[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-404145-113":53,"doc-detail-404145-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","teater-boneka","Teater Boneka","","Teater Boneka memuat bagian prolog tentang Erin yang tengah menyusun skenario cerita untuk pementasan di Teater Boneka Poppenkast. Proses penulisan berlangsung berulang karena Erin belum menemukan pembuka yang benar-benar tepat, sementara ia merasa cerita kali ini istimewa karena tidak ada hadiah lain yang bisa diberikan selain cerita dan pertunjukan terbaik. Narasi juga menghadirkan kutipan pembuka tentang singa jantan di hutan pedalaman Kalimantan, serta suasana ruang kerja yang sarat kenangan keluarga. Erin akhirnya memilih rehat sejenak untuk mencari kembali kejernihan dalam menulis.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":35,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/sastra/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/teater-boneka/404145/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/teater-boneka/404145.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"\tJames","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-03","2026-09-27",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Siapa yang sedang menyusun skenario dalam prolog Teater Boneka?","Question",{"text":109,"@type":110},"Tokoh Erin sedang menyusun skenario untuk dipentaskan minggu depan.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Apa alasan cerita yang ditulis Erin terasa istimewa?",{"text":114,"@type":110},"Erin merasa kali ini istimewa karena tidak ada lagi yang bisa dihadiahkannya pada teater peninggalan almarhum kakeknya, selain cerita dan pertunjukan terbaik.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Bagaimana Erin menanggapi kebuntuan saat menulis pembuka skenario?",{"text":118,"@type":110},"Erin merasa pikirannya buntu, lalu memilih rehat minum kopi dan kembali menenangkan diri di ruang kerja.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},404145,1791002267,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":34,"category_name":35,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":141,"read_time":142},2336474466412,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","METROPOP&milya husnaidi Orinthia LeeAyu RiannaGRAMEDIA WRITING PROJECTka  \n# Teater Boneka\n\nUndang-undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002Tentang Hak Cipta  \n# Lingkup Hak Cipta\n\nPasal 2:  \n1.Hak Cipta merupakan hak eksklusif bagi Pencipta atau PemegangHak Cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya,yang timbul secara otomatis setelah suatu ciptaan dilahirkan tanpamengurangi pembatasan menurut peraturan perundangan-undanganyang berlaku.  \n# Ketentuan Pidana:\n\nPasal 72  \n1Barangsiapa dengan sengaja melanggar dan tanpa hak melakukanperbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Ayat (1)atau Pasal49 Ayat (1)dan Ayat (2)dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1(satu)bulan dan/atau denda paling sedikitRp1.000.000,00(satu juta rupiah),atau pidana penjara paling lama7(tujuh)tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00(lima miliar rupiah).  \n2.Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan,memamerkan,mengedarkan,atau menjual kepada umum suatu ciptaan ataubarang hasil pelanggaran hak cipta atau hak terkait sebagaidimaksud pada Ayat(1)dipidana dengan pidana penjara palinglama 5(lima)tahun dan/atau denda paling banyak Rp500.000.000,00(lima ratus juta rupiah).  \nAyu Rianna,Orinthia Lee,Emilya Kusnaidi  \nieater Boneka  \nPenerbit PT Gramedia Pustaka UtamaJakarta  \nTEATER BONEKA  \nOleh Ayu Rianna,Orinthia Lee,Emilya Kusnaidi  \nGM 40101140044  \n◎ Penerbit PT Gramedia Pustaka UtamaGedung Gramedia Blok I,Lt.5JI.Palmerah Barat 29-33,Jakarta 10270  \nIlustrator sampul:www.HEVNgrafix.com  \nDiterbitkan pertama kali olehPenerbit PT Gramedia Pustaka Utamaanggota IKAPI,Jakarta,2014  \nwww.gramediapustakautama.com  \nHak cipta dilindungi oleh undang-undang.Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagianatau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit.  \nISBN 978-602-03-0371-0  \n320 hlm;20 cm  \nUntuk Ibu dan Bapak,yang doa dan dukungannyatidak pernah habis.-Ayu Rianna  \nThis book is dedicated to my beloved family;Papa dan Mama,Cipipi,Ciriri &Ech.Terima kasih karena selalu mendukung,meskipun awalnya berat banget.Terima kasih untuk semuanya,I love you all to the fullest.—Emilya Kusnaidi  \nBuku ini kudedikasikan untuk kalian semua yang tidak pernahbosan memberiku semangat.-Orinthia Lee  \nProlog  \n“ADA suatu hari,hiduplah singa jantan yang tinggaldi hutan,di pedalaman Kalimantan.…\"Erin mengumamlambat-lambat,membaca ulang kalimat pembuka yangtertera di layar laptopnya dengan kening berkerut penuhkonsentrasi.  \nSore itu,ia tengah menyusun skenario cerita untuk di-pentaskan minggu depan,di panggung ulang tahunTeater Boneka Poppenkast yang kelima puluh.Erin me-ngetik,lalu menghapus lagi.Mengetik,dan menghapuslagi.Hingga setengah jam berlalu,gadis itu masih belumjuga beranjak dari narasi pembuka skenarionya.Eriningin ceritanya kali ini benar-benar istimewa,karena ti-dak ada lagi yang bisa dihadiahkannya pada teater pe-ninggalan almarhum kakeknya itu,selain cerita dan per-tunjukan terbaik.  \n\"Suatu hari di hutan pedalaman Kalimantan,seekorsinga jantan sedang menyusuri jalan setapak berbatu,  \nmencari buruan untuk mengisi perutnya yang kelaparan.\"Erin membaca keras-keras kalimat yang baru selesai dike-tiknya lalu menelengkan kepalanya ke kanan,menim-bang-nimbang,namun tidak bisa memutuskan apakahpembukanya ini sudah cukup bagus atau ia perlu memu-tar otaknya sekali lagi.  \nErin menghela napas,pikirannya buntu.Ia perlu men-cari referensi.Atau memanggil Pak Gun untuk memintapertimbangan.Atau ia perlu rehat minum kopi sebentar.Erin akhirnya memilih opsi yang terakhir untuk dilaku-kan pertama kali,membawa tubuhnya yang langsing kepantry mungil sudut ruang kerja,memilih cangkir bermo-tif bunga kesayangannya,dan menyeduh kopi instanuntuk dirinya sendiri.  \nGadis itu menikmati kopinya sembari bersandar di sisijendela.Matanya memandang ke sekeliling ruangan.Le-mari buku kokoh yang memenuhi salah satu sisi dinding,deretan bingkai foto yang dipenuhi wajah-wajah hangatyang sangat dirindukannya,gramofon dan satu rak berisipiringan hitam,s","cbCairTtdMkwCmio","https://ap.wps.com/l/cbCairTtdMkwCmio","pdf",1924823,324,"Indonesian","# Lingkup Hak Cipta\n## Ketentuan Pidana: Pasal 72\n# Prolog","[{\"question\":\"Siapa yang sedang menyusun skenario dalam prolog Teater Boneka?\",\"answer\":\"Tokoh Erin sedang menyusun skenario untuk dipentaskan minggu depan.\"},{\"question\":\"Apa alasan cerita yang ditulis Erin terasa istimewa?\",\"answer\":\"Erin merasa kali ini istimewa karena tidak ada lagi yang bisa dihadiahkannya pada teater peninggalan almarhum kakeknya, selain cerita dan pertunjukan terbaik.\"},{\"question\":\"Bagaimana Erin menanggapi kebuntuan saat menulis pembuka skenario?\",\"answer\":\"Erin merasa pikirannya buntu, lalu memilih rehat minum kopi dan kembali menenangkan diri di ruang kerja.\"}]","Teater Boneka | PDF",1790546053,499]