[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-608231-113":53,"doc-detail-608231-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","taxation-reform-a-necessity-change-a-requirement-stories-behind-the-tax-reform","Reformasi adalah Keniscayaan, Perubahan adalah Kebutuhan - Cerita di Balik Reformasi Perpajakan","","Buku ini menyajikan narasi perjalanan Reformasi Perpajakan Jilid III mulai tahun 2016 hingga 2020, lengkap dengan gagasan bahwa reformasi merupakan keniscayaan dan perubahan adalah kebutuhan. Materi menekankan peran pajak sebagai sumber penerimaan negara untuk mendukung pemulihan ekonomi, termasuk saat pandemi, melalui prioritas belanja dan insentif bagi dunia usaha. Dokumen juga menyoroti arah reformasi di DJP: organisasi, inovasi layanan, penguatan sumber daya manusia, investasi tata kelola, serta modernisasi sistem informasi perpajakan.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/taxation-reform-a-necessity-change-a-requirement-stories-behind-the-tax-reform/608231/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/taxation-reform-a-necessity-change-a-requirement-stories-behind-the-tax-reform/608231.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Guten Appetit_Joghurt","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-19","2026-10-17",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":71},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa pesan utama buku ini tentang reformasi perpajakan?","Question",{"text":109,"@type":110},"Buku menegaskan bahwa reformasi adalah keniscayaan dan perubahan adalah kebutuhan. Reformasi dipandang sebagai upaya meningkatkan penerimaan negara serta membentuk proses dan progres yang lebih baik di lingkungan DJP.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Mengapa reformasi perpajakan dianggap penting bagi pemulihan ekonomi?",{"text":114,"@type":110},"Buku menyatakan bahwa penerimaan negara yang memadai, terutama dari pajak, diperlukan untuk membiayai belanja negara dan menstimulasi pemulihan ekonomi, termasuk dalam konteks tekanan akibat pandemi.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Apa yang didokumentasikan dalam Reformasi Perpajakan Jilid III?",{"text":118,"@type":110},"Buku mendokumentasikan potret perjalanan Reformasi Perpajakan Jilid III mulai 2016 sampai 2020 serta cerita di baliknya dalam bentuk narasi bertutur.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},608231,1792420021,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":71,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":141,"read_time":142},1374408768420,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","REFORMASI ADALAH KENISCAYAAN,  \nPERUBAHAN ADALAH KEBUTUHAN  \nCerita di Balik Reformasi Perpajakan  \n[www.](www.pajak.go.id)[pajak](www.pajak.go.id)[.go.id](www.pajak.go.id)  \nReformasi adalah Keniscayaan, Perubahan adalah Kebutuhan  \nCerita di Balik Reformasi Perpajakan  \nPenerbit  \nDirektorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan RI  \nTidak untuk diperjualbelikan  \nReformasi adalah Keniscayaan, Perubahan adalah Kebutuhan  \nCerita di Balik Reformasi Perpajakan  \nPenanggung Jawab:  \nSuryo Utomo  \nPengarah:  \nNeilmaldrin Noor  \nKetua Tim Penyusun Buku:  \nAni Natalia  \nSekretariat:  \nRiza Almanfaluthi, Agung Utomo, Arif Miftahur Rozaq, Bagas Satria Pamungkas, Farchan Noor Rachman, Nanang Priyadi, Rindawan Eko Prastyanto, Wiyoso Hadi  \nPenulis:  \nAbdul Hofir, Dhimas Wisnu Mahendra, Dwi Ratih Mutiarasari, Edmalia Rohmani, Endang Unandar, Fri Okta Fenni, Gitarani Prastuti, Herry Prapto, I Gusti Agung Yuliari, Indah Fitriana Astuti, Meirna Dianingtyas, Moh Makhfal Nasirudin, Netadea Aprina, Riza Almanfaluthi, Shinta Amalia, Sri Lestari Pujiastuti, Suyani, Tedy Iswahyudi  \nPenyunting:  \nRiza Almanfaluthi, Arif Miftahur Rozaq  \nPenguji-baca Halaman:  \nHotma Uli Naibaho, Tri Juniati Andayani, Zeanette Ariestika Nursiwi  \nCetakan pertama, Juni 2021  \nFotografi:  \nSlamet Rianto, Arief Kuswanadji, Paruhum Aurora Sotarduga Hutauruk, Erwan Muslim Yusuf Raja, Aji Kusumo Ardi, Zuhal Tafta Ichtiari, Gabriela Diandra Larasati, Muhammad Ainul Yaqin  \nDesain dan Tata Letak:  \nMuchamad Multhazam, Arif Nur Rokhman, Ilham Fauzi, Putri Indra Permatahati, Muhammad Fadli, Afrizal Ghifari Akbar, Mukhamad Wisnu Nagoro, Reggy Novri Purwandhy, Alif Indra Ramadhan, Jundi Muhammad Himmatul Fuad, Adzhana Ahnaf Pratama, Muhammad Elang S., Achmad Khani Raikhan  \nPenerbit  \nDirektorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan RI  \nJalan Gatot Subroto, Kav. 40-42, Jakarta 12190 Telp (+62) 21-525-0208  \nISBN 978-623-97203-1-5  \nKata Pengantar  \nMenteriKeuangan Republik Indonesia  \nAsalamualaikum Wr. Wb.  \nKeuangan negara saat ini tengah menghadapitekanan berat akibat pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) . Oleh karena itu, belanja negara harus diprioritaskan untuk penanganan pandemi, melindungi kelompok miskin dan rentan, serta mendukung pemulihan dunia usaha.  \nSecara konkretnya dalam bentuk program vaksinasi, pemberian berbagai bantuan sosial, dukungan pembiayaan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga insentif perpajakan untuk dunia usaha. Untuk itu, pemerintah melebarkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk dapat memenuhikebutuhan belanja tersebut.  \nUntuk membangun kembali pondasi ekonomi Indonesia, terutama di tengah pandemi Covid-19, seharusnya berasal daripenerimaan negara sendiri, terutama dari pajak. Sebab Indonesia harus segera memulihkan kembali defisit APBN agar pemerintah dapat menggunakan APBN untuk menstimulasi perekonomian.  \nTerkaithal tersebut, reformasi perpajakan menjadi hal yang sangat penting. Sebab reformasi perpajakan di berbagai bidang merupakanupaya untuk meningkatkan penerimaan negara dan menghasilkanrasio pajak yang meningkat. Dengan penerimaan negara yang memadai, tentunya dapat digunakan untuk membangun hal-hal yang sangat esensial dan penting bagi peningkatan kesejahteraan rakyat, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, bahkan di bidang pangan, pertahanan, dan keamanan.  \nSaya minta kepada seluruh jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk melanjutkan reformasi perpajakan sesuai Cetak Biru Transformasi Kelembagaan Kementerian Keuangan Tahun 2014— 2025. Melanjutkan reformasi di bidang organisasi, termasuk berbagai macam inovasi di bidang pelayanan, reformasi di bidang sumber daya manusia dengan peningkatan kapasitas dan kualitas jajaran DJP, juga investasi di bidang tata kelola, serta investasi dan reformasi di bidang sistem informasi perpajakan atau yang sekarang kita sebut Sistem Inti Administrasi Perpajakan (SIAP) .  \nSebagai sebuah ikhtiar positif, saya menyambut baik terbitnyabuku ini. Jalann","cbCails29pD5H0lS","https://ap.wps.com/l/cbCails29pD5H0lS","pdf",4728436,449,"Indonesian","# Kata Pengantar\n## Peran pajak dan reformasi perpajakan\n## Arah reformasi DJP dan harapan\n# Prakata\n## Latar perjalanan DJP dan reformasi\n## Reformasi sebagai keniscayaan, perubahan sebagai kebutuhan\n## Isi buku dan cakupan Jilid III","[{\"question\":\"Apa pesan utama buku ini tentang reformasi perpajakan?\",\"answer\":\"Buku menegaskan bahwa reformasi adalah keniscayaan dan perubahan adalah kebutuhan. Reformasi dipandang sebagai upaya meningkatkan penerimaan negara serta membentuk proses dan progres yang lebih baik di lingkungan DJP.\"},{\"question\":\"Mengapa reformasi perpajakan dianggap penting bagi pemulihan ekonomi?\",\"answer\":\"Buku menyatakan bahwa penerimaan negara yang memadai, terutama dari pajak, diperlukan untuk membiayai belanja negara dan menstimulasi pemulihan ekonomi, termasuk dalam konteks tekanan akibat pandemi.\"},{\"question\":\"Apa yang didokumentasikan dalam Reformasi Perpajakan Jilid III?\",\"answer\":\"Buku mendokumentasikan potret perjalanan Reformasi Perpajakan Jilid III mulai 2016 sampai 2020 serta cerita di baliknya dalam bentuk narasi bertutur.\"}]","Reformasi adalah Keniscayaan, Perubahan adalah Kebutuhan - Cerita di Balik Reformasi Perpajakan | PDF",1792224715,691]