[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48685-id":3,"doc-seo-48685-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},48685,687197207639,"Asher","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd",48,"Cerita & Novel","Terima Kasih Ibu Dokter","Buku cerita ini mengisahkan tentang Beni, seorang siswa yang berpamitan kepada ibunya sebelum berangkat sekolah. Ibunya berpesan agar Beni makan di rumah dan tidak membeli makanan sembarangan di luar. Saat jam istirahat, Beni merasa lapar dan teringat bahwa ia masih memiliki uang di sakunya. Ia pun berlari ke warung dekat sekolah dan membeli jajanan pedas. Setelah memakannya, Beni merasa kepedasan dan meminta air minum kepada penjaga warung. Teman-temannya mulai pulang sekolah, dan Beni pun ikut pulang bersama mereka.  Di sore hari, Beni merasa lapar lagi dan makan masakan ibunya. Namun, saat menelan makanan, tenggorokannya terasa sakit. Orang tua Beni segera mengantarkannya ke Puskesmas. Ibu Dokter Rachfri Kirihio memeriksa Beni dan mendiagnosisnya menderita radang tenggorokan. Ibu Dokter memberikan Beni obat dan menasihatinya untuk tidak jajan sembarangan, melainkan membawa bekal makanan dan minuman dari rumah. Beni tersenyum mendengar nasihat tersebut dan berterima kasih kepada Ibu Dokter atas keramahannya. Pengalaman ini membuat Beni terkesan dan bercita-cita untuk menjadi dokter ketika besar nanti. Buku ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan dengan memilih makanan yang sehat dan menghindari jajanan yang tidak higienis, serta mengajarkan pentingnya rasa hormat dan terima kasih kepada tenaga medis.","Terima Kasih Ibu Dokter Rachfri Kirihio  \nSyafiuddin  \nBeni berpamitan kepada ibunya sebelumberangkat sekolah.”Beni, nanti makan dirumah ya!” kata Mama.”Jangan beli makanandi luar,” lanjut Mama. Beni langsung pergikarena takut terlambat tiba di sekolah.  \nHari semakin siang. Beni mulai merasa lapar. Beni memeriksa kantong celananya. Ternyata dia masih memiliki uang.  \nLonceng tanda usai sekolah berbunyi.  \nBeni berlari ke warung dekat sekolah. Benimembeli jajanan yang pedas.  \nBeni merasa kepedasan. Beni minta air minum kepada penjaga warung. Beni langsung meminum air sampai habis.  \nTeman-teman Beni mulai berjalan pulang.”Saya ikut!” kata Beni sambil mengunyah makanan.  \nSore harinya, Beni merasa lapar. Beni makan masakan Mama. Ketika menelan makanan, tenggorokannya terasa sakit.”Bapak, tenggorokan saya sakit,” rintih Beni.  \nOrang tua Beni mengantar  \nBeni ke Puskesmas . Ibu Dokter memeriksa Beni.”Beni sakit radang tenggorokan,” jelas Ibu Dokter. Ibu Dokter memberi Beni obat.  \nIbu Dokter memberi nasihat kepada Beni. ”Beni tidak boleh jajan sembarangan!” saran Ibu Dokter.”Sebaiknya membawa makanandan minumam dari rumah,” kata Ibu Dokter. Beni tersenyum mendengar nasihat dari Ibu Dokter.  \n”Iya Ibu, terima kasih atas nasihatnya,”  \nkata Beni. Beni sangat terkesan dengankeramahan Ibu Dokter. Kelak, Beni ingin sekali menjadi dokter.”Jika Beni besar nanti, Beni ingin menjadi dokter,” kata Beni.","cbCaieqQ3VjgzdYP","https://ap.wps.com/l/cbCaieqQ3VjgzdYP","pdf",2220471,2,1,15,"Indonesian","id",113,"# Cerita Beni\n## Berangkat Sekolah\n## Jajan di Luar\n## Sakit Tenggorokan\n## Nasihat Ibu Dokter\n## Cita-cita Beni","[{\"question\":\"Mengapa Beni sakit radang tenggorokan?\",\"answer\":\"Beni sakit radang tenggorokan karena ia jajan sembarangan di luar sekolah.\"},{\"question\":\"Apa nasihat yang diberikan Ibu Dokter kepada Beni?\",\"answer\":\"Ibu Dokter menasihati Beni untuk tidak jajan sembarangan dan sebaiknya membawa bekal dari rumah.\"},{\"question\":\"Apa cita-cita Beni setelah bertemu Ibu Dokter?\",\"answer\":\"Setelah bertemu Ibu Dokter, Beni ingin sekali menjadi dokter.\"}]",1783570402,23,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"thank-you-doctor-mom","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,47,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",{"item":48,"name":12,"@type":43,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/thank-you-doctor-mom/48685/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-15","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa Beni sakit radang tenggorokan?","Question",{"text":75,"@type":76},"Beni sakit radang tenggorokan karena ia jajan sembarangan di luar sekolah.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa nasihat yang diberikan Ibu Dokter kepada Beni?",{"text":80,"@type":76},"Ibu Dokter menasihati Beni untuk tidak jajan sembarangan dan sebaiknya membawa bekal dari rumah.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa cita-cita Beni setelah bertemu Ibu Dokter?",{"text":84,"@type":76},"Setelah bertemu Ibu Dokter, Beni ingin sekali menjadi dokter.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]