[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-50890-id":3,"doc-seo-50890-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":96},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},50890,7971461741311,"Ophelia","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/74000253aff267980c6?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779345379180704826",48,"Cerita & Novel","Awan Yang Cemburu Vann Samrach","Cerita \"Awan Yang Cemburu\" karya Vann Samrach, yang diterjemahkan oleh Chea Sereyroth, mengisahkan tentang Matahari yang memancarkan sinarnya setiap pagi, dikagumi oleh manusia. Awan merasa cemburu karena merasa Matahari lebih berharga, dan mulai merendahkan Matahari dengan mengatakan cahayanya membosankan dan bentuknya selalu sama, sementara ia dapat berubah dan bergerak ke berbagai arah. Matahari tetap tenang dan tidak terganggu. Namun, gelombang panas Matahari yang kuat mulai membuat bumi mengering, membuat Awan khawatir dan merasa ini adalah kesempatannya untuk menunjukkan kemampuannya. Awan meredupkan sinar Matahari dan menggelapkan langit, menyebabkan semua orang bertanya-tanya. Awan menantang Matahari, yang membalas bahwa Awan telah membantu menyejukkan orang-orang dan berterima kasih. Ini justru membuat Awan semakin marah, ia menjadi lebih tebal dan gelap, menolak pergi, dan menyebabkan bumi gelap selama tiga hari tiga malam. Matahari memohon agar diizinkan bersinar kembali demi kelangsungan hidup makhluk di bumi. Awan menolak dan mengumpulkan awan lain untuk menurunkan hujan. Awalnya, orang-orang bersorak gembira melihat hujan turun. Cerita ini menyoroti tema kecemburuan, kebanggaan, dan dampak tindakan yang didorong oleh emosi negatif, serta pentingnya keseimbangan alam dan kontribusi setiap elemen alam semesta. Visual dalam cerita, seperti gambar Matahari yang tersenyum dan Awan yang marah, memperkuat narasi emosional dan penggambaran karakter. Cerita ini cocok untuk anak-anak dan pembaca muda untuk belajar tentang pentingnya kerja sama dan menerima keunikan masing-masing.","Awan Yang Cemburu Vann Samrach, Anthony B. Diaz  \nChea Sereyroth  \nSetiap pagi Matahari memancarkan sinarterangnya ke seluruh dunia. Orang-orang melihat dan mengagumi keindahan dan kehangatannya.  \nAwan menjadi cemburu dan berpikir bahwa orang-orang menganggap Matahari lebih berharga daripada dirinya.  \n“Kamu tidak begitu hebat,” kata Awan. “Bentukmu selalu sama dan selalu mengikuti garis edar yang sama serta membosankan ketika memancarkan cahaya dan panas ke bumi. Aku bisa berjalan ke berbagai arah dan berubah menjadi bermacam-macam bentuk yang dibayangkan.”  \nMatahari tetap bersinar tanpa merasaterganggu dengan semua perkataan Awan.  \nNamun, tidak lama kemudian gelombang panas yang kuat dari Matahari mulaimembuat bumi mengering!  \n“Panas ini terlalu kuat,” protes Awan.“Orangorang pasti berharap hujan segera turun. Inikesempatanku!”  \nSinar Matahari seketika menjadi lebih redup dan langit menjadi gelap.  \nSemua orang bertanya-tanya apa yang sedang terjadi.  \nAwan melintasi langit untuk menutupi sinar Matahari.  \n“Hai, Matahari! Kehangatan dan sinarmusekarang sudah hilang,” teriak Awan.  \n“Tidak apa-apa,” kata Matahari.“Kamu telah membantu menyejukkan semua orang. Terima kasih.”  \nNamun, ini membuat Awan makin marah. Dia menjadi makin tebal dan gelap serta menolak pergi. Selama 3 hari 3 malam bumi menjadigelap.  \nMatahari memohon kepada Awan untuk membiarkannya bersinar.“Aku mohon, banyak makhluk hidup yang akan dirugikanjika aku tidak segera bersinar.”  \nAwan tidak mau  \ndengar dan dia mengumpulkan semua awan untuk menurunkan hujan ke bumi.  \nSemula, orang-orang bersorak karena hujan turun.","cbCaifs2C4cE1ufh","https://ap.wps.com/l/cbCaifs2C4cE1ufh","pdf",4727349,9,1,23,"Indonesian","id",113,"# Awan Yang Cemburu\n## Sinopsis\n## Karakter","[{\"question\":\"Siapa pengarang cerita \\\"Awan Yang Cemburu\\\"?\",\"answer\":\"Pengarang cerita \\\"Awan Yang Cemburu\\\" adalah Vann Samrach.\"},{\"question\":\"Mengapa Awan merasa cemburu kepada Matahari?\",\"answer\":\"Awan merasa cemburu karena berpikir orang-orang menganggap Matahari lebih berharga daripada dirinya, dan ia menganggap cahaya Matahari membosankan.\"},{\"question\":\"Apa yang terjadi ketika Matahari bersinar terlalu kuat?\",\"answer\":\"Ketika Matahari bersinar terlalu kuat, bumi mulai mengering, yang membuat Awan khawatir dan menganggapnya sebagai kesempatannya untuk bertindak.\"},{\"question\":\"Berapa lama bumi menjadi gelap karena ulah Awan?\",\"answer\":\"Bumi menjadi gelap selama 3 hari 3 malam karena Awan menolak pergi setelah menutupi sinar Matahari.\"}]",1783585976,35,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":91,"head_meta":93,"extra_data":95,"updated_unix":28},"the-jealous-cloud-vann-samrach","",{"@graph":36,"@context":90},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/the-jealous-cloud-vann-samrach/50890/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-24","2026-07-09",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82,86],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Siapa pengarang cerita \"Awan Yang Cemburu\"?","Question",{"text":76,"@type":77},"Pengarang cerita \"Awan Yang Cemburu\" adalah Vann Samrach.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Mengapa Awan merasa cemburu kepada Matahari?",{"text":81,"@type":77},"Awan merasa cemburu karena berpikir orang-orang menganggap Matahari lebih berharga daripada dirinya, dan ia menganggap cahaya Matahari membosankan.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Apa yang terjadi ketika Matahari bersinar terlalu kuat?",{"text":85,"@type":77},"Ketika Matahari bersinar terlalu kuat, bumi mulai mengering, yang membuat Awan khawatir dan menganggapnya sebagai kesempatannya untuk bertindak.",{"name":87,"@type":74,"acceptedAnswer":88},"Berapa lama bumi menjadi gelap karena ulah Awan?",{"text":89,"@type":77},"Bumi menjadi gelap selama 3 hari 3 malam karena Awan menolak pergi setelah menutupi sinar Matahari.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":92,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":94,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":97},[98,103,105,109,113,117,121,125,129,133],{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":101,"slug":102},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":101,"slug":104},"story-novel",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":101,"slug":108},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":101,"slug":112},51,"Komik","comic",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":101,"slug":116},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":101,"slug":120},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":101,"slug":124},49,"Sastra","literature",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":101,"slug":128},52,"Teknologi","technology",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":101,"slug":132},50,"Ujian","exam",{"id":134,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":135,"show_sort_weight":101,"slug":136},57,"Umum","general"]