-ability-and-toefl-results-among-cadets-at-stip-jakarta","HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN BERBICARA BAHASAINGGRIS DENGAN HASIL TOEFL PADA TARUNA SEKOLAHTINGGI ILMU PELAYARAN (STIP) JAKARTA","","Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan korelasi antara kemampuan berbicara dan skor TOEFL pada taruna di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Studi dilakukan di STIP karena institusi menyiapkan pelaut berkualifikasi internasional dan mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris tiap semester melalui speaking test dan Paper-Based TOEFL. Responden merupakan taruna tahun pertama (batch 50) dengan instrumen wawancara dan set soal TOEFL. Hasil menunjukkan korelasi positif rendah (r=0.276) sehingga disimpulkan bahwa terdapat faktor lain yang memengaruhi skor TOEFL, seperti kesiapan, pengalaman, dan strategi.",{"@graph":14,"@context":71},[15,34,54],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/ujian/","Ujian",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/the-relationship-between-english-speaking-ability-and-toefl-results-among-cadets-at-stip-jakarta/494428/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":48,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":49,"interactionStatistic":50},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/the-relationship-between-english-speaking-ability-and-toefl-results-among-cadets-at-stip-jakarta/494428.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Mary Man","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-01",true,{"@type":51,"interactionType":52,"userInteractionCount":22},"InteractionCounter",{"@type":53},"ViewAction",{"@type":55,"mainEntity":56},"FAQPage",[57,63,67],{"name":58,"@type":59,"acceptedAnswer":60},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":61,"@type":62},"Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kemampuan berbicara bahasa Inggris dan nilai TOEFL.","Answer",{"name":64,"@type":59,"acceptedAnswer":65},"Siapa responden dalam penelitian dan bagaimana penelitian dilakukan?",{"text":66,"@type":62},"Populasi penelitian adalah taruna tahun pertama (batch 50) di STIP. Responden terdiri dari 20 taruna setiap jurusan dengan instrumen wawancara dan set soal Paper-Based TOEFL.",{"name":68,"@type":59,"acceptedAnswer":69},"Bagaimana hasil korelasi antara speaking ability dan skor TOEFL?",{"text":70,"@type":62},"Ditemukan korelasi positif rendah antara kemampuan berbicara dan skor TOEFL dengan koefisien korelasi 0.276.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":73,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":75,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":77,"site_id":7},494428,1790897678,{"code":4,"msg":80,"data":81},"success",[82,87,91,95,99,103,107,111,115,118,122],{"id":83,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":84,"show_sort_weight":85,"slug":86},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":88,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":85,"slug":90},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":92,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":85,"slug":94},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":85,"slug":98},51,"Komik","comic",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":85,"slug":102},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":85,"slug":106},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":85,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":85,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":85,"slug":117},50,"exam",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":120,"show_sort_weight":85,"slug":121},57,"Umum","general",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":124,"show_sort_weight":4,"slug":125},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":80,"data":127},{"doc_id":77,"user_id":128,"nickname":42,"user_avatar":129,"doc_module":4,"category_id":116,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":130,"file_id":131,"file_url":132,"file_type":133,"file_size":134,"view_count":22,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":135,"language":136,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":137,"faqs":138,"seo_title":139,"seo_description":12,"update_tm":140,"read_time":141},7421720224475,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","Keywords:Speaking ability,TOEFL,Cadets  \n# PENDAHULUAN\n\nBahasa merupakan bagian penting dalamkehidupan sosial manusia.Manusia salingberinteraksi dengan menggunakan bahasa,baiklisan,tulisan maupun isyarat.Bahasa juga mampumembuat pencitraan diri seseorang.  \nSumarsono dan Partana¹mengatakan bahwabahasa sering dianggap sebagai produk sosial atauproduk budaya yang merupakan wadah aspirasisosial,kegiatan,perilaku masyarakat,danpenyingkapan budaya termasuk teknologi yangdiciptakan oleh masyarakat pemakai bahasa.Bahasa juga bisa dianggap sebagai“cerminzamannya”.Artinya,bahasa di dalam suatu masatertentu mewadahi apa yang terjadi dalammasyarakat.  \nSebagai salah satu bagian budaya,bahasamemegang peranan penting dalam komunikasiantarbangsa.Dalam kerangka lintas budaya(cross culture),bahasa Inggris yang dipakai  \n# HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN BERBICARA BAHASAINGGRIS DENGAN HASIL TOEFL PADA TARUNA SEKOLAHTINGGI ILMU PELAYARAN (STIP)JAKARTA\n\nAkhmad Kasan Gupron  \nSekolah Tinggi Ilmu PelayaranJakarta,Departemen PerhubunganE-mail:gumy2005@yahoo.com  \n## ABSTRACT\n\nThe purpose of this research was to describe the correlation between speaking ability and TOEFL(Test ofEnglish as a Foreign Language)score of cadets in Sekolah Tinggi ILmu Pelayaran (STIP)Jakarta.The researchwas conducted in STIP because STIP has declared to produce internationally qualified seafarers.In line with itsdeclaration,STIP always evaluates the cadets'English proficiency by Speaking test and TOEFL(Paper-BasedTOEFL)every semester:Population ofthis research was the first year cadets,batch 50.The respondents consistedof20 cadets every major;so there were 60 cadets altogether:The instruments used in this research were interviewform and TOEFL question set.This research showed that there was low positive correlation between speakingability and TOEFL score.The correlation coefficient was 0.276.Therefore,it can be concluded that there areother factors influence TOEFL score.They are readiness,experience,and strategy.  \n## Latar Belakang\n\nsebagai bahasa internasional kemudian menjadiunik karena tiap bangsa mempunyai latar belakangbudaya yang berbeda,yang tentu sajaberpengaruh pada dialek dan pengucapan sertatata bahasanya.  \nMasyarakat Indonesia yang notabenemenganggap bahasa Inggris sebagai bahasa asingmenemukan kesukaran yang lebih tinggidibandingkan negara-negara yang menganggapbahasa Inggris sebagai bahasa kedua dalampenggunaannya,baik secara lisan maupun tulisan.Tata bahasa dan cara pengucapan bahasa Inggrisyang sangat berbeda dengan bahasa Indonesiaserta sejarah masuknya bahasa Inggris ke Indo-nesia menjadikan kendala dalam penguasaannya.  \nDalam dunia pendidikan,pelajaran bahasaInggris mendapatkan perlakukan yang hampirsama dengan bahasa Indonesia di dalamkurikulum pendidikan.Pelajaran bahasa Inggrisdiajarkan mulai dari pendidikan prasekolah hinggaperguruan tinggi.Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran(STIP)merupakan sekolah pelayaran tertua dan  \nterbesar di Indonesia yang mengharuskantarunanya untuk menggunakan bahasa Inggrissebagai bahasa sehari-hari.Tuntutan internasionalsebagai pelaut mengharuskan tarunanya mampumenggunakan bahasa Inggris sebagai alatkomunikasi,baik lisan maupun tulisan.  \nSalah satu ukuran kemahiran seseorangdalam menguasai bahasa Inggris adalah Test ofEnglish as a Foreign Language(TOEFL),yaitucara pengujian kemampuan berbahasa Inggrisuntuk negara yang menggunakan bahasa Inggrissebagai bahasa asing.STIP sebagai salah satuakademi pelayaran yang diberikewenangan olehInternational Maritime Organization(IMO)dibawah PBBuntuk menyelenggarakan pendidikandan latihan serta sertifikasi pelaut mengukurkemampuan taruna dengan TOEFL dan teswawancara bahasa Inggris.  \nPenyelenggaraan TOEFLdi STIP dilakukanpada setiap semester,tepatnya setiap akhir se-mester.Setiap hasil TOEFL terdapat fenomenayang cukup menarik untuk diteliti oleh penulis.Penulis mendapati keberagaman nilai TOEFLtaruna.Beberapa taruna dengan kemampuanberbicara bahasa Inggris baik mendapatkan nilaiTOEFLrendah,","cbCaipNBb6ivdq9f","https://ap.wps.com/l/cbCaipNBb6ivdq9f","pdf",372498,6,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n# HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN BERBICARA BAHASAINGGRIS DENGAN HASIL TOEFL PADA TARUNA SEKOLAHTINGGI ILMU PELAYARAN (STIP) JAKARTA\n## ABSTRACT\n## Latar Belakang\n## RUMUSAN MASALAH\n## TUJUAN\n## MANFAAT\n## KERANGKA TEORI\n### 1)Pengucapan (pronunciation)","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kemampuan berbicara bahasa Inggris dan nilai TOEFL.\"},{\"question\":\"Siapa responden dalam penelitian dan bagaimana penelitian dilakukan?\",\"answer\":\"Populasi penelitian adalah taruna tahun pertama (batch 50) di STIP. Responden terdiri dari 20 taruna setiap jurusan dengan instrumen wawancara dan set soal Paper-Based TOEFL.\"},{\"question\":\"Bagaimana hasil korelasi antara speaking ability dan skor TOEFL?\",\"answer\":\"Ditemukan korelasi positif rendah antara kemampuan berbicara dan skor TOEFL dengan koefisien korelasi 0.276.\"}]","HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN BERBICARA BAHASAINGGRIS DENGAN HASIL TOEFL PADA TARUNA SEKOLAHTINGGI ILMU PELAYARAN (STIP) JAKARTA | PDF",1790891894,9]