[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-297816-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-297816-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","tajwid-al-quran-juridical-study-types-and-basic-applications","TAJWID AL-QUR’AN - KAJIAN HUKUM, MACAM-MACAM, DAN PENERAPAN DASAR","","Tajwid merupakan disiplin keilmuan yang mengatur tata cara pelafalan Al-Qur'an secara tepat dan benar. Kajian ini menelaah konsep fundamental tajwid serta kaidah bacaannya melalui metode studi kepustakaan dengan merujuk kitab klasik dan literatur pendidikan Islam kontemporer. Pembahasan berfokus pada definisi dan kedudukan hukum tajwid, kaidah nun sukun/tanwin serta mim sukun, dan kaidah mad, qalqalah, ghunnah, tafkhim, dan tarqiq. Setiap kaidah dianalisis meliputi definisi operasional, contoh penerapan, prosedur pelaksanaan, kesalahan lazim, serta implikasi pedagogis. Hasil kajian menegaskan kewajiban individual (fardhu'ain) sehingga penguasaan kaidah menjadi landasan esensial pendidikan Al-Qur'an, serta dianjurkan talaqqi untuk praktik lisan.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/","Agama & Spiritualitas",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/tajwid-al-quran-juridical-study-types-and-basic-applications/297816/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/tajwid-al-quran-juridical-study-types-and-basic-applications/297816.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Mason","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-02","2026-09-18",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":33},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa itu tajwid dan mengapa tajwid penting dalam membaca Al-Qur'an?","Question",{"text":62,"@type":63},"Tajwid adalah disiplin yang mengatur tata cara pelafalan Al-Qur'an secara tepat dan benar. Membaca dengan tajwid dinilai sebagai kewajiban karena kesalahan pelafalan dapat mengubah makna ayat secara substansial.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Apa saja fokus utama kajian tentang tajwid?",{"text":67,"@type":63},"Kajian menyoroti tiga tema pokok: definisi serta kedudukan hukum tajwid, kaidah nun sukun/tanwin dan mim sukun, serta kaidah mad, qalqalah, ghunnah, tafkhim, dan tarqiq beserta implikasinya dalam pembelajaran.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Bagaimana metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini?",{"text":71,"@type":63},"Penelitian menggunakan studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber data primer berasal dari kitab-kitab rujukan utama tajwid, sedangkan sumber sekunder mencakup artikel jurnal terbaru serta skripsi dan tesis yang relevan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},297816,1790217467,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,87,91,95,99,103,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":85,"slug":86},55,60,"religion-spirituality",{"id":88,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":85,"slug":90},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":92,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":85,"slug":94},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":85,"slug":98},51,"Komik","comic",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":85,"slug":102},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":85,"slug":106},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":85,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":85,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":85,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":85,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":84,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":33,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":141,"read_time":142},5909887256941,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","TAJWID AL-QUR’AN : KAJIAN HUKUM, MACAM-MACAM, DAN PENERAPAN DASAR  \nFerdi Faturrahman 1 , Atikah Nur Fadilah2 ,  \nMuhammad Ilhamul Hafidz3 , Riska Sawitri4  \n1,2,3,4 Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau  \n[ferdifaturrahman15@gmail.com](ferdifaturrahman15@gmail.com1 atikahnurfadhilah0401@gmail.com2)[1](ferdifaturrahman15@gmail.com1 atikahnurfadhilah0401@gmail.com2)[ atikahnurfadhilah0401@gmail.com](ferdifaturrahman15@gmail.com1 atikahnurfadhilah0401@gmail.com2)[2](ferdifaturrahman15@gmail.com1 atikahnurfadhilah0401@gmail.com2) , [ilhamhafidz12@gmail.com](ilhamhafidz12@gmail.com3 rizkasawitry@gmail.com4)[3](ilhamhafidz12@gmail.com3 rizkasawitry@gmail.com4)[ rizkasawitry@gmail.com](ilhamhafidz12@gmail.com3 rizkasawitry@gmail.com4)[4](ilhamhafidz12@gmail.com3 rizkasawitry@gmail.com4)  \nABSTRACT  \nTajweed constitutes a systematically structured scholarly discipline governing the correct and precise method of Qur'anic recitation. This study aims to examine the foundational concepts of tajweed and its recitation rules through a library research methodology, drawing upon classical Islamic texts and contemporary Islamic education literature. The discussion centers on three principal themes: first, the definition and legal standing of tajweed; second, the rules governing nunsakinah/tanwin and mim sakinah; and third, the rules of mad, qalqalah, ghunnah, tafkhim, and tarqiq. Each rule is analyzed comprehensively, encompassing operational definitions, applied examples, implementation procedures, commonly occurring errors, and pedagogicalimplications. This study affirms that reciting the Qur'an in accordance with tajweed holds the status of an individual obligation (fardhu'ain), rendering mastery of these rules an essential foundation in Qur'anic education. Educators are recommended to prioritize oral practice through thetalaqqi method in the learning process.  \nKeywords: tajweed, Qur'an, recitation rules, learning, fardhu'ain  \nABSTRAK  \nIlmu tajwid merupakan disiplin keilmuan yang secara sistematik mengatur tata cara pelafalan Al-Qur'an secara tepat dan benar. Kajian ini bertujuan menelaah konsepkonsep fundamental tajwid beserta kaidah-kaidah bacaannya melalui metode studikepustakaan, dengan merujuk pada kitab-kitab klasik serta literatur pendidikan Islam kontemporer. Pembahasan difokuskan pada tiga tema pokok: definisi dan kedudukan hukum tajwid; kaidah nun sukun/tanwin dan mim sukun; serta kaidahmad, qalqalah, ghunnah, tafkhim, dan tarqiq. Setiap kaidah dianalisis secara komprehensif, mencakup definisi operasional, contoh penerapan dari ayat AlQur'an, prosedur pelaksanaan, kekeliruan yang lazim terjadi, serta implikasi pedagogisnya. Kajian ini menegaskan bahwa pelaksanaan bacaan Al-Qur'andengan tajwid berkedudukan sebagai kewajiban individual (fardhu'ain), sehinggapenguasaan terhadap kaidah-kaidah tersebut menjadi landasan esensial dalampendidikan Al-Qur'an. Para pendidik direkomendasikan untuk memprioritaskan pendekatan praktik lisan melalui metode talaqqi dalam proses pembelajaran.  \nKata kunci: tajwid, Al-Qur’an, kaidah bacaan, pembelajaran, fardhu’ain  \nA. Pendahuluan  \nAl-Qur'an sebagai sumber utama ajaran Islam memiliki keistimewaantidak hanya pada aspek makna, tetapi juga pada aspek bunyi dan pelafalannya. Membaca Al-Qur'andengan baik dan benar (tartil) merupakan kewajiban setiap Muslim karena kesalahan dalam pelafalandapat mengubah makna ayat secara substansial. Allah SWT berfirmandalam Surah Al-Muzzammil ayat 4:\"Wa rattili l-Qur'ana tartila\" (danbacalah Al-Qur'an itu dengan tartil) . Perintah ini menunjukkan bahwa bacaan Al-Qur'an harus dilakukandengan perlahan, jelas, dan sesuaikaidah tajwid. Ilmu tajwid hadir sebagai disiplin yang mengatur tata cara membaca Al-Qur'an sesuaidengan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan Jibril. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besarumat Islam, termasuk peserta didik dilembaga pendidikan formal dan nonformal, masih mengalamikesulitan dalam me","cbCaiv9fDBp6fAXw","https://ap.wps.com/l/cbCaiv9fDBp6fAXw","pdf",127649,11,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Urgensi tajwid dan masalah penerapan\n## Tujuan artikel\n# Metode Penelitian\n## Jenis penelitian dan pendekatan\n## Sumber data\n## Teknik pengumpulan data dan seleksi literatur","[{\"question\":\"Apa itu tajwid dan mengapa tajwid penting dalam membaca Al-Qur'an?\",\"answer\":\"Tajwid adalah disiplin yang mengatur tata cara pelafalan Al-Qur'an secara tepat dan benar. Membaca dengan tajwid dinilai sebagai kewajiban karena kesalahan pelafalan dapat mengubah makna ayat secara substansial.\"},{\"question\":\"Apa saja fokus utama kajian tentang tajwid?\",\"answer\":\"Kajian menyoroti tiga tema pokok: definisi serta kedudukan hukum tajwid, kaidah nun sukun/tanwin dan mim sukun, serta kaidah mad, qalqalah, ghunnah, tafkhim, dan tarqiq beserta implikasinya dalam pembelajaran.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber data primer berasal dari kitab-kitab rujukan utama tajwid, sedangkan sumber sekunder mencakup artikel jurnal terbaru serta skripsi dan tesis yang relevan.\"}]","TAJWID AL-QUR’AN - KAJIAN HUKUM, MACAM-MACAM, DAN PENERAPAN DASAR | PDF",1789748193,17]