[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-107300-id":3,"doc-seo-107300-113":29,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":20,"is_downloadable":20,"audit_status":20,"page_count":21,"language":22,"language_code":23,"site_id":24,"html_lang":23,"table_of_contents":25,"faqs":26,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":27,"read_time":28},107300,3848291630094,"Emma Wilson","https://eur-avatar.wpscdn.com/davatar_085a072bc5b1113ac321206ff7593b45",48,"Cerita & Novel","KURA-KURA YANG SOMBONG - Buku Cerita 6","Kisah anak berbahasa Yamdena tentang Feni, seekor kura-kura yang terkenal sombong dan iri terhadap kelebihan hewan lain. Saat mendekati sepasang bangau yang mencari ikan, Feni terlihat menanggapi nasihat mereka tentang perbedaan karunia Tuhan dan keunikan masing-masing makhluk. Bangau menjelaskan bahwa ada yang bisa terbang, berenang, merayap, dan sebagainya, lalu kura-kura menyampaikan permintaan untuk diajari terbang. Konflik muncul ketika bangau menekankan keterbatasan kura-kura tanpa sayap.","FENI MA DALAMY MEDASE  \nKURA-KURA YANG SOMBONG  \nSERI BUKU CERITA-6  \nYamdena Story Book  \nFENI MA DALAMY MEDASE  \nKURA-KURA YANG SOMBONG  \nBuku Asli oleh: Eddy Supangkat, B.Sc. Dr. Joost J.J. Pikkert  \nDigambarkan oleh: Slamet Prayitno  \nDiterjemahkan oleh: Nus Lamere Margareta Ranyabar Irmina Salembun Rufina Melsasail Helena Futwembun?BAnggota Tim Yamdena Ilona Regina Marggraf  \nYamdena Tanimbar, Maluku, Indonesia  \nCopyright © 2025, YPMD-006203-0516  \nKalau isi buku ini perlu digunakan dalam bentuk lain, mohon kantor YPMD  \nKKT dihubungi sebelumnya.  \nThis book is an adaptation of the original, FENI MA DALAMY MEDASE, Copyright © 1994, 2003, 2017, 2024, 2025 LPM dan YPMD-KKT. Kalau isi buku ini perlu digunakan dalam bentuk lain, mohon kantor YPMD-KKT  \ndihubungi sebelumnya.  \nKura-kura Yang Sombong: Teks dalam bahasa Yamdena di Tanimbar,  \nMaluku, Indonesia  \nThe Proud Turtle: Main text is in the Yamdena language of Tanimbar Islands of Maluku, Indonesia  \nDilarang memperbanyak buku ini untuk tujuan komersial. Untuk tujuan nonkomersial, buku ini dapat diperbanyak tanpa izin dari LPM dan YPMD-KKT.  \nDevelopment of The Proud Turtle made possible by a grant from the Canadian Embassy in Indonesia  \nDigambar oleh: Slamet Prayitno  \nBuku ini dapat dibeli dari: Kantor YPMD-KKT, Saumlaki  \nCetakan Pertama 2025  \nUntuk kalangan sendiri  \nNangin-nangin o, Feni sa nmorip a na tempe seriny. Ngarany namelir fali dalamy medase, ma to npeang ma ni kesar rlenganrof i.  \nAda seekor kura-kura yang hidup di tepi sebuahrawa,namanya terkenal sebagai binatang yang sombong dan selalu iri terhadap kelebihan binatang lain.  \nLer sa e, Feni nakai ma nlosir knroweri bate ma merwane, noak ma ranriak inar na tempedalamy. Lama Feni nlosir sir e nfalak namamalas,“O, kesar!”  \nNe knroweryar rfalak a rngete,“We, kese Feni!”  \nSuatu siang Kura-kura mendekati sepasang bangau, yang sedang mencari ikan di rawa.“Hei teman.”Kura-kura menyapa ramah.“Ya teman Kura-kura,”jawab mereka bersama-sama.  \nFeni nfalak ber sir,“Farlan ktwurim far a kmi eketa kswenang resi..!”  \nNe, knroweri merwane nfalak,“Botuan, makdwaun feti farlan ningw tetery ngamone manamkoran la ktweri tenangw far ko e, kswenang desar.”  \nNe Feni nfalak,“Nempa kpweang ma ktwurim far ko, iane ma nangafel.”  \n“Senang ya bila bisa terbang sepertimu?”  \n“Kupikir menyenangkan juga kalau punyapelindung badan yang indah dan kuat sepertimu,”jawab bangau jantan.“Tetapi tentu lebih hebat yang bisa terbang sepertimu,” kata Kura-kura.  \nKnroweri merwane nfalak,“Ratu ni ngamone ber kit to feleles. Ketnir e bise rturim, ketnir erlury, ketnir e rakai, ma ketnir e felnir mpanenbal.” Ne Feni nfalak,“Nempa ma nangafel desare, sir ma rturim.”  \nNe Knrowery bate nfalak,“Ha, to farane. Ratu nal ngamone ber kit e to feleles, mpa katloik dalminrar ber I.”  \n“Karunia Tuhan memang berbeda-beda,” kata bangau jantan.”Ada yang bisa terbang, ada yang bisaberenang, ada yang bisa merayap, dan sebagainya.”“Tetapi yang paling istimewa adalah yang bisaterbang,” sahut Kura-kura “Ah, tidak juga. Kita punya kelebihan sendiri-sendiri yang harus disyukuri,” kata bangau betina.  \n“O Kes knroweryar, miftutu yakw ma ktwurim akbal nrela?” Knroweri merwane nampriang desar manenrat,“Ali ko mpweang ma mtwurim e?”“Au! Mpabise ma miftutu yakw nre!” Knroweryar du a ne rafone sir a ma rampriang desar.  \n“Bangau-bangau, maukah kalian mengajariku terbang?”“Kamu mau belajar terbang?”  \nBangau jantan bertanya heran.“Ya. Kalian tidak keberatan, bukan?” Bangau berdua itu saling berpandangan dengan penuh heran.  \nKnrowery Bate nfalyole ber i,“Feni, ko to bisema mtwurim, fali to slyapmar.”  \nFeni nenrat,“Farane ye, bise ma myal slyapmir ber yakw e?”  \n“Ha, ha, ha!, Feni, iane to bise nbal.”  \n“Kamu tidak mungkin bisa terbang, karena kamutidak punya sayap, Kura-kura” kata Bangaumenjelaskan.“Kalau begitu boleh aku meminjam sayapmu?” tanya Kura-kura.“Ha, ha, ha! Itu jugatidak mungkin, Kura-kura.”","cbCaitSsZWK9uzzx","https://ap.wps.com/l/cbCaitSsZWK9uzzx","pdf",2634925,1,21,"Indonesian","id",113,"# Kura-kura yang Sombong\n## Feni, kura-kura yang sombong\n## Pertemuan dengan sepasang bangau\n## Karunia berbeda dan nasihat untuk bersyukur\n## Permintaan mengajari terbang","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Tokoh utamanya adalah Feni, seekor kura-kura yang terkenal sombong dan selalu iri terhadap kelebihan hewan lain.\"},{\"question\":\"Mengapa Feni mendekati bangau?\",\"answer\":\"Feni mendekati sepasang bangau yang sedang mencari ikan di rawa, lalu berinteraksi dan membahas keinginannya terbang.\"},{\"question\":\"Apa pesan bangau tentang perbedaan kemampuan hewan?\",\"answer\":\"Bangau menjelaskan bahwa karunia Tuhan berbeda-beda: ada yang bisa terbang, berenang, merayap, dan seterusnya, serta keunikan itu harus disyukuri.\"}]",1784436485,32,{"code":4,"msg":30,"data":31},"ok",{"site_id":24,"language":23,"slug":32,"title":13,"keywords":33,"description":14,"schema_data":34,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":27},"the-proud-turtle-story-book-6","",{"@graph":35,"@context":85},[36,53,68],{"@type":37,"itemListElement":38},"BreadcrumbList",[39,43,47,50],{"item":40,"name":41,"@type":42,"position":20},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":44,"name":45,"@type":42,"position":46},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":48,"name":12,"@type":42,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":51,"name":13,"@type":42,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/the-proud-turtle-story-book-6/107300/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":23,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":40,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-24","2026-07-19",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Tokoh utamanya adalah Feni, seekor kura-kura yang terkenal sombong dan selalu iri terhadap kelebihan hewan lain.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Mengapa Feni mendekati bangau?",{"text":80,"@type":76},"Feni mendekati sepasang bangau yang sedang mencari ikan di rawa, lalu berinteraksi dan membahas keinginannya terbang.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa pesan bangau tentang perbedaan kemampuan hewan?",{"text":84,"@type":76},"Bangau menjelaskan bahwa karunia Tuhan berbeda-beda: ada yang bisa terbang, berenang, merayap, dan seterusnya, serta keunikan itu harus disyukuri.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":24},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]