[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-448409-113":53,"doc-detail-448409-id":125},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":118,"head_meta":120,"extra_data":122,"updated_unix":124},113,"id","the-maybe-later-generation-phenomenon-economic-traps-and-real-signals","Fenomena Generasi Maybe Later - Antara Jeratan Ekonomi dan Isyarat Nyata","","Dokumen ini menganalisis fenomena 'Maybe Later' di kalangan generasi muda yang terjebak dalam sistem sekular kapitalisme, di mana negara hanya berfungsi sebagai regulator pasar dan mengabaikan tanggung jawab dasarnya terhadap kesejahteraan rakyat. Akibatnya, kebutuhan pokok seperti pendidikan dan kesehatan menjadi komoditas mahal yang menguras tenaga individu hanya untuk bertahan hidup. Kondisi ini memaksa generasi muda menunda keputusan besar dalam hidup, seperti pernikahan dan berkarya, demi mengejar kelangsungan ekonomi sehari-hari. Dokumen ini membandingkan realitas tersebut dengan sejarah kejayaan masa lalu, di mana negara yang menjamin kebutuhan dasar rakyat mampu melahirkan generasi luar biasa seperti Usamah bin Zaid, Muhammad al-Fatih, dan Ibnu Sina. Fokus utamanya adalah kritik terhadap pergeseran peran negara serta dampak sistemik yang menghambat potensi pemuda dalam mencetak sejarah yang bermakna bagi peradaban.",{"@graph":63,"@context":117},[64,81,96],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/the-maybe-later-generation-phenomenon-economic-traps-and-real-signals/448409/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"author":83,"headline":59,"publisher":86,"fileFormat":89,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":90,"datePublished":90,"encodingFormat":89,"isAccessibleForFree":91,"interactionStatistic":92},"DigitalDocument",{"name":84,"@type":85},"Rizky","Person",{"url":68,"name":87,"@type":88},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.presentationml.presentation","2026-09-30",true,{"@type":93,"interactionType":94,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":95},"ViewAction",{"@type":97,"mainEntity":98},"FAQPage",[99,105,109,113],{"name":100,"@type":101,"acceptedAnswer":102},"Apa yang dimaksud dengan fenomena 'Maybe Later' dalam dokumen ini?","Question",{"text":103,"@type":104},"Fenomena ini merujuk pada kondisi generasi muda yang terpaksa menunda keputusan besar seperti pernikahan atau mengejar cita-cita besar akibat terjebak dalam 'survival mode' karena tingginya biaya hidup.","Answer",{"name":106,"@type":101,"acceptedAnswer":107},"Bagaimana sistem sekular kapitalisme memengaruhi peran negara?",{"text":108,"@type":104},"Sistem ini membuat negara hanya berfungsi sebagai regulator yang memastikan mekanisme pasar berjalan bagi pemilik modal, sementara tanggung jawab kesejahteraan rakyat dibebankan sepenuhnya kepada individu.",{"name":110,"@type":101,"acceptedAnswer":111},"Apa perbedaan antara peran negara yang ideal dengan kenyataan saat ini menurut dokumen tersebut?",{"text":112,"@type":104},"Idealnya, negara hadir untuk menjamin kebutuhan dasar rakyat (fungsi riayah), namun kenyataannya negara saat ini cenderung membiarkan kebutuhan pokok seperti pendidikan dan kesehatan menjadi komoditas yang mahal.",{"name":114,"@type":101,"acceptedAnswer":115},"Bagaimana sejarah membuktikan pentingnya dukungan negara bagi generasi muda?",{"text":116,"@type":104},"Sejarah menunjukkan bahwa ketika negara mengelola kebutuhan dasar dengan baik, pemuda tidak lagi habis energinya untuk sekadar bertahan hidup dan dapat mencetak sejarah melalui karya revolusioner dan kepemimpinan.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":119,"og:title":59,"og:site_name":87,"og:description":61},"article",{"robots":121,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":123,"site_id":56},448409,1790726872,{"code":4,"msg":5,"data":126},{"doc_id":123,"user_id":127,"nickname":84,"user_avatar":128,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":60,"file_id":129,"file_url":130,"file_type":131,"file_size":132,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":133,"language":134,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":135,"faqs":136,"seo_title":137,"seo_description":61,"update_tm":124,"read_time":138},962085564807,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","cbCait11UHJ51QVM","https://ap.wps.com/l/cbCait11UHJ51QVM","pptx",21416249,15,"Indonesian","# Pergeseran Peran Negara\n## Fungsi Riayah vs Kapitalisme\n# Jebakan Survival Mode\n## Dampak Ekonomi pada Keputusan Hidup\n# Refleksi Sejarah\n## Teladan Generasi Berdaya","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan fenomena 'Maybe Later' dalam dokumen ini?\",\"answer\":\"Fenomena ini merujuk pada kondisi generasi muda yang terpaksa menunda keputusan besar seperti pernikahan atau mengejar cita-cita besar akibat terjebak dalam 'survival mode' karena tingginya biaya hidup.\"},{\"question\":\"Bagaimana sistem sekular kapitalisme memengaruhi peran negara?\",\"answer\":\"Sistem ini membuat negara hanya berfungsi sebagai regulator yang memastikan mekanisme pasar berjalan bagi pemilik modal, sementara tanggung jawab kesejahteraan rakyat dibebankan sepenuhnya kepada individu.\"},{\"question\":\"Apa perbedaan antara peran negara yang ideal dengan kenyataan saat ini menurut dokumen tersebut?\",\"answer\":\"Idealnya, negara hadir untuk menjamin kebutuhan dasar rakyat (fungsi riayah), namun kenyataannya negara saat ini cenderung membiarkan kebutuhan pokok seperti pendidikan dan kesehatan menjadi komoditas yang mahal.\"},{\"question\":\"Bagaimana sejarah membuktikan pentingnya dukungan negara bagi generasi muda?\",\"answer\":\"Sejarah menunjukkan bahwa ketika negara mengelola kebutuhan dasar dengan baik, pemuda tidak lagi habis energinya untuk sekadar bertahan hidup dan dapat mencetak sejarah melalui karya revolusioner dan kepemimpinan.\"}]","Fenomena Generasi Maybe Later - Antara Jeratan Ekonomi dan Isyarat Nyata | PPTX",23]