[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-148984-113":53,"doc-detail-148984-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","terselubung-kejadian-contemporary-christianity","TERSELUBUNG KEJADIAN - Kekristenan Kontemporer","","Buku ini mengulas evolusi institusi Kekristenan modern melalui pembacaan historis yang menyingkap gagasan, pola pikir, mentalitas, etos, daya hidup batin, dan kesadaran yang bekerja dalam sejarah. Fokus utama ada pada relasi antara agama dan negara, termasuk kerja sama yang semestinya menyejahterakan bersama namun berulang kali tergelincir menjadi kepentingan terselubung yang eksklusif. Hasilnya mengarah pada kebutuhan corak kerja sama yang lebih luas dan mendasar: tidak berwatak otoritarian dan tidak menguasai pihak lain, tetapi menata ulang hubungan demi kemanusiaan dan kehidupan.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":10,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/terselubung-kejadian-contemporary-christianity/148984/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/terselubung-kejadian-contemporary-christianity/148984.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Gloria","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-08-27",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",9,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa fokus utama buku TERSELUBUNG KEJADIAN - Kekristenan Kontemporer?","Question",{"text":110,"@type":111},"Buku menelaah sejarah institusi Kekristenan dan menyingkap gagasan serta karakter ke-dir-ian paguyuban/patembayan Kekristenan dalam perjalanan kontemporernya.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana buku memandang hubungan antara negara dan agama?",{"text":115,"@type":111},"Hubungan keduanya pada awalnya ditujukan untuk kesejahteraan bersama, tetapi berulang kali kerja sama dilepas demi kepentingan terselubung yang eksklusif dan egosentrik.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Corak kerja sama seperti apa yang dibutuhkan menurut buku ini?",{"text":119,"@type":111},"Dibutuhkan kerja sama yang lebih luas dan mendasar atas soal dunia, kemanusiaan, dan kemasyarakatan, dengan meninggalkan otoritarianisme dan penguasaan atas pihak lain.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},148984,1787789949,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":8,"category_name":10,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},2336474459895,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/22000baeef7a5ed0655?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786071322749376916","Antonius Eddy Kristiyanto,OFM  \nErakontemporer(tiga abad terakhir)Kekristenan sarat dengan peristiwahistoris.Pada cra ini disingkapkan sifat dan karakter ke-dir-an paguyubandan patembayan Kekristenan yang terus berevolusi.Dari kesatuannyadengan penguasa dan kekuasaan sipil(negara)sampai pemisahan,bahkanperseteruan,mengajarkan hikmat dan kearifan.  \nTERSELUBUNG KEJADIAN  \nPaguyuban Kekristenan itu berakhir menjadi institusi,yangmenekankan kembali moralitas,sebagaimana agama mesti discbut demikian.Institusi Gereja pada masa silam begitu menyatu,bahkan menikmati dandisalahgunakan olch kekuasaan sekular(yakni negara).  \nMemang,dua entitas (negara dan agama)dalam kerja samanya yangdimaksudkan untuk kesejahteraan bersama bisa sangar \"seksi\".Namun,berulang kali kerja sama itu dilepeh demi kepentingan terselubung yangternyata bersifat eksklusif dan egosentrik,serta mengorbankan manusia dankehidupan.  \nWujud perjumpaan dua entitas itu kini mengarah pada cakupanyang lebih luas dan mendasar,pada soal-soal dunia,kemanusiaan,dankemasyarakatan.Maka,dunia ini menuntut corak kerja sama,bukanotoritarianisme dan penguasaan-atas-yang-lain.  \nJadi,dalam kebersamaan terjadilah peristiwa yang memengaruhi,menyentuh,memiliki hubungan,termasuk bumi pertiwi dan semesta alam.Catatan dan pemikiran historis dalam karya ini menyingkapkan banyak halyang terselubung.  \nGagasan,cara berpikir,alam pikiran,mental,etos,daya hidup,suasanabatin,kesadaran,bahkan clan vital itu dalam era kontemporer Kekristenanmenjadi jiwa(Geist)yang tersclubung.Dengan begitu,daya tumbuh yangmembuahkan kehidupan inilah yang disingkap olch Kekristenan yangmendunia.  \nAntonius Eddy Kristiyanto,0FM  \nAntonius Eddy Kristiyanto,OFM  \nSeorang Fransiskan(OFM)menulis disertasi tentang UskupKaam Burub,Wilbeln Emmanwel von Kerteler(1811-1877)diUniversitas Gregoriana,Roma(ltalia);dan profesor SejarahGereja di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara,Jakarta.Bukuini melengkapi dua buku sebelumnya:Gagasan yang MenjadiPeristitua.Sketsa Sejarah Gereja Abad I-XV(Cet.6,2019)Refornasi dari Dalam.Sejanzh Gereja Zaman Modern(Cet.5.2019).Surel:eddy.kristiyanto@driyarkara.ac.id  \nPENERBIT PT KANISIUS  \nISBN 97B-979-21-7325-3  \n91789792173253  \n1022001033  \nHagsP Jowa Rp145.000.  \nTERSELUBUNG KEJADIAN  \n06U8      7  \n\n| Ketentuan Pidana  \u003Cbr>Pasal 113 Undang-undang No.28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta  \u003Cbr>1.Setiap orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak okonoml sebagaimana  \u003Cbr>dimaksud dnlam Pasal 9 ayat(1)hurufi untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan  \u003Cbr>pidane penjarapaling lama 1(satujtahun dan atau pidana denda paling banyak Rp100.000.000.00  \u003Cbr>(seratus juta rupiah).  \u003Cbr>2.Setiap orang yang dengan tanpa hak dan atau tanpa izin Pencipta atau pemogang Hak Cipta  \u003Cbr>melakukan pelanagaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1)  \u003Cbr>hurut c.huruf d.huruft.dan atau hunuf h.untuk Pengqunaan Secara Konerslal dipidana dengan  \u003Cbr>Ddanapenianpa ing ama3ttinaitahundanaa  pindanadendaoaling banyakRns00000000.0  \u003Cbr>(lima ratus juta rupiani  \u003Cbr>3 Sean ormna yand denoan tanoe hakdan atu tanD3 lzin Pencinta atnU beme0anc Hk Cirt  \u003Cbr>moakknn neinnon  annak  konomPencof   ghaonnnr dimakguddn nmPasa9ayat  lhuru  \u003Cbr>huni  h                 ntauhunufa   mfukPnrodunAanScarnKorersialdlpldana   naan p中n  \u003Cbr>Danla         inn    ma4[PrmD       ahuncan ntnunidnnndendnDn robnnvakRof     00100000  \u003Cbr>(satu miliar nupiah)  \u003Cbr>4 Setsn oarg vangmernenuh unsur eba0aimanadm  kgud pada ayat(3)yangdakukandiar  \u003Cbr>bentu   pombakan.do dana cenan pdana enara Da lina lama 10(SBDuuhitahn d  n ntnu  \u003Cbr>pidana denda paling banyak Rp4.000.000.000,00(empat miliar rupiah)   |\n| --- |\n\n# TERSELUBUNG KEJADIANKekristenanKontemporer\n\nAntonius Eddy Kristiyanto,OFM  \nPENERBIT PT KANISIUS  \nPENERBIT PT KANISIUS  \nAnggota SEKSAMA Penerbit Katolik IndonesiaAnggota IKAPI(Ikatan Penerbit Indonesia)  \nJI.Cempaka 9,Deresan,Caturtunggal,Depok,Sleman,Daerah Istimewa Yogyakarta 55281,INDONESIATelepon(02","cbCaieyew24zRzEl","https://ap.wps.com/l/cbCaieyew24zRzEl","pdf",6522220,106,"Indonesian","# Pembuka\n## Dalam Hangatnya Ancien Regime\n## Terima Kasih, Revolusi Prancis!\n## Di Antara Dua \"Isme\"\n## Pio Nono & Muktamar\n## Nach Canossa Gehen Wir Nicht!\n## Mengapa Peduli pada Masalah Sosial?\n## Modernisme, Biang Kesesatan?\n## Di Dua Perang\n## Vatikan Dua\n## Kekristenan Pasca-Vatikan Dua\n# Penutup\n# Daftar Pustaka\n# Gambar dan Keterangan Sumber\n# Indeks Nama","[{\"question\":\"Apa fokus utama buku TERSELUBUNG KEJADIAN - Kekristenan Kontemporer?\",\"answer\":\"Buku menelaah sejarah institusi Kekristenan dan menyingkap gagasan serta karakter ke-dir-ian paguyuban/patembayan Kekristenan dalam perjalanan kontemporernya.\"},{\"question\":\"Bagaimana buku memandang hubungan antara negara dan agama?\",\"answer\":\"Hubungan keduanya pada awalnya ditujukan untuk kesejahteraan bersama, tetapi berulang kali kerja sama dilepas demi kepentingan terselubung yang eksklusif dan egosentrik.\"},{\"question\":\"Corak kerja sama seperti apa yang dibutuhkan menurut buku ini?\",\"answer\":\"Dibutuhkan kerja sama yang lebih luas dan mendasar atas soal dunia, kemanusiaan, dan kemasyarakatan, dengan meninggalkan otoritarianisme dan penguasaan atas pihak lain.\"}]","TERSELUBUNG KEJADIAN - Kekristenan Kontemporer | PDF",163]