[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39820-id":3,"doc-seo-39820-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39820,4398048950312,"Violet","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/400002538284de19e3c?_k=1778320343897328908",55,"Agama & Spiritualitas","Masa Depan Tuhan: Sanggahan terhadap Fundamentalisme dan Ateisme","Masa Depan Tuhan: Sanggahan terhadap Fundamentalisme dan Ateisme membahas cara manusia modern memahami konsep Tuhan yang sering dianggap terlalu dangkal dan dibuat mudah dipahami. Buku ini menyoroti kecenderungan menjinakkan perbedaan Tuhan, memanfaatkan keyakinan untuk kepentingan politik, pendidikan, maupun tindakan kekerasan, serta problem penyamaan teologi masa kini dengan pola pikir lama. Isi mengarahkan pembaca menelaah Tuhan secara lebih mendalam melalui kerangka nalar dan iman, dari periode awal hingga masa modern.","Tugas ogama,sangot mhpdengan senlmizanyokndmembantu kdta hidup seoro kreaff damclyong thdak mudoh dyelaskan dan masalah-masplahyong thdakblsa kto peoohion.\"SANGGAHANTERHADAP FUNDAMENTALISME DANATEISME  \n# MASA DEPAN TUHAN\n\nMIZAN PUSTAKA:KRONIK ZAMAN BARU adalah salah satu liniproduk(product line)Penerbit Mizan yang menyajikan buku-bukubertema umum dan luas yang merekam informasi dan pemikiranmutakhir serta penting bagi masyarakat Indonesia.  \nMASA DEPANTUHAN  \nSANGGAHANTERHADAP FUNDAMENTALISME DANATEISME  \nKARENARMSTRONG  \nKRONIK ZAMAN BARU  \nMASA DEPAN TUHAN:  \nSANGGAHAN TERHADAP FUNDAMENTALISME DANATEISME  \nDiterjemahkan dari The Case for God:What Religion Really Means  \nKarya Karen ArmstrongCopyright Karen ArmstrongTerbitan The Bodley Head,London  \nHak terjemahan bahasa Indonesia pada Mizan Publishing HousePenerjemah:Yuliani Liputo  \nProofreader:Eti Rohaeti dan Ine Ufiyati PutriHak cipta dilindungi undang-undangAll rights reserved  \nDiterbitkan oleh Penerbit MizanPT Mizan PustakaAnggota IKAPI  \nJIn.Cinambo No.135(Cisaranten Wetan),Ujungberung,Bandung 40294Telp.(022)7834310-Faks.(022)7834311e-mail:kronik@mizan.comhttp://www.mizan.comDesain sampul:Andreas Kusumahadi  \nISBN 978-979-433-589-5  \ne-Book in didistribusikan oleh:  \ndigitalpublishing  \nGedung Ratu Prabu 1 Lantai 6JIn.T.B.Simatupang Kav.20  \nJakarta 12560-Indonesia  \nPhone:+62-21-78842005  \nFax.:+62-21-78842009  \nwebsite:www.mizan.com  \ne-mail:mizandigitalpublishing@mizan.com  \ngtalk:mizandigitalpublishing  \ny!m:mizandigitalpublishing  \ntwitter:@mizandigital  \nfacebook:mizan digital publishing  \nUntuk Joan Brown Campbell  \nISI BUKU  \n# Pengantar\n\nGlosarium  \n# BAGIAN SATU:TUHAN YANG TIDAK dlKETAHUI(DARI 30.000 SM HINGGA 1500 M)\n\n1.Homo Religiosus  \n2.Tuhan  \n3.Nalar  \n4.Iman  \n5.Hening  \n6.Iman dan Nalar  \n# BAGIAN DUA:TUHAN MODERN(DARI 1500 M HINGGA SEKARANG)\n\n7.Sains dan Agama  \n8.Agama Ilmiah  \n9.Pencerahan  \n10.Ateisme  \n11.Ketidaktahuan  \n12.Kematian Tuhan?  \nEpilog  \nUcapan Terima KasihCatatan-CatatanKepustakaanIndeksTentang Penulis  \n# PENGANTAR\n\nKita terlalu banyak berbicara tentang Tuhan akhir-akhir ini danapa yang kita katakan sering kali dangkal.Dalam masyarakat kitayang demokratis,kita berpikir bahwa konsep Tuhan haruslahmudah dan agama harus dibuat mudah dimengerti oleh siapa saja.\"Buku itu terlalu berat!\"begitu kata pembaca kepada saya dengannada mencela,seraya menggeleng-gelengkan kepala sebagaiteguran halus.\"Tentu saja iya!\"saya ingin menimpali.\"Itu bukutentang Tuhan.\"Tetapi,banyak orang mendapati hal inimembingungkan.Tentu saja semua orang tahu bahwa Tuhanadalah:Wujud Tertinggi,Kepribadian llahi,yang menciptakandunia dan segala sesuatu di dalamnya.Mereka tampakkebingungan jika Anda mengemukakan bahwa menyebut Tuhansebagai Wujud Tertinggi itu tidak akurat karena Tuhan sama sekalibukanlah sebuah wujud,dan bahwa kita benar-benar tidak tahuapa yang kita maksud ketika mengatakan bahwa dia \"baik\",\"bijaksana\",atau \"cerdas\".Orang-orang yang beriman tahu bahwasecara teoretis Allah sama sekali di luar jangkauan,transenden,tetapi kadang-kadang mereka sepertinya berasumsi bahwamereka tahu persis siapa \"dia\"dan apa yang dia pikirkan,cintai,dan harapkan.Kita cenderung menjinakkan dan memiara\"keberbedaan\"Tuhan.Kita tak hentinya meminta Tuhan untukmemberkati bangsa kita,  menyelamatkan ratu kita,menyembuhkan penyakit kita,atau memberi kita hari yang cerahuntuk berpiknik.Kita mengingatkan Tuhan bahwa dia telah  \nmenciptakan dunia dan bahwa kita adalah pendosa yangsengsara,seolah-olah hal ini barangkali telah tergelincir daripikirannya.Para politikus mengutip Tuhan untuk membenarkankebijakan mereka;para guru memperalatnya untuk men jagaketertiban di dalam kelas,dan para teroris melakukan kekejamanatas namanya.Kita memohon agar Tuhan mendukung pihak \"kita\"dalam pemilihan atau peperangan,meski lawan kita,mungkin,juga merupakan umatnya serta objek cinta dan kasih sayangnya.  \nAda juga kecenderungan untuk menganggap bahwa,walaupunkita sekarang hidup di dalam dunia yang te","cbCaig5apYXd8bml","https://ap.wps.com/l/cbCaig5apYXd8bml","pdf",3187187,5,1,540,"Indonesian","id",113,"# Pengantar\n## Bagian Satu: Tuhan yang Tidak Diketahui (dari 30.000 SM hingga 1500 M)\n## Bagian Dua: Tuhan Modern (dari 1500 M hingga sekarang)\n# Glosarium\n# Epilog\n# Ucapan Terima Kasih\n# Catatan- Catatan\n# Kepustakaan\n# Indeks\n# Tentang Penulis","[{\"question\":\"Mengapa buku ini menilai pembahasan tentang Tuhan sering terasa dangkal?\",\"answer\":\"Buku menekankan bahwa konsep Tuhan dalam masyarakat demokratis cenderung disederhanakan agar mudah dipahami, padahal penjelasan tersebut sering membingungkan ketika menyangkut makna dan keterbatasan pemahaman manusia.\"},{\"question\":\"Bagaimana buku menjelaskan masalah ketika orang menganggap seolah-olah tahu secara pasti siapa Tuhan itu?\",\"answer\":\"Buku menunjukkan bahwa orang beriman dapat memiliki asumsi berlebihan tentang pengetahuan langsung terhadap Tuhan, padahal Tuhan dipahami berada di luar jangkauan (transenden).\"},{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan tujuan sanggahan terhadap fundamentalisme dan ateisme dalam konteks buku?\",\"answer\":\"Melalui pengantar dan kerangka bab, buku menyoroti cara pandang yang memenjarakan perbedaan Tuhan serta pemanfaatan agama untuk kepentingan pihak tertentu, lalu menempatkan penelusuran Tuhan dalam relasi nalar dan iman dari masa pramodern hingga modern.\"}]",1783087226,832,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"the-future-of-god-a-refutation-of-fundamentalism-and-deism","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/the-future-of-god-a-refutation-of-fundamentalism-and-deism/39820/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-16","2026-07-03",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Mengapa buku ini menilai pembahasan tentang Tuhan sering terasa dangkal?","Question",{"text":76,"@type":77},"Buku menekankan bahwa konsep Tuhan dalam masyarakat demokratis cenderung disederhanakan agar mudah dipahami, padahal penjelasan tersebut sering membingungkan ketika menyangkut makna dan keterbatasan pemahaman manusia.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Bagaimana buku menjelaskan masalah ketika orang menganggap seolah-olah tahu secara pasti siapa Tuhan itu?",{"text":81,"@type":77},"Buku menunjukkan bahwa orang beriman dapat memiliki asumsi berlebihan tentang pengetahuan langsung terhadap Tuhan, padahal Tuhan dipahami berada di luar jangkauan (transenden).",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Apa yang dimaksud dengan tujuan sanggahan terhadap fundamentalisme dan ateisme dalam konteks buku?",{"text":85,"@type":77},"Melalui pengantar dan kerangka bab, buku menyoroti cara pandang yang memenjarakan perbedaan Tuhan serta pemanfaatan agama untuk kepentingan pihak tertentu, lalu menempatkan penelusuran Tuhan dalam relasi nalar dan iman dari masa pramodern hingga modern.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,97,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":95,"slug":96},60,"religion-spirituality",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":99,"show_sort_weight":95,"slug":100},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":95,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":95,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":95,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":95,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":95,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":95,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":95,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":95,"slug":132},57,"Umum","general"]