[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-51681-id":3,"doc-seo-51681-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},51681,7971461741311,"Ophelia","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/74000253aff267980c6?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779345379180704826",48,"Cerita & Novel","Tetangga Baru Pohon Asam","Cerita ini mengisahkan tentang Pohon Asam yang hidup bahagia di pinggir jalan yang ramai, tempat orang-orang sering memuji keteduhan dan buah lezatnya. Ia merasa bangga karena dicintai dan berguna. Namun, kebahagiaannya terusik ketika warga desa membangun sebuah saung besar di sampingnya. Pohon Asam menjadi ragu tentang perasaannya terhadap tetangga barunya ini. Orang-orang yang lewat kini lebih memuji saung sebagai tempat istirahat yang nyaman, dan perhatian pun beralih dari Pohon Asam. Pengunjung dahan Pohon Asam kini hanya anak-anak nakal yang memanjat untuk mencuri buahnya. Seiring perubahan musim, daun-daun Pohon Asam mulai berguguran dan tertiup angin ke arah Saung. Saung mengeluh kepada Pohon Asam karena daun-daun tersebut membuatnya berantakan. Pohon Asam membalas bahwa itu bukan salahnya dan menyarankan Saung untuk mengeluh kepada angin. Saung kemudian menyalahkan Pohon Asam karena merontokkan begitu banyak daun mati. Pohon Asam berusaha mengabaikan keluhan Saung. Suatu malam, badai besar melanda, dan sebuah dahan Pohon Asam patah, terbang menembus atap Saung. Cerita ini menggambarkan adaptasi dan konflik yang timbul dari perubahan lingkungan dan interaksi sosial di antara entitas alam, serta bagaimana persepsi dan perhatian dapat bergeser.","Tetangga Baru Pohon Asam Hun Thida Sin Thuokna  \nPohon Asam hidup di pinggir jalan yang ramai. Saat orang-orang lewat, mereka sering memuji pohonnya yang teduh dan buah lezat yang dihasilkan Pohon Asam.  \nPohon Asam merasa bangga karena merasa begitu dicintai dan berguna.  \nSuatu hari, warga desa membangun sebuahsaung yang besar di samping Pohon Asam . Pohon Asam tidak tahu pasti perasaannya tentang tetangga barunya.  \nSekarang, ketika orang lewat, mereka berujar,“Wow, saung ini tempat yang bagus sekali untuk istirahat! Begitu besar, bahkan ada alas duduk di dalamnya!”  \nTidak ada lagi yang terlihat menikmati teduhnya Pohon Asam. Satu-satunya pengunjung dahan Pohon Asam adalah anaklaki-laki nakal yang memanjat pohon untukmencuri buahnya.  \nBegitu musim berubah, daun-daun Pohon Asam mulai rontok. Angin menerbangkandaun-daun itu kepada Saung.  \n“Pohon Asam, berhenti merontokkan daunmu ke atasku! Kamu membuatku berantakan!”teriak Saung.  \n“Itu bukan salahku, Saung. Kalau kamu inginmengeluh, mengeluhlah kepada angin,” balas Pohon Asam.  \n“Jangan salahkan angin. Kalau kamu tidak merontokkan begitu banyak daun mati, angintidak akan menerbangkannya kepadaku. Kamu benar-benar menyebalkan!” pekik Saung.  \nPohon Asam mencoba untuk mengabaikan perkataan Saung.  \nKeesokan malam, terjadi badai besar. Salah satu dahan Pohon Asam patah. Dahan yang patah itu terbang menembus atap Saung.","cbCaihdJ67Kfonej","https://ap.wps.com/l/cbCaihdJ67Kfonej","pdf",3941449,5,1,22,"Indonesian","id",113,"# Pohon Asam dan Saung\n## Konflik Daun\n## Badai dan Akibat","[{\"question\":\"Apa yang membuat Pohon Asam merasa bangga?\",\"answer\":\"Pohon Asam merasa bangga karena orang-orang memuji keteduhan dan buah lezat yang dihasilkannya, serta merasa dicintai dan berguna.\"},{\"question\":\"Bagaimana hubungan Pohon Asam dan Saung awalnya?\",\"answer\":\"Ketika Saung baru dibangun, Pohon Asam tidak yakin dengan perasaannya terhadap tetangga barunya. Seiring waktu, terjadi konflik akibat daun-daun Pohon Asam yang berguguran ke arah Saung.\"},{\"question\":\"Apa yang terjadi saat badai besar melanda?\",\"answer\":\"Saat badai besar, salah satu dahan Pohon Asam patah dan terbang menembus atap Saung, memperburuk hubungan antara keduanya.\"}]",1783592318,34,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"the-new-neighbor-of-the-tamarind-tree","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/the-new-neighbor-of-the-tamarind-tree/51681/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-16","2026-07-09",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa yang membuat Pohon Asam merasa bangga?","Question",{"text":76,"@type":77},"Pohon Asam merasa bangga karena orang-orang memuji keteduhan dan buah lezat yang dihasilkannya, serta merasa dicintai dan berguna.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Bagaimana hubungan Pohon Asam dan Saung awalnya?",{"text":81,"@type":77},"Ketika Saung baru dibangun, Pohon Asam tidak yakin dengan perasaannya terhadap tetangga barunya. Seiring waktu, terjadi konflik akibat daun-daun Pohon Asam yang berguguran ke arah Saung.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Apa yang terjadi saat badai besar melanda?",{"text":85,"@type":77},"Saat badai besar, salah satu dahan Pohon Asam patah dan terbang menembus atap Saung, memperburuk hubungan antara keduanya.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":100},"story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":97,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":97,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":97,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":97,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]