[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-158217-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-158217-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","the-contribution-of-adversity-quotient-to-anxiety-in-twelfth-grade-students-in-preparation-for-state-university-entrance-exams","KONTRIBUSI ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP KECEMASAN PADA SISWA KELAS XII DALAM PERSIAPAN UJIAN MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI","","Kajian ini menelaah kontribusi adversity quotient terhadap kecemasan pada siswa kelas XII yang mempersiapkan ujian masuk perguruan tinggi negeri. Proses persiapan seleksi PTN kerap menjadi sumber tekanan psikologis yang besar akibat persaingan ketat, kuota penerimaan yang terbatas, serta tuntutan dari lingkungan sekitar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 389 siswa kota Padang melalui simple random sampling. Hasil regresi linear sederhana menunjukkan kontribusi negatif dan signifikan adversity quotient terhadap kecemasan (p \u003C 0,05), dengan R² sebesar 0,489 yang berarti 48,9% variasi kecemasan dijelaskan oleh adversity quotient.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/the-contribution-of-adversity-quotient-to-anxiety-in-twelfth-grade-students-in-preparation-for-state-university-entrance-exams/158217/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/the-contribution-of-adversity-quotient-to-anxiety-in-twelfth-grade-students-in-preparation-for-state-university-entrance-exams/158217.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Sophia Brooks","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-08-29",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":30},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Bagaimana adversity quotient berkontribusi terhadap kecemasan siswa kelas XII dalam persiapan ujian masuk PTN?","Question",{"text":62,"@type":63},"Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan adversity quotient memberikan kontribusi negatif dan signifikan terhadap kecemasan siswa (p \u003C 0,05). Artinya, semakin tinggi adversity quotient, semakin rendah kecemasan saat menghadapi ujian.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Mengapa persiapan seleksi masuk PTN dianggap sebagai sumber tekanan psikologis bagi siswa?",{"text":67,"@type":63},"Persiapan seleksi PTN menimbulkan tekanan karena persaingan yang ketat, kuota penerimaan yang terbatas, serta tuntutan dari lingkungan sekitar.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Metode dan sampel apa yang digunakan dalam penelitian ini?",{"text":71,"@type":63},"Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel terdiri dari 389 siswa di kota Padang yang dipilih menggunakan simple random sampling.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},158217,1787997153,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,104,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":105,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":30,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":141},962084925636,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_994ba38a5ba835b3df7d355c54d3ed8d","[https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v5i3.5760](https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v5i3.5760)  \nKONTRIBUSI ADVERSITY QUOTIENT TERHADAPKECEMASAN PADA SISWA KELAS XII DALAM PERSIAPAN UJIAN MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI  \nThe Contribution of Adversity Quotient to Anxiety in Twelfth Grade Students in Preparation for State University Entrance Exams  \nAfifa Putri Syafira & Roza Eva Susanti  \nUniversitas Negeri Padang  \n[afifaputrisyafira538@gmail.com](afifaputrisyafira538@gmail.com)  \nArticle Info:  \n\n| Submitted: | Revised: | Accepted: | Published: |\n| --- | --- | --- | --- |\n| Apr 13, 2025 | Apr 27, 2025 | May 9, 2025 | May 14, 2025 |\n\nAbstract  \nThis study investigates the contribution of adversity quotient to anxiety among twelfthgrade students preparing for the state university entrance examination. The preparation process for admission to state universities (PTN) frequently constitutes a substantial source of psychological pressure for students, primarily due to intense competition, restricted admission quotas, and external expectations from the surrounding environment. This research employed a quantitative methodology witha correlational design. The sample comprised 389 students in the city of Padang, selected using a simple random sampling technique. The findings of a simple linear regression analysis demonstrated a significant negative contribution of adversity quotient to anxiety, with a significance value of .000 (p \u003C .05). Furthermore, the coefficient of determination (R²) was reported at .489, indicating that the adversityquotient variable contributes 48.9% to the anxiety experienced by students in the context of university entrance preparation. Therefore, the higher the level of adversity quotient in twelfth-grade students, the lower their level of anxiety in facing the examination.  \nKeywords: Adversity Quotient, Anxiety, Twelfth-Grade Students, State University Entrance Exam  \nAbstrak: Tujuan kajian ini ialah untuk mengetahui kontribusi adversity quotient terhadap kecemasanpada siswa kelas XII dalam persiapan ujian masuk perguruan tinggi negeri. Persiapan seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) sering kali menjadi sumber tekanan yang signifikan bagi siswa, terutama karena ketatnya persaingan, terbatasnya kuota penerimaan, dan tekanan dari lingkungansekitar. Kajian ini menggunakan metode kuantitif dengan pendekatan korelasional. Sampel yang dipilih pada kajian ini terdiri dari 389 siswa di kota Padang dengan teknik pemilihan sampel yaitu simple random sampling. Hasil analisis regresi linear sederhana mengindikasikan adanya kontribusinegatif yang signifikan antara adversity quotient terhadap kecemasan yang menjelaskan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 (P\u003C0,05) . Selain itu, diperoleh nilai R Square sebesar 0,489, yang berarti bahwa variabel adversitu quotient dalam persiapan seleksi masuk PTN mampu berkontribusi sebesar 48,9% terhadap kecemasan yang dialami siswa. Maka dari itu, jika tingkatan adversity quotient semakin tinggi pada siswa kelas XII, maka akan semakin menurun tingkat kecemasan siswa dalam menghadapi ujian.  \nKata Kunci: Adversity Quotient, Kecemasan, Siswa Kelas XII, Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri.  \nPENDAHULUAN  \nPendidikan penting bagi kehidupan seseorang guna berkontribusi terhadappeningkatan kualitas hidup. Peningkatan kualitas hidup seseorang didasari dengan tujuan utama misi pendidikan yaitu dalam membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas (Gunada et al., 2023) . Para generasi muda harus memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan, khususnya di tingkat SMA. Hal ini menjadikan generasi bangsa diharapkandapat berperan sebagai agent of change atau generasi perubahan (Prilisa, Enjang, & Effendi, 2024) . Generasi perubahan ini dapat membentuk masa depan bangsa melalui pendidikan tinggi, berkompeten, dan mampu menciptakan kemajuan yang bernilai positif.  \nSiswa kelas XII merupakan bagian dari generasi pelopor perubahan di masa depan. Hal ini berkaitan dengan masa transisi siswa kelas XII ya","cbCaid2ioBtmqlBZ","https://ap.wps.com/l/cbCaid2ioBtmqlBZ","pdf",366169,17,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Pendidikan dan pentingnya melanjutkan ke perguruan tinggi\n## Siswa kelas XII dan transisi menuju ujian masuk\n## Perguruan tinggi negeri dan sistem seleksi\n## Tekanan terkait kuota serta jalur seleksi PTN","[{\"question\":\"Bagaimana adversity quotient berkontribusi terhadap kecemasan siswa kelas XII dalam persiapan ujian masuk PTN?\",\"answer\":\"Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan adversity quotient memberikan kontribusi negatif dan signifikan terhadap kecemasan siswa (p \\u003c 0,05). Artinya, semakin tinggi adversity quotient, semakin rendah kecemasan saat menghadapi ujian.\"},{\"question\":\"Mengapa persiapan seleksi masuk PTN dianggap sebagai sumber tekanan psikologis bagi siswa?\",\"answer\":\"Persiapan seleksi PTN menimbulkan tekanan karena persaingan yang ketat, kuota penerimaan yang terbatas, serta tuntutan dari lingkungan sekitar.\"},{\"question\":\"Metode dan sampel apa yang digunakan dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel terdiri dari 389 siswa di kota Padang yang dipilih menggunakan simple random sampling.\"}]","KONTRIBUSI ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP KECEMASAN PADA SISWA KELAS XII DALAM PERSIAPAN UJIAN MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI | PDF",26]