[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-608239-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":83,"doc-detail-608239-id":130},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":76,"head_meta":78,"extra_data":80,"updated_unix":82},113,"id","the-construction-of-meaning-in-the-marital-experience-of-husbands-with-narcissistic-personality-disorder-npd-partners-an-existential-phenomenological-study","Konstruksi Makna Pengalaman Matrimonial Suami dengan Pasangan Narcissistic Personality Disorder (NPD) - Studi Fenomenologi Eksistensial","","Gangguan Kepribadian Narsistik (NPD) pada istri membentuk dinamika relasi pernikahan yang destruktif, namun pengalaman suami sebagai korban sering terabaikan. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi eksistensial ini melibatkan tujuh suami melalui purposive sampling, dengan data dari wawancara mendalam dan analisis model Colaizzi. Temuan menunjukkan empat tema utama: hipervigilansi dalam ketegangan konstan, erosi identitas dan harga diri, relasi eksploitatif dan objektifikasi, serta strategi koping dan survival di bawah tekanan. Dinamika tersebut mengikis kualitas pernikahan sekaligus memicu pencarian makna eksistensial serta agensi suami.",{"@graph":14,"@context":75},[15,34,54],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/the-construction-of-meaning-in-the-marital-experience-of-husbands-with-narcissistic-personality-disorder-npd-partners-an-existential-phenomenological-study/608239/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":48,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":49,"interactionStatistic":50},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/the-construction-of-meaning-in-the-marital-experience-of-husbands-with-narcissistic-personality-disorder-npd-partners-an-existential-phenomenological-study/608239.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Supernature","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-17",true,{"@type":51,"interactionType":52,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":53},"ViewAction",{"@type":55,"mainEntity":56},"FAQPage",[57,63,67,71],{"name":58,"@type":59,"acceptedAnswer":60},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":61,"@type":62},"Penelitian ini bertujuan mengonstruksi makna pengalaman matrimonial suami yang hidup dengan pasangan NPD.","Answer",{"name":64,"@type":59,"acceptedAnswer":65},"Bagaimana metode penelitian dilakukan?",{"text":66,"@type":62},"Penelitian kualitatif menggunakan pendekatan studi fenomenologi eksistensial, melibatkan tujuh suami yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan lewat wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan model Colaizzi.",{"name":68,"@type":59,"acceptedAnswer":69},"Apa saja empat tema utama temuan penelitian?",{"text":70,"@type":62},"Temuan mengungkap: (1) Hipervigilansi dan kehidupan dalam ketegangan konstan; (2) Erosi identitas dan harga diri; (3) Relasi eksploitatif dan objektivikasi; serta (4) Strategi koping dan survival dalam tekanan.",{"name":72,"@type":59,"acceptedAnswer":73},"Mengapa pengalaman suami korban NPD penting dalam studi ini?",{"text":74,"@type":62},"Suami korban NPD tidak pasif, tetapi agen aktif yang berusaha menemukan makna dan mempertahankan agensi di tengah penderitaan. Studi ini juga menekankan perlunya intervensi yang sensitif gender dan memvalidasi pengalaman korban laki-laki yang sering tidak terlihat.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":77,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":79,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":81,"site_id":7},608239,1792225042,{"code":4,"msg":84,"data":85},"success",[86,91,95,99,103,107,110,114,118,122,126],{"id":87,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":88,"show_sort_weight":89,"slug":90},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":92,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":89,"slug":94},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":89,"slug":98},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":89,"slug":102},51,"Komik","comic",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":89,"slug":106},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":89,"slug":109},54,"research-report",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":112,"show_sort_weight":89,"slug":113},49,"Sastra","literature",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":116,"show_sort_weight":89,"slug":117},52,"Teknologi","technology",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":120,"show_sort_weight":89,"slug":121},50,"Ujian","exam",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":124,"show_sort_weight":89,"slug":125},57,"Umum","general",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":128,"show_sort_weight":4,"slug":129},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":84,"data":131},{"doc_id":81,"user_id":132,"nickname":42,"user_avatar":133,"doc_module":4,"category_id":108,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":134,"file_id":135,"file_url":136,"file_type":137,"file_size":138,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":139,"language":140,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":141,"faqs":142,"seo_title":143,"seo_description":12,"update_tm":82,"read_time":144},962093270004,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","Konstruksi Makna Pengalaman Matrimonial Suami dengan Pasangan Narcissistic Personality Disorder (NPD): Studi Fenomenologi Eksistensial  \nThe Construction of Meaning in the Marital Experience of Husbands with Narcissistic Personality Disorder (NPD) Partners: An Existential  \nPhenomenological Study  \nHarry Yulianto  \nProgram Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YPUP Makassar  \nEmail: [harryyulianto.stieypup@gmail.com](harryyulianto.stieypup@gmail.com)  \nArticle Info  \nArticle history :  \nReceived : 05-11-2025  \nRevised : 06-11-2025  \nAccepted : 08-11-2025  \nPulished : 10-11-2025  \nAbstract  \nNarcissistic Personality Disorder (NPD) in wives creates destructive marital dynamics. However, the husband's perspective as a victim remains neglected in the literature. This study aims to construct the meaning of the marital experience of husbands living with NPD partners. Methods: This qualitative research with an existential phenomenological study approach involved seven husbands as participants selected via purposive sampling. Data were collected through indepth interviews and analyzed using Colaizzi's model. The findings revealed four main themes representing the construction of the husbands' experiences: (1) Hypervigilance and Life in Constant Tension; (2) Erosion of Identity and SelfEsteem; (3) Exploitative and Objectifying Relationship; and (4) Coping and Survival Strategies under Pressure. These dynamics systemically eroded marital quality, creating an exhausting \"psychological prison\" while simultaneously triggering an existential search for meaning. Husband victims of NPD were not passive entities but active agents who strive to find meaning and maintain agency amidst suffering. This study highlights the urgency for gender-sensitive interventions and validates the unique experiences of male victims, often concealed due to masculine norms.  \nKeywords: Existential Phenomenology, Marital Experience, Narcissistic  \nPersonality Disorder  \nAbstrak  \nGangguan Kepribadian Narsistik (NPD) pada istri menciptakan dinamika relasi marital yang destruktif. Namun, perspektif suami sebagai korban masih terabaikan dalam literatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi makna pengalaman matrimonial suami yang hidup dengan pasangan NPD. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi eksistensial ini melibatkan tujuh suami sebagai partisipanyang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan model Colaizzi. Temuan mengungkap empat tema utama yang merepresentasikan konstruksimakna pengalaman suami: (1) Hipervigilansi dan Kehidupan dalam Ketegangan Konstan; (2) Erosi Identitas dan Harga Diri; (3) Relasi Eksploitatif dan Objektivikasi; serta (4) Strategi Koping dan Survival dalam Tekanan. Dinamika ini secara sistemik mengikis kualitas pernikahan, menciptakan \"penjara psikologis\" yang melelahkan, serta memicu proses pencarian makna eksistensial. Suami korban NPD bukanlah pihak yang pasif, melainkan agen aktif yang berusaha menemukan makna dan mempertahankan agency di tengah penderitaan. Penelitian ini menekankan urgensi intervensi yang sensitif gender dan memvalidasi pengalaman unik korban laki-laki, yang sering disembunyikan akibat norma maskulinitas.  \nKata Kunci: Eksploitasi Relasional, Fenomenologi Eksistensial, Gangguan Kepribadian Narsistik.  \nPENDAHULUAN  \nGangguan Kepribadian Narsistik (Narcissistic Personality Disorder/NPD) merupakan suatu kondisi gangguan kepribadian yang dicirikan oleh pola grandiositas, kebutuhan akan pujian, dan kurangnya empati yang menetap (American Psychiatric Association, 2022) . Karakteristik ini, ketika termanifestasi pada konteks pernikahan, akan menciptakan dinamika relasi yang sangattidak seimbang dan eksploitatif. Individu dengan NPD cenderung memandang pasangan sebagai perluasan dari diri mereka sendiri (self-object) yang berorientasi untuk memuaskan kebutuhanemosional dan psikologis mereka, sehingga seringkali mengabaikan kebut","cbCaidLMrbC3nCFH","https://ap.wps.com/l/cbCaidLMrbC3nCFH","pdf",531450,22,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Latar belakang dan karakteristik NPD dalam pernikahan\n## Kesenjangan literatur: fokus pada istri sebagai korban\n## Nuansa penderitaan suami dalam konstruksi sosial gender\n## Bentuk kekerasan psikologis dalam pernikahan","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini bertujuan mengonstruksi makna pengalaman matrimonial suami yang hidup dengan pasangan NPD.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode penelitian dilakukan?\",\"answer\":\"Penelitian kualitatif menggunakan pendekatan studi fenomenologi eksistensial, melibatkan tujuh suami yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan lewat wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan model Colaizzi.\"},{\"question\":\"Apa saja empat tema utama temuan penelitian?\",\"answer\":\"Temuan mengungkap: (1) Hipervigilansi dan kehidupan dalam ketegangan konstan; (2) Erosi identitas dan harga diri; (3) Relasi eksploitatif dan objektivikasi; serta (4) Strategi koping dan survival dalam tekanan.\"},{\"question\":\"Mengapa pengalaman suami korban NPD penting dalam studi ini?\",\"answer\":\"Suami korban NPD tidak pasif, tetapi agen aktif yang berusaha menemukan makna dan mempertahankan agensi di tengah penderitaan. Studi ini juga menekankan perlunya intervensi yang sensitif gender dan memvalidasi pengalaman korban laki-laki yang sering tidak terlihat.\"}]","Konstruksi Makna Pengalaman Matrimonial Suami dengan Pasangan Narcissistic Personality Disorder (NPD) - Studi Fenomenologi Eksistensial | PDF",34]