[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-311824-113":53,"doc-detail-311824-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","the-journalistic-photographer-sayeda-khanam","Sang Fotografer Jurnalistik: Sayeda Khanam","","Kisah inspiratif tentang Sayeda Khanam, jurnalis fotografer perempuan pertama di Pakistan Timur yang kini bernama Bangladesh. Ia mulai melihat dan merekam kejadian dari ingatannya lalu berlanjut menggunakan kamera Rolleicord, dengan tekad kuat menjadi fotografer. Sayeda bekerja di majalah terkemuka, memotret berbagai tempat, serta menghadapi reaksi beragam dari orang-orang, termasuk ancaman. Foto-fotonya menampilkan momen penting seperti kamp pelatihan sukarelawan perempuan dan parade kemenangan, serta pengabdian saat memotret tokoh terkenal.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":35,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/sastra/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/the-journalistic-photographer-sayeda-khanam/311824/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/the-journalistic-photographer-sayeda-khanam/311824.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Sage","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-27","2026-09-20",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":74},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Siapa Sayeda Khanam dan apa perannya dalam fotografi?","Question",{"text":109,"@type":110},"Sayeda Khanam adalah fotografer jurnalistik perempuan pertama di Pakistan Timur yang kini menjadi Bangladesh. Ia merekam dan mencatat tempat serta kejadian melalui foto.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Bagaimana Sayeda mulai tertarik menjadi fotografer?",{"text":114,"@type":110},"Ia awalnya menyukai mengabadikan kejadian lewat pikirannya, kemudian mendapat kamera Rolleicord yang membuatnya melihat dunia dengan cara baru. Sejak menekan tombol kamera pertama kali, ia bertekad menjadi fotografer.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Momen bersejarah apa yang dipotret Sayeda Khanam?",{"text":118,"@type":110},"Sayeda memotret kamp pelatihan untuk sukarelawan perempuan pada masa Perang Kemerdekaan Bangladesh, lalu setelah perang usai ia memotret parade kemenangan.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},311824,1790534450,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":34,"category_name":35,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":74,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":141,"read_time":142},687197207057,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","Sang Fotografer Jurnalistik: Sayeda  \nKhanam  \nHerStory Foundation  \nসািরয়া সােগৗর  \nSayeda Khanam lahir pada tahun 19 37 di Pabna, di tepi sungai Ichhamoti. Ia senang mengabadikan suatu kejadian—awalnya hanya dengan pikirannya, kemudian dengan menggunakan kamera . Ia adalah fotografer jurnalistik perempuan pertama di Pakistan Timur, yang sekarang bernama Bangladesh.  \nSayeda beruntung memiliki banyak saudara, masing-masing memiliki bakat yang unik. Mereka selalu menciptakan musik, karyaseni, dan menulis cerita bersama. Suatu hari, kakak perempuan Sayeda memberinyasebuah kamera  \nRolleicord. Melalui lensa kamera itu, Sayedadapat melihat dunia yang tak pernah ia lihat sebelumnya! Itu merupakan momen yangamat menyenangkan dan dramatis baginya. Sejak pertama kali tangannya menekan  \ntombol kamera, Sayeda telah bertekad untuk menjadi seorang fotografer.  \nSayeda Khanam lalu menjadi seorang fotografer jurnalistik. Pekerjaannya adalah merekam serta mencatat berbagai tempat dan kejadian menggunakan foto. Sayedabekerja di majalah-majalah bergengsi seperti Begum dan Chitrali. Ia juga bepergian ke berbagai tempat dengan kameranya, mencarikisah untuk dipotret. Seringkali orang-orang dengan senang hati tersenyum dan berpose untuknya. Namun, tidak jarang juga Sayedadicibir, bahkan dilempari batu. Akan tetapi,  \nSayeda tidak memedulikan semua itu dantetap meneruskan kegiatannya melihat duniamelalui lensa kamera .  \nFoto-foto karya Sayeda Khanam menunjukkan berbagai momen hebat dan penting yang dilihat dari sudut pandang perempuan. Ia mengambil foto kamp pelatihan untuk sukarelawan perempuan pada masa Perang Kemerdekaan Bangladesh. Ketika perangakhirnya usai, Sayeda juga memotret parade kemenangan.  \nSayeda tidak pernah merasa malu bahkan ketika memotret tokoh-tokoh terkenal seperti Satyajit Ray, Ratu Elizabeth II, atau Kazi Nazrul Islam. Malahan, sinematografer Satyajit Ray menjadi teman baik Sayeda danterus menyemangatinya untuk mengambillebih banyak foto. Satyajit paham kesulitanyang harus dihadapi seorang fotografer perempuan di dunia yang didominasi  \noleh laki-laki. Mengambil foto merupakan kebahagiaan terbesar di hidup Sayeda  \nKhanam. Melalui foto, ia telah menceritakan berbagai kisah luar biasa.  \nCerita inspiratifini merupakan bagian darikumpulan cerita HerStories yang ditulis oleh Herstory Foundation dan diadaptasi ke dalambentuk buku, bekerja sama dengan Let’s Read Initiative dari The Asia Foundation.  \nUntuk mendapatkan informasi lebih  \nlanjut mengenai HerStory, silakan kunjungi: [www.herstorybd.org](www.herstorybd.org).","cbCaii6DSAsPIm8D","https://ap.wps.com/l/cbCaii6DSAsPIm8D","pdf",1059964,13,"Indonesian","# Kisah Sayeda Khanam\n## Awal ketertarikan pada fotografi\n## Perjalanan menjadi fotografer jurnalistik\n## Momen bersejarah dalam karya foto\n## Dukungan dan inspirasi\n## Kumpulan cerita HerStories","[{\"question\":\"Siapa Sayeda Khanam dan apa perannya dalam fotografi?\",\"answer\":\"Sayeda Khanam adalah fotografer jurnalistik perempuan pertama di Pakistan Timur yang kini menjadi Bangladesh. Ia merekam dan mencatat tempat serta kejadian melalui foto.\"},{\"question\":\"Bagaimana Sayeda mulai tertarik menjadi fotografer?\",\"answer\":\"Ia awalnya menyukai mengabadikan kejadian lewat pikirannya, kemudian mendapat kamera Rolleicord yang membuatnya melihat dunia dengan cara baru. Sejak menekan tombol kamera pertama kali, ia bertekad menjadi fotografer.\"},{\"question\":\"Momen bersejarah apa yang dipotret Sayeda Khanam?\",\"answer\":\"Sayeda memotret kamp pelatihan untuk sukarelawan perempuan pada masa Perang Kemerdekaan Bangladesh, lalu setelah perang usai ia memotret parade kemenangan.\"}]","Sang Fotografer Jurnalistik: Sayeda Khanam | PDF",1789894882,20]