[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-232491-113":53,"doc-detail-232491-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","the-adaptation-process-of-papuan-students-in-pekanbaru-dealing-with-culture-shock","Proses Adaptasi Mahasiswa Papua di Pekanbaru - Menghadapi Culture Shock","","Penelitian ini mengkaji proses adaptasi mahasiswa Papua yang menempuh pendidikan di Pekanbaru ketika menghadapi culture shock. Kehidupan mahasiswa rantau dalam fase adaptasi dinilai menarik karena kegagalan beradaptasi kerap dipicu oleh kesiapan diri menghadapi budaya baru. Penelitian bertujuan menjelaskan tahapan adaptasi mahasiswa Papua selama berada di Pekanbaru. Teori Young Y. Kim digunakan melalui perencanaan dan empat fase: bulan madu, frustasi, penyesuaian ulang, serta resolusi, dengan metode deskriptif kualitatif.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/the-adaptation-process-of-papuan-students-in-pekanbaru-dealing-with-culture-shock/232491/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/the-adaptation-process-of-papuan-students-in-pekanbaru-dealing-with-culture-shock/232491.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"wps_ap_test_251126_0180","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-03","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa fokus utama penelitian tentang mahasiswa Papua di Pekanbaru?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penelitian berfokus pada proses adaptasi mahasiswa Papua di lingkungan baru Pekanbaru ketika menghadapi culture shock.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana teori Young Y. Kim digunakan dalam penelitian ini?",{"text":115,"@type":111},"Teori Young Y. Kim digunakan melalui perencanaan dan empat fase adaptasi: fase bulan madu, fase frustasi, fase penyesuaian ulang, serta fase resolusi.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Metode apa yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data?",{"text":119,"@type":111},"Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},232491,1789072017,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},8796095027276,"https://avatar.qwps.com/avatar/d3BzX2FwX3Rlc3RfMjUxMTI2XzAxODA=","PROSES ADAPTASI MAHASISWA PAPUA DI PEKANBARU DALAM MENGHADAPI CULTURE SHOCK  \nSKRIPSI  \nDiajukan Kepada Kepala Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu (S1) Ilmu Komunikasi (S.I. Kom)  \nOleh:  \nFATWISINA PURBA  \nNIM. 11940323949  \nPRODI ILMU KOMUNIKASIFAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU  \nABSTRACT  \nNama : Fatwisina Purba  \nJurusan : Ilmu Komunikasi  \nJudul : Proses Adaptasi Mahasiswa Papua di Pekanbaru dalam  \nMenghadapi Culture Shock  \nKehidupan mahasiswa rantau dalam proses adaptasi merupakan hal yang menarik untuk diteliti. Melihat banyaknya masalah yang timbul karena gagaldalam beradaptasi sepertinya karena kurang kesiapan diri berhadapan dengan budaya baru. Mahasiswa yang berasal dari Papua menempuh pendidikan di Pekanbaru merupakan fokus pada penelitian ini, bagaimana mahasiswa Papua menjalani proses adaptasi di lingkungan baru. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui bagaimana proses adaptasi mahasiswa Papua selama berada di Pekanbaru dalam menghadapi culture Shock. Teori yang digunakan yaitu teori menurut Young Y. Kim berupa perencanaan ditambah dengan 4 faseuntuk membantu menjelaskan penelitian. Adapun penelitian ini berfokus padaperencanaan, fase bulan madu, fase frustasi, fase penyesuaian ulang dan faseresolusi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengambil 4 orang informan yang merupakan mahasiswa Universitas Riau yang berasal dari Papua. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan kondisi yang dialami masing-masing mahasiswa Papua dalam 5 fase adaptasi budaya: pada tahun pertama merupakan fase perencanaan dan fase bulan madu. Setelah berada 1 tahun di Pekanbaru merupakan fase frutstasi, artinya mahasiswa Papua mulaimenalami culture shock, setelah itu mahasiswa papua telah menemukan carauntuk dapat beradaptasi di Pekanbaru, sehingga pada tahun kedua mahasiswa papua telah merasa nyaman untuk menetap di Pekanbaru. Namun, mahasiswa Papua memilih bertahan dan menghadapi segala kondisi yang ada sehinggasecara keseluruhan mahasiswa Papua mampu beradaptasi di Pekanbaru.  \nKata kunci: Adaptasi, Mahasiswa Papua dan culture shock  \nABSTRACT  \nName : Fatwisina Purba  \nMajor : Communication  \nTitle : The Process of adaptation of papuan students in Pekanbaru  \nin dealing with culture shock.  \nThe life of overseas students in the adaptation process is an interesting thing to research. Seeing the many problems that arise due to failure to adapt seems to be due to lack of self-readiness in dealing with new cultures. Students who come from Papua studying in Pekanbaru are the focus of this research, how Papuan students undergo the adaptation process in a new environment. The purpose of this research is to find out how the adaptation process of Papuan students while in Pekanbaru in dealing with culture shock. The theory used is the theory according to Young Y. Kim in the form of planning coupled with 4 phases to help explain the research. The research focuses on planning, honeymoon phase, frustration phase, readjustment phase and resolution phase. This research uses descriptive qualitative research methods. This research took 4 informants who were students of Riau University who came from Papua. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, conclusion drawing. The results of this study indicate that there are different conditions experienced by each Papuan student in the 5 phases of cultural adaptation: in the first year is the planning phase and the honeymoon phase. After being in Pekanbaru for 1 year, it was the frustration phase, meaning that Papuan st","cbCaiqV8Zv2SyOYM","https://ap.wps.com/l/cbCaiqV8Zv2SyOYM","pdf",2103040,64,"Indonesian","# Kata Pengantar\n## Latar belakang penulisan dan ucapan terima kasih\n# Abstract\n## Tujuan penelitian\n## Teori dan fase adaptasi\n## Metode penelitian dan teknik pengumpulan data\n## Hasil penelitian dan tahapan adaptasi","[{\"question\":\"Apa fokus utama penelitian tentang mahasiswa Papua di Pekanbaru?\",\"answer\":\"Penelitian berfokus pada proses adaptasi mahasiswa Papua di lingkungan baru Pekanbaru ketika menghadapi culture shock.\"},{\"question\":\"Bagaimana teori Young Y. Kim digunakan dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Teori Young Y. Kim digunakan melalui perencanaan dan empat fase adaptasi: fase bulan madu, fase frustasi, fase penyesuaian ulang, serta fase resolusi.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.\"}]","Proses Adaptasi Mahasiswa Papua di Pekanbaru - Menghadapi Culture Shock | PDF",99]