[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-294005-113":53,"doc-detail-294005-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","teori-pengukuran-teori-pengukuran","Teori Pengukuran - Teori Pengukuran","","Materi ini menjelaskan teori pengukuran dalam konteks psikologi, mulai dari pengertian pengukuran sebagai proses pemberian angka atau label menurut aturan tertentu, hingga perbandingan objek ukur dengan alat ukur. Diuraikan karakteristik pengukuran meliputi proses terstandar, kuantifikasi berbentuk angka, posisi pada kontinum agar hasil antarr individu dapat dibandingkan, serta sifat deskriptif yang dapat dipetakan dalam klasifikasi. Selain itu dibahas kategori (kuantitatif dan kualitatif), jenis alat ukur (kuesioner, observasi, interview), contoh serta jenis tes psikologi dan jenjang level of measurement seperti ordinal.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/teori-pengukuran-teori-pengukuran/294005/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/teori-pengukuran-teori-pengukuran/294005.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Finn","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-02","2026-09-17",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa yang dimaksud dengan pengukuran menurut materi ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Pengukuran adalah proses atau prosedur untuk mengkuantifikasikan atribut dalam sebuah kontinum, melalui pemberian angka atau label sesuai aturan tertentu. Pengukuran juga dipahami sebagai pembandingan antara objek ukur dan alat ukurnya.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Apa saja karakteristik utama pengukuran?",{"text":115,"@type":111},"Pengukuran memuat prosedur terstandar (proses), menghasilkan angka (kuantifikasi), berada pada satu kontinum sehingga hasil antarindividu dapat dibandingkan (kontinum), dan dapat dipetakan dalam klasifikasi (deskriptif).",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Bagaimana kategori dan jenjang pengukuran dibedakan?",{"text":119,"@type":111},"Kategori pengukuran mencakup pengukuran kuantitatif yang menghasilkan data angka dan pengukuran kualitatif yang menghasilkan deskripsi atau narasi label/kategori. Jenjang pengukuran yang disebutkan meliputi pengukuran ordinal yang merangking orang/atribut secara berurutan tanpa kemungkinan skor sama.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},294005,1789672544,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},34359740700684,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/1f400023980c374ae676?_k=1777273430885731487","TEORI PENGUKURAN  \nWahyu Widhiarso [ Fakultas Psikologi UGM ]  \nLOGO  \nPENGERTIAN Pengukuran  \n􀂙 Measurement the process of assigning numbers or labels to objects, events, or people, according to a particular set of rules (Kerlinger, 1986)  \n􀂙 Pengukuran adalah proses atau prosedur untuk mengkuantifikasikan atribut dalam sebuah kontinum  \n􀂙 Pengukuran adalah pembandingan antara objek ukur dengan alat ukurnya  \nPENGUKURAN FAKULTAS PSIKOLOGI UGM  \n􀂙 ‘Measure all that can be measured and render measurable all that defies measurement.’  \n􀂃 Galileo Galilei  \n􀂙 “If something exists, it exists in some amount. If it exists in some amount, then it is capable of being measured”  \n􀂃 Descartes.  \nPENGUKURAN FAKULTAS PSIKOLOGI UGM  \nKarakteristik Pengukuran  \n􀂙 PROSES  \n􀂃 Pengukuran memuat prosedur terstandar  \n􀂙 KUANTIFIKASI  \n􀂃 Pengukuran menghasilkan angka  \n􀂙 KONTINUM  \n􀂃 Karena berada pada satu kontinum, hasil pengukuran antarindividu dapat dibandingkan  \n􀂙 DESKRIPTIF  \n􀂃 Hasil pengukuran dapat dipetakan dalam klasifikasi  \nPENGUKURAN FAKULTAS PSIKOLOGI UGM  \nKategori Pengukuran  \n􀂙 Pengukuran Kuantitatif (quantitative measure)  \n􀂃 Menghasilkan data kuantitatif  \n􀂙 Pengukuran Kualitatif (qualitative inquiry)  \n􀂃 Menghasilkan deskripsi atau narasi label atau kategori  \nPENGUKURAN FAKULTAS PSIKOLOGI UGM  \nJenis Alat Ukur Psikologi  \n􀂙 Kuesioner  \n􀂃 Skala Kepuasan Pelanggan  \n􀂙 Observasi  \n􀂃 Observasi Perilaku Agresif Remaja  \n􀂙 Interview  \n􀂃 Pengatasan Masalah  \nPENGUKURAN FAKULTAS PSIKOLOGI UGM  \nContoh Pengukuran  \nPENGUKURAN FAKULTAS PSIKOLOGI UGM  \nJenis Tes Psikologi  \n􀂙 Speed vs Power  \n􀂃 Speed. Menekankan pada waktu pengerjaan tes. Semakin cepat semakin baik. Semakin banyak yang diselesaikan semakin baik.  \n􀂃 Power. Menekankan pada kualitas jawaban.  \n􀂙 Individual vs Klasikal  \n􀂃 Individual. Disajikan pada satu orang saja karena biasanya terdiridari berbagai macam tugas. Misalnya : Wartegg, BAUM  \n􀂃 Klasikal. Diberikan kepada beberapa orang dalam satu waktu. Misalnya : MMPI, Kraeplin  \n􀂙 Paper & Pencil vs . Performance  \n􀂃 Paper. Berbentuk essay atau multiple choice  \n􀂃 Performance. Kemampuan menyelesaikan tugas tertentu  \nPENGUKURAN FAKULTAS PSIKOLOGI UGM  \nJenjang Pengukuran (level of measurement)  \n􀂙 Pengukuran Ordinal (Ordinal Measures)  \n􀂃 Merangking orang/atribut dalam satu kontinum secaraberurutan dari yang memiliki muatan kecil hingga besar, atau sebaliknya  \n􀂃 Tidak dimungkinkan orang/atribut memiliki skor yang sama  \n| PETUNJUK. Urutkan yangaktivitas anda sukai dengan memberi nilai 1 sampai 5. |  |\n| --- | --- |\n| 1 | Membaca |\n| 3 | Berdiskusi |\n| 2 | Praktek |\n| 4 | Mengamati |\n\n\n| PETUNJUK. Berilah angka di kotak yang tersediasehingga jika dijumlahkan sama dengan 5. Angka tersebut menunjukkan besarnya minat anda |  |  |  |  |  |  |  |  |\n| --- | --- | --- | --- | --- | --- | --- | --- | --- |\n| | Membaca +\u003Cbr>Membaca +\u003Cbr>Berdiskusi + |  | | Berdiskusi\u003Cbr>Praktek\u003Cbr>Praktek |  |  | =\u003Cbr>=\u003Cbr>= | |\n| 1 | Membaca | 2 | Berdiskusi |  | 3 | Praktek |  |  |\n\nPENGUKURAN FAKULTAS PSIKOLOGI UGM","cbCaibqn0LkW49W2","https://ap.wps.com/l/cbCaibqn0LkW49W2","pdf",213533,16,"Indonesian","# Teori Pengukuran\n## Pengertian Pengukuran\n## Karakteristik Pengukuran\n## Kategori Pengukuran\n## Jenis Alat Ukur Psikologi\n## Contoh Pengukuran\n## Jenis Tes Psikologi\n## Jenjang Pengukuran (Level of Measurement)","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan pengukuran menurut materi ini?\",\"answer\":\"Pengukuran adalah proses atau prosedur untuk mengkuantifikasikan atribut dalam sebuah kontinum, melalui pemberian angka atau label sesuai aturan tertentu. Pengukuran juga dipahami sebagai pembandingan antara objek ukur dan alat ukurnya.\"},{\"question\":\"Apa saja karakteristik utama pengukuran?\",\"answer\":\"Pengukuran memuat prosedur terstandar (proses), menghasilkan angka (kuantifikasi), berada pada satu kontinum sehingga hasil antarindividu dapat dibandingkan (kontinum), dan dapat dipetakan dalam klasifikasi (deskriptif).\"},{\"question\":\"Bagaimana kategori dan jenjang pengukuran dibedakan?\",\"answer\":\"Kategori pengukuran mencakup pengukuran kuantitatif yang menghasilkan data angka dan pengukuran kualitatif yang menghasilkan deskripsi atau narasi label/kategori. Jenjang pengukuran yang disebutkan meliputi pengukuran ordinal yang merangking orang/atribut secara berurutan tanpa kemungkinan skor sama.\"}]","Teori Pengukuran - Teori Pengukuran | PDF",25]