[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-316891-113":53,"doc-detail-316891-id":130},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":123,"head_meta":125,"extra_data":127,"updated_unix":129},113,"id","the-relationship-between-anxiety-level-and-osce-graduation-among-yarsi-university-faculty-of-medicine-students-class-of-2019-and-2020-reviewed-from-an-islamic-perspective","Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kelulusan Osce pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2019 dan 2020 - Tinjauannya Menurut Islam","","Penelitian ini mengkaji hubungan tingkat kecemasan dengan kelulusan OSCE online dan offline pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2019 dan 2020 serta menilai usia dan jenis kelamin. Kecemasan dibahas melalui perspektif Al-Qur’an dengan penjelasan konsep khaūf, ḍaiq, halū’a, dan ḥazn, termasuk kaitannya dengan fungsi kognitif dan performa saat OSCE. Desain cross sectional dengan kuesioner google form melibatkan 209 responden.",{"@graph":63,"@context":122},[64,81,101],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/the-relationship-between-anxiety-level-and-osce-graduation-among-yarsi-university-faculty-of-medicine-students-class-of-2019-and-2020-reviewed-from-an-islamic-perspective/316891/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":95,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":96,"interactionStatistic":97},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/the-relationship-between-anxiety-level-and-osce-graduation-among-yarsi-university-faculty-of-medicine-students-class-of-2019-and-2020-reviewed-from-an-islamic-perspective/316891.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Jacob","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20",true,{"@type":98,"interactionType":99,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":100},"ViewAction",{"@type":102,"mainEntity":103},"FAQPage",[104,110,114,118],{"name":105,"@type":106,"acceptedAnswer":107},"Apa tujuan utama penelitian ini?","Question",{"text":108,"@type":109},"Mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kelulusan OSCE online dan offline serta menilai kaitannya dengan usia dan jenis kelamin pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2019 dan 2020, sekaligus mengkaji cara menyikapi kecemasan menurut Islam.","Answer",{"name":111,"@type":106,"acceptedAnswer":112},"Bagaimana desain dan cara pengumpulan data penelitian dilakukan?",{"text":113,"@type":109},"Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan jenis penelitian deskriptif analitik. Kuesioner didistribusikan melalui Google Form kepada 209 responden.",{"name":115,"@type":106,"acceptedAnswer":116},"Apa hasil uji statistik terkait hubungan kecemasan dan kelulusan OSCE?",{"text":117,"@type":109},"Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dengan jenis kelamin, usia, serta kelulusan OSCE online dan offline. Sebagian besar mahasiswa mengalami kecemasan ringan.",{"name":119,"@type":106,"acceptedAnswer":120},"Bagaimana kecemasan dijelaskan dalam perspektif Islam pada dokumen ini?",{"text":121,"@type":109},"Kecemasan dijelaskan melalui konsep khaūf sebagai ketidaktenangan hati tentang masa depan, yang terkait dengan keraguan dalam hati atau ḍaiq, serta memunculkan halū’a atau kegelisahan yang berujung pada perasaan sengsara atau ḥazn.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":124,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":126,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":128,"site_id":56},316891,1789925940,{"code":4,"msg":5,"data":131},{"doc_id":128,"user_id":132,"nickname":89,"user_avatar":133,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":134,"file_id":135,"file_url":136,"file_type":137,"file_size":138,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":139,"language":140,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":141,"faqs":142,"seo_title":143,"seo_description":61,"update_tm":129,"read_time":144},962084931830,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd","Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kelulusan Osce pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2019 dan 2020, dan Tinjauannya Menurut Islam  \nThe Relationship of Anxiety Level with Osce Graduation on Students of The Faculty of Medicine YARSI University Class 2019 and 2020, and The Review According to Islamic Perspective  \nMuhammad Kholik Sanaba1, Nunung Ainur Rahmah2, Firman Arifandi3  \n1 Mahasiswa Fakultas Kedokteran, Universitas YARSI  \n2 Dosen, Fakultas Kedokteran, Universitas YARSI  \n3 Dosen, Departemen Agama Islam, Universitas YARSI  \n[Email: kholiksanabaa@gmail.com](Email: kholiksanabaa@gmail.com)  \nKATA KUNCI kecemasan, jenis kelamin, usia, OSCE, online, offline  \nABSTRAK Latar belakang: Kecemasan merupakan suatu keadaan yang mengakibatkan perubahan suasana emosional seseorang yang dapat memengaruhi fungsikognitif mahasiswa ketika menghadapi Objective Structured Clinical Examination dan memengaruhi performa mahasiswa. Menurut Al-Qur’ankecemasan diterangkan dengan kalimat khaūf, yaitu suatu kondisiketidaktenangan hati terhadap masa depan. Hal tersebut disebabkan olehadanya keraguan dalam hati atau ḍaiq sehingga terjadi halū’a atau kegelisahandan mengakibatkan perasaan sengsara atau ḥazn. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kelulusan OSCE online dan offline, usia, jenis kelamin, mengidentifikasi tingkat kecemasanpada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2019 dan 2020 serta mengetahui cara menyikapi kecemasan menurut Islam.  \nMetode: Jenis penelitian berupa deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Kuesioner didistribusikan melalui google form. Penelitian ini dilakukan pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2019 dan 2020 dengan jumlah sampel sebanyak 209 responden. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis dan Uji Kolmogorov-Smirnov Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik tidak terdapat hubungan antara tingkat kecemasan denganjenis kelamin, usia, dan kelulusan OSCE online dan offline pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2019 dan  \n2020. Tingkat kecemasan yang dialami oleh sebagian besar mahasiswamerupakan tingkat kecemasan ringan.  \nKesimpulan: Tidak terdapat hasil yang bermakna antara tingkat kecemasandenganjenis kelamin, usia, serta kelulusan OSCE online dan offline.  \nKEYWORDS anxiety, sex, age, OSCE, online, offline  \nABSTRACT Background: Anxiety is a condition that causes changes in a person's emotional atmosphere that can affect students' cognitive function when facing the Objective Structured Clinical Examination and affect student performance. According to the Qur'an, anxiety is explained by the phrase khaūf, which is a condition of unease about the future. This is caused by doubts in the heart or daiq so that halū'a or anxiety occurs and results in feelings of suffering or hazn. The purpose of this study was to determine the relationship between anxiety levels with online and offline OSCE graduation, age, sex and identify the level of anxiety in YARSI University Faculty of Medicine Students Class of 2019 and 2020.  \nMethods: This type of research is descriptive analytic with a cross sectional research design. The questionnaire was distributed via google form. This research was conducted on students of the Faculty of Medicine, YARSI University batch 2019 and 2020 with a total sample of 209 respondents. Data analysis using Kruskal Wallis test and Kolmogorov-Smirnov test.  \nResults: Based on the results of statistical tests, there is no relationship between anxiety levels with sex, age, and online and offline OSCE graduation in YARSI University Faculty of Medicine Students Class of 2019 and 2020. The level of anxiety experienced by most students is a mild level of anxiety.  \nConclusion: There are no significant results between the level of anxiety with sex, age, and online and offline OSCE graduation.  \nPENDAHULUAN  \nKecemasan merupakan keadaanyang mengakibatkan perubaha","cbCaispWsrkwvPbn","https://ap.wps.com/l/cbCaispWsrkwvPbn","pdf",312958,11,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Kecemasan dan dampaknya pada fungsi kognitif\n## OSCE sebagai penilaian klinis objektif\n# Metode\n## Desain penelitian dan pengumpulan data\n## Analisis data\n# Hasil\n## Hubungan kecemasan dengan jenis kelamin, usia, dan kelulusan OSCE\n# Kesimpulan","[{\"question\":\"Apa tujuan utama penelitian ini?\",\"answer\":\"Mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kelulusan OSCE online dan offline serta menilai kaitannya dengan usia dan jenis kelamin pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2019 dan 2020, sekaligus mengkaji cara menyikapi kecemasan menurut Islam.\"},{\"question\":\"Bagaimana desain dan cara pengumpulan data penelitian dilakukan?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan jenis penelitian deskriptif analitik. Kuesioner didistribusikan melalui Google Form kepada 209 responden.\"},{\"question\":\"Apa hasil uji statistik terkait hubungan kecemasan dan kelulusan OSCE?\",\"answer\":\"Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dengan jenis kelamin, usia, serta kelulusan OSCE online dan offline. Sebagian besar mahasiswa mengalami kecemasan ringan.\"},{\"question\":\"Bagaimana kecemasan dijelaskan dalam perspektif Islam pada dokumen ini?\",\"answer\":\"Kecemasan dijelaskan melalui konsep khaūf sebagai ketidaktenangan hati tentang masa depan, yang terkait dengan keraguan dalam hati atau ḍaiq, serta memunculkan halū’a atau kegelisahan yang berujung pada perasaan sengsara atau ḥazn.\"}]","Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kelulusan Osce pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2019 dan 2020 - Tinjauannya Menurut Islam | PDF",17]