[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-47933-id":3,"doc-seo-47933-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},47933,549758146520,"Patrick","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/80002397d8c0411e94?_k=1775819394049821470",48,"Cerita & Novel","Bintang Kedelapan","Bintang Kedelapan\" karya Masagung Darojatun adalah sebuah cerita yang penuh dengan nilai-nilai moral tentang persahabatan, kebaikan hati, dan pengorbanan. Cerita ini mengisahkan tentang Bintang Kedelapan, sebuah bintang yang merasa berbeda dari saudara-saudaranya karena tubuhnya yang kecil dan sinarnya yang redup. Ia merasa tidak ada yang mau berteman dengannya. Namun, Eva, seorang anak yang baik hati, melihat kesedihan Bintang Kedelapan dan menawarkan persahabatan. Eva dan Bintang Kedelapan pun menjadi sahabat karib. Meskipun merasa berbeda, Bintang Kedelapan terus berusaha menjadi sahabat yang baik. Suatu malam, ketika adik Eva sakit, Bintang Kedelapan dengan tulus menawarkan sebagian sinarnya untuk membantu menyembuhkan adik Eva, meskipun ia tahu ini akan membuat sinarnya semakin redup. Keajaiban terjadi, sinar Bintang Kedelapan yang tulus justru membuatnya semakin terang, dan adik Eva pun sembuh. Cerita ini mengajarkan bahwa kebaikan hati dan pengorbanan yang tulus akan selalu mendatangkan kebahagiaan dan penghargaan. Ilustrasi dalam cerita ini sangat mendukung narasi, menciptakan suasana magis dan penuh perasaan yang sesuai dengan tema cerita. Setiap gambar menggambarkan momen-momen penting dalam kisah Eva dan Bintang Kedelapan dengan cara yang menarik dan ekspresif.","Bintang Kedelapan Ina Inong  \nMasagung Darojatun  \nZaman dahulu, bintang-bintang sesekali turun ke Bumi menemani anak-anak yang baik hati.  \nHei, rupanya ada yang belum mendapat bintang! Kasihan Eva ....  \nNamun, suatu hari ....”Hei …, siapa namamu?” tanya Eva kaget.”Namaku … Bintang Kedelapan,” ucapnya malu-malu.  \n”Kok, kamu kelihatan sedih?” tanya Eva. ”Sebenarnya …tak ada yang mau bertemandenganku,” ucap Bintang Kedelapan pelan.  \n”Jangan sedih. Aku mau jadi temanmu, kok!” kata Eva riang. Lalu, Eva dan Bintang Kedelapan pun bersahabat.  \nNamun, Bintang Kedelapan masih sedih....”Aku berbeda dibandingkan saudarasaudaraku. Tubuhku kecil dan sinarku redup,” kata Bintang Kedelapan.”Tapi, kamu tetapsahabatku yang terbaik!” ucap Eva.  \nSuatu malam ....”Eva! Ayo, kita main!” ajak Bintang Kedelapan.”Aku harus menjagaadikku yang sakit,” kata Eva.  \n”Oh .... Aku akan memberikan sebagian sinarku untuk adikmu,” kata Bintang Kedelapan.”Nanti ... , sinarmu semakin redup,” kata Eva.  \nTak lama kemudian ....”Terima kasih, Bintang Kedelapan .... Kini, adikku sembuh. Hatimumemang terbuat dari seribu gunung cahaya,” ucap Eva gembira . Ajaib! Tiba-tiba, sinar Bintang Kedelapan semakin terang!","cbCaiaItWiZbCRT7","https://ap.wps.com/l/cbCaiaItWiZbCRT7","pdf",1429344,7,1,12,"Indonesian","id",113,"","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Eva dan Bintang Kedelapan.\"},{\"question\":\"Mengapa Bintang Kedelapan merasa sedih?\",\"answer\":\"Bintang Kedelapan merasa sedih karena ia merasa berbeda dari saudara-saudaranya, memiliki tubuh kecil dan sinar yang redup, sehingga ia merasa tidak ada yang mau berteman dengannya.\"},{\"question\":\"Bagaimana Bintang Kedelapan membantu Eva?\",\"answer\":\"Ketika adik Eva sakit, Bintang Kedelapan dengan tulus menawarkan sebagian sinarnya untuk menyembuhkan adik Eva, yang akhirnya membuat Bintang Kedelapan semakin bersinar terang.\"}]",1783566501,18,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":26,"description":14,"schema_data":34,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"the-eighth-star",{"@graph":35,"@context":85},[36,53,68],{"@type":37,"itemListElement":38},"BreadcrumbList",[39,43,47,50],{"item":40,"name":41,"@type":42,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":44,"name":45,"@type":42,"position":46},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":48,"name":12,"@type":42,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":51,"name":13,"@type":42,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/the-eighth-star/47933/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":40,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-17","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Eva dan Bintang Kedelapan.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Mengapa Bintang Kedelapan merasa sedih?",{"text":80,"@type":76},"Bintang Kedelapan merasa sedih karena ia merasa berbeda dari saudara-saudaranya, memiliki tubuh kecil dan sinar yang redup, sehingga ia merasa tidak ada yang mau berteman dengannya.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana Bintang Kedelapan membantu Eva?",{"text":84,"@type":76},"Ketika adik Eva sakit, Bintang Kedelapan dengan tulus menawarkan sebagian sinarnya untuk menyembuhkan adik Eva, yang akhirnya membuat Bintang Kedelapan semakin bersinar terang.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]