[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-229410-113":53,"doc-detail-229410-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","the-relationship-between-emotion-regulation-and-resilience-among-running-participants-at-the-jasdam-ii-sriwijaya-running-club","Hubungan Regulasi Emosi dengan Resiliensi pada Peserta Lari di Clujb Jasdam II Sriwijaya","","Penelitian ini mengkaji hubungan antara regulasi emosi dan resiliensi pada peserta Club Lari Jasdam II Sriwijaya. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, penelitian melibatkan 119 peserta yang dipilih secara purposive dari populasi 200. Data dikumpulkan memakai skala Likert dengan Resilience Scale (53 aitem valid) dan Emotional Regulation Scale (40 aitem valid) yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Regresi linear sederhana menunjukkan korelasi positif sangat signifikan (R=0,994; p=0,000; p\u003C0,05) dengan kontribusi R2=0,987.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/the-relationship-between-emotion-regulation-and-resilience-among-running-participants-at-the-jasdam-ii-sriwijaya-running-club/229410/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/the-relationship-between-emotion-regulation-and-resilience-among-running-participants-at-the-jasdam-ii-sriwijaya-running-club/229410.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Miles","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-19","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":77},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan apa?","Question",{"text":109,"@type":110},"Penelitian bertujuan mengkaji hubungan antara regulasi emosi dan resiliensi pada peserta Club Lari Jasdam II Sriwijaya.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Bagaimana desain dan sampel penelitian dilakukan?",{"text":114,"@type":110},"Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan 119 peserta dipilih melalui purposive sampling dari populasi 200.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Apa hasil utama analisis regresi terkait regulasi emosi dan resiliensi?",{"text":118,"@type":110},"Hasil regresi linear sederhana menunjukkan hubungan positif dan sangat signifikan (R=0,994; p=0,000). Nilai R2=0,987 mengindikasikan kontribusi regulasi emosi terhadap resiliensi sebesar 98,7%.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},229410,1789038784,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":77,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":126,"read_time":141},13056703019404,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","DOI: [https://doi.org/10.38035/rrj.v8i1](https://doi.org/10.38035/rrj.v8i1)[ ](https://doi.org/10.38035/rrj.v8i1)[https://creativecommons](https://creativecommons) org/licenses/by/4 0/  \nHubungan Regulasi Emosi dengan Resiliensi pada Peserta Lari di Clujb Jasdam II Sriwijaya  \nRisko Wijaya1, Dwi Hurriyati2  \n1Universitas Bina Darma Palembang, Indonesia, rı[sko.wijaya32@gmail.com](sko.wijaya32@gmail.com)[ ](sko.wijaya32@gmail.com)2Universitas Bina Darma Palembang, Indonesia, [dwi.hurriyati@binadarma.ac.id](dwi.hurriyati@binadarma.ac.id)  \nCorresponding Author: rı[sko.wijaya32@gmail.com](sko.wijaya32@gmail.com1)[1](sko.wijaya32@gmail.com1)  \nAbstract: This study aims to examine the relationship between emotional regulation and resilience among participants of the Jasdam II Sriwijaya Running Club. Using a quantitative correlational approach, the study involved 119 participants selected through purposive sampling from a total population of 200. Data were collected using a Likert scale consisting of the Resilience Scale (53 valid items) and the Emotional Regulation Scale (40 valid items), which have passed validity and reliability testing. The results of a simple linear regression analysis showed a positive and highly significant relationship between emotional regulation and resilience, with a correlation coefficient (R) of 0.994 and a significance value (p) of 0.000 (p\u003C0.05). The coefficient of determination (R2) of 0.987 indicates that emotional regulation contributed 98. 7% to resilience. These findings confirm that emotional regulation is a significant key factor in shaping participants' resilience, with the remaining 1.3% influenced by factors outside the research model.  \nKeywords: Emotional Regulation, Resilience, Running Club Participants.  \nAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara regulasi emosi dan resiliensi pada peserta Club Lari Jasdam II Sriwijaya. Menggunakan pendekatan kuantitatifkorelasional, penelitian ini melibatkan 119 peserta yang dipilih melalui purposive sampling dari total 200 populasi. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert yang terdiri dari Skala Resiliensi (53 aitem valid) dan Skala Regulasi Emosi (40 aitem valid), yang telah melewati uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan hubungan positif dan sangat signifikan antara regulasi emosi dan resiliensi, dengan koefisien korelasi (R) sebesar 0,994 dan nilai signifikansi (p) sebesar 0,000 (p\u003C0,05) . Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,987 mengindikasikan bahwa regulasi emosi memiliki kontribusi sebesar 98,7% terhadap resiliensi. Temuan ini menegaskan bahwa regulasi emosi merupakan faktorkunci yang signifikan dalam membentuk resiliensi peserta, dengan sisa 1,3% dipengaruhioleh faktor lain di luar model penelitian.  \nKata Kunci: Regulasi Emosi, Resiliensi, Peserta Club Lari.  \nPENDAHULUAN  \nMasa remaja merupakan periode transisi krusial dari kanak-kanak menuju dewasa, yang ditandai oleh perubahan biologis, kognitif, dan sosial yang signifikan. Dalam fase ini, remaja aktif mencari jati diri, membentuk nilai personal, dan menyesuaikan diri dengan tuntutansosial. Perkembangan kognitif mereka melampaui masa kanak-kanak, memungkinkan mereka berpikir abstrak dan merefleksikan diri. Namun, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan globalisasi, remaja juga menjadi rentan terhadap budaya konsumtif yang dipengaruhi oleh media dan tren gaya hidup modern. Fase ini, yang menurut Erikson disebut\"identity vs. role confusion,\" mendorong remaja untuk mencari pengakuan dan status sosial, sering kali melalui kepemilikan barang-barang bermerek atau gawai terbaru.  \nPada tahap ini, remaja mulai serius memikirkan masa depan, khususnya dalampendidikan dan karier. Preferensi individu, dukungan keluarga, dan norma sosial memainkan peran besar dalam keputusan mereka. Remaja di Indonesia kini cenderung memilihmelanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ketimbang langsung bekerja, dengan keyakinan bahwa pendidik","cbCaiqVhmd3LR2VR","https://ap.wps.com/l/cbCaiqVhmd3LR2VR","pdf",384287,9,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Periode remaja dan tuntutan sosial\n## Minat sekolah kedinasan dan seleksi yang ketat\n## Tantangan tes kesamaptaan jasmani\n## Peran JASDAM II Sriwijaya dan klub lari\n## Fenomena peserta yang kembali mencoba","[{\"question\":\"Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan apa?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan mengkaji hubungan antara regulasi emosi dan resiliensi pada peserta Club Lari Jasdam II Sriwijaya.\"},{\"question\":\"Bagaimana desain dan sampel penelitian dilakukan?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan 119 peserta dipilih melalui purposive sampling dari populasi 200.\"},{\"question\":\"Apa hasil utama analisis regresi terkait regulasi emosi dan resiliensi?\",\"answer\":\"Hasil regresi linear sederhana menunjukkan hubungan positif dan sangat signifikan (R=0,994; p=0,000). Nilai R2=0,987 mengindikasikan kontribusi regulasi emosi terhadap resiliensi sebesar 98,7%.\"}]","Hubungan Regulasi Emosi dengan Resiliensi pada Peserta Lari di Clujb Jasdam II Sriwijaya | PDF",14]