[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-229571-113":53,"doc-detail-229571-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","the-existence-and-challenges-of-balinese-language-in-the-era-of-globalization-by-i-nyoman-suwija","EKSISTENSI DAN TANTANGAN BAHASA BALI PADA ERA GLOBALISASI - Oleh I Nyoman Suwija","","Bahasa Bali merupakan khazanah budaya yang menjadi akar budaya Bali sekaligus penopang kemewahan pariwisata Bali. Seiring perkembangan zaman, posisi dan eksistensinya mengalami penekanan sehingga memerlukan upaya pelestarian yang berkelanjutan. Penelitian kualitatif ini mengkaji politik kebijakan bahasa nasional dan bahasa daerah serta menyoroti eksistensi dan tantangan bahasa Bali pada era globalisasi. Pengumpulan data menggunakan simak baca dan catat serta wawancara rekam, dianalisis secara deskriptif analitis.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/the-existence-and-challenges-of-balinese-language-in-the-era-of-globalization-by-i-nyoman-suwija/229571/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/the-existence-and-challenges-of-balinese-language-in-the-era-of-globalization-by-i-nyoman-suwija/229571.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Mali","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",8,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa permasalahan utama yang dibahas dalam penelitian ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penelitian ini meneliti (1) politik kebijakan bahasa nasional dan bahasa daerah di Indonesia, (2) eksistensi bahasa Bali pada era globalisasi, dan (3) tantangan bahasa Bali pada era globalisasi.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana metode pengumpulan data yang digunakan?",{"text":115,"@type":111},"Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik baca dan catat, serta metode wawancara dengan teknik rekam.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Apa temuan utama mengenai posisi bahasa Bali hingga saat ini?",{"text":119,"@type":111},"Bahasa Bali masih eksis dalam posisi rentan, tidak aman dan belum terancam punah sepenuhnya, namun sedang menghadapi tekanan dari arus globalisasi dan pergaulan masyarakat yang majemuk.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},229571,1789040968,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},2336475104362,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/22000c4c46a41b752dd?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786595829695023868","EKSISTENSI DAN TANTANGAN BAHASA BALI  \nPADA ERA GLOBALISASI  \nOleh  \nI Nyoman Suwija  \n[Email :](Email : prof.inyomansuwija@gmail.com)[ ](Email : prof.inyomansuwija@gmail.com)[prof.inyomansuwija@gmail.com](Email : prof.inyomansuwija@gmail.com)  \nUniversitas PGRI Mahadewa Indonesia  \nAbstrak  \nBahasa Bali merupakan khazanah budaya yang patut dilestarikan sebagai akar budaya Bali sekaligus mewahanai pariwisata Bali. Sebagai upaya dalam pelestarian Bali, pemerintah daerah Bali sudah banyak menerbitkan peraturan dan kebijakan, namun seiring perkembangan zaman, posisi dan eksistensi bahasa Bali terdesaksehingga cukup memprihatinkan.  \nPermasalahan penelitian ini adalah: (1) Bagaimana politik kebijakan bahasa nasional dan bahasa daerah di Indonesia? (2) Bagaimanakah eksistensi bahasa Bali pada era globalisasi?,(3) Bagaimanakah tantangan bahasa Bali pada era globalisasi? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Dalam pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik baca dan catat dan metode wawancara dengan teknik rekam. Data-data yang terkumpul dianalisis secara desskriptif analitis dan disajikandengan metode informal.  \nHasil penelitian menunjukkan bahwa sampai dengan saat ini bahasa Bali masih eksis dalam posisi rentan (tidak aman dan tidak terancam punah). Peluang bahasa Bali cukup meyakinkan karena terdapat kemajuan upaya pemertahanan melalui kebijakanpemerintah daerah Baliyaitu pengangkatan guru dan penyuluh bahasa Bali secara rutin baik sebagai PNS maupun PPPK. Sementara tantangannyamasih berat akibat derasnyaarus globalisasi dan pergaulan masyarakat semakin majemuk yang telah mendesak pemakaian bahasa daerah Bali.  \nKata Kunci: Eksistensi, Tantangan, Bahasa Bali  \n1. PENDAHULUAN  \nWacana globalisasi yang telah menjadi mode dalam bidang ilmu-ilmu sosialmerupakan kata kunci yang sering digunakan oleh para pakar ilmu pengetahuan, politisi, dan wartawan untuk menarik perhatian masyarakat. Hampir di semua penjuru dunia orang mengatakan bahwa saat ini hidup dan kehidupan ditentukan oleh proses global, dimana garis batas budaya nasional, ekonomi nasional, dan wilayah nasional semakin kabur. Konsekuensinya adalah akan terjadi perubahan tatanan kehidupan masyarakat dari konsep lokal, nasional, dan global. Perubahan tersebut bukan sajamuncul di permukaan sebagai ciri dari budaya kapitalistik, namun juga merusak perilaku (ideologi) . Perubahan tersebut hendaknya disadari sebagai konsekuensi logis  \ndari sistem budaya global. Perubahan yang dikehendaki bukanlah perubahan yang merusak nilai-nilai, norma-norma yang telah mantap dan mengakar dalam kehidupan masyarakat yang berbudaya, melainkan terbatas pada yang termodifikasi dengan beradaptasi secara bertahap. Salah satu bentuk perubahan itu di Indonesia adalah reformasi yang berbeda dengan revolusi.  \nReformasi pada dasarnya ingin menegakkan kembali suatu tatanan masyarakat yang dianggap menyimpang dalam perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara dantercermin pada berbagai aspek kehidupan, termasuk wilayah politik yang tercermin pada berbagai produk kebijakan, khusus dalam hal ini kebijakan bahasa di Indonesia. Persoalan berlakunya politik bahasa terutama mengenai kedudukan dan peran bahasa Indonesia dan bahasa daerah di Indonesia yang mengacu pada Undang-Undang Dasar 1945, yang telah diberlakukan sejak Indonesia merdeka.  \nBahasa sebagai komponen dari paham kebangsaan jelaslah tercantum di dalam Trilogi Sumpah Pemuda yang telah diinterpretasikan antara lain dengan satu bahasa. Unsur bahasa dijadikan komponen yang penting di dalam trilogi tersebut, karenakedudukan dan peran bahasa sangat strategis untuk pembentukan bangsa Indonesia sebagaimana hal tersebut tampak dalam peran bahasa dalam konsep kebangsaan yang muncul pada abad ke-19 di Eropa. Keterkaitan ini menjadi penting dipahami karenakonsep kebangsaan yang muncul di Eropa (Barat) memberi pengaruh dalam konsep kebangsaan Indonesia yaitu sebagai produk dari modernisme. Dapatlah dipahami bahwa mengapa penafsiran teks pad","cbCaiaPeT1CGPVnK","https://ap.wps.com/l/cbCaiaPeT1CGPVnK","pdf",207961,17,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Latar belakang globalisasi dan politik kebijakan bahasa\n# PEMBAHASAN\n## Politik kebijakan bahasa nasional dan bahasa daerah Bali\n## Dampak globalisasi terhadap bahasa daerah Bali","[{\"question\":\"Apa permasalahan utama yang dibahas dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini meneliti (1) politik kebijakan bahasa nasional dan bahasa daerah di Indonesia, (2) eksistensi bahasa Bali pada era globalisasi, dan (3) tantangan bahasa Bali pada era globalisasi.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode pengumpulan data yang digunakan?\",\"answer\":\"Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik baca dan catat, serta metode wawancara dengan teknik rekam.\"},{\"question\":\"Apa temuan utama mengenai posisi bahasa Bali hingga saat ini?\",\"answer\":\"Bahasa Bali masih eksis dalam posisi rentan, tidak aman dan belum terancam punah sepenuhnya, namun sedang menghadapi tekanan dari arus globalisasi dan pergaulan masyarakat yang majemuk.\"}]","EKSISTENSI DAN TANTANGAN BAHASA BALI PADA ERA GLOBALISASI - Oleh I Nyoman Suwija | PDF",26]