[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-56827-id":3,"doc-seo-56827-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},56827,8796095461564,"Liam","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",48,"Cerita & Novel","Hari Ketika Sayuran Berangkat ke Sekolah","Cerita ini mengisahkan Raju yang terkejut melihat sayur-sayuran berjalan menuju sekolahnya. Awalnya hanya sayuran umbi-umbian seperti kentang dan ubi jalar yang ditemuinya, lalu diikuti oleh barisan sayuran daun hijau. Keunikan cerita ini terletak pada imajinasi tentang sayuran yang hidup dan memiliki tujuan, yaitu bersekolah. Cerita ini kemungkinan ditujukan untuk anak-anak, dengan pesan tersirat tentang pentingnya pendidikan yang disajikan dalam bentuk yang menyenangkan dan tidak biasa. Imajinasinya yang kaya dan penggambaran visual yang menarik menjadikannya bacaan yang menghibur dan dapat memicu rasa ingin tahu anak-anak tentang dunia di sekitar mereka, serta menumbuhkan apresiasi terhadap berbagai jenis sayuran.","Hari Ketika Sayuran Berangkat ke  \nSekolah Venkatramana Gowda  \nPadmanabh  \nBelum lama ini, seperti biasa Raju pagipagi berangkat ke sekolah. Dia sangatsuka bersekolah dan dia berjalan dengansenangnya, menanti apa yang akan terjadi hari ini. Tiba-tiba dia melihat sesuatu yang sangat aneh: di depannya ada bentuk-bentuk yang tidak biasa, juga berjalan menuju sekolah, sambil menyandang tas sekolah.  \nSetelah dekat dengan bentuk-bentuk aneh itu, Raju bertanya-tanya apakah mereka itu sayur, yang sering dia lihat di pasar. Raju menggosok matanya karena tidak percaya.  \nSayur-sayuran itu terlihat segar dan sehat. Mereka berbaris-baris menuju ke sekolah seperti prajurit kecil, membuat satu barisan.  \nRaju berjalan lebih cepat dan lebih cepat. Dia sangat penasaran dengan teman sekolah barunya, dan ingin melihat mereka daridekat.  \nAkhirnya, Raju berhasil menyusul bentukbentuk aneh di depannya tadi. Melihatwajah mereka, mulut Raju ternganga karenaterkejut.  \nSeperti yang dia kira, bentuk-bentuk itu benar-benar sayur: kentang, ubi jalar, dansemua sayur umbi-umbian yang dia lihat dipasar.  \n”Apa? Kalian benar-benar sayur?” Pertanyaanitu langsung keluar dari mulut Raju sebelum dia menyadarinya. Sayur-sayuran tidak menjawab. Mereka hanya berpandangan satu sama lain, tertawa melihat Raju terkejut.  \n”Kalian mau ke mana?” tanya Raju penasaran .”Ke mana lagi?” kata sayur, menjawabserempak.”Kami menuju sekolahmu!”  \nRaju mengangguk. Dia tidak tahu apa yang harus dia katakan. Raju melanjutkan perjalanannya ke sekolah.  \nSetelah beberapa saat, Raju melihat ke belakang untuk memastikan sayur-sayur tersebut masih ada. Raju terkejut untuk kedua kalinya pagi itu. Barisan sayur daunanhijau bergabung dengan sayur umbi-umbian. Mereka juga berbaris menuju sekolah Raju, sambil menyandang tas sekolah.","cbCaisKhyO6OolAi","https://ap.wps.com/l/cbCaisKhyO6OolAi","pdf",831900,3,1,16,"Indonesian","id",113,"# Cerita\n## Raju Berangkat ke Sekolah\n## Pertemuan dengan Sayuran\n## Kejutan Kedua","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Raju, seorang anak yang sangat suka bersekolah.\"},{\"question\":\"Apa yang Raju lihat secara tidak biasa saat berangkat ke sekolah?\",\"answer\":\"Raju melihat bentuk-bentuk aneh yang ternyata adalah sayur-sayuran berjalan menuju sekolah sambil membawa tas sekolah.\"},{\"question\":\"Sayuran jenis apa saja yang muncul dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Dalam cerita ini muncul sayuran umbi-umbian seperti kentang dan ubi jalar, serta sayuran daun hijau.\"}]",1783913227,25,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"the-day-the-vegetables-went-to-school","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/the-day-the-vegetables-went-to-school/56827/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-20","2026-07-13",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Raju, seorang anak yang sangat suka bersekolah.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa yang Raju lihat secara tidak biasa saat berangkat ke sekolah?",{"text":80,"@type":76},"Raju melihat bentuk-bentuk aneh yang ternyata adalah sayur-sayuran berjalan menuju sekolah sambil membawa tas sekolah.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Sayuran jenis apa saja yang muncul dalam cerita ini?",{"text":84,"@type":76},"Dalam cerita ini muncul sayuran umbi-umbian seperti kentang dan ubi jalar, serta sayuran daun hijau.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]