[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39919-id":3,"doc-seo-39919-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39919,8796095461564,"Liam","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",49,"Sastra","Ringkasan Buku The Grand Design","Ringkasan buku The Grand Design karya Stephen Hawking dan Leonard Mlodinov, disusun untuk memahami gagasan utama tentang realisme bergantung-model dan pertanyaan besar kosmologi: mengapa ada sesuatu ketimbang tidak ada, mengapa manusia ada, serta mengapa hukum-hukum alam bersifat spesifik. Uraian menekankan M-theory sebagai model puncak yang merangkum teori-teori fisika, memandang banyak jagat raya muncul dari hukum fisika tanpa campur tangan adikodrati. Juga dibahas kemunculan kesadaran saintifik melalui sejarah pemikiran klasik dan pergeseran dari mitologis/teologis ke nalar serta observasi.","THE GRAND DESIGN  \nStephen Hawking – Leonard Mlodinov  \nDi bawah ini sebuah ringkasan buku Stephen Hawking dan Leonard Mlodinow, The Grand Design (New York: Bantam Books, 2010) . Diringkasoleh saya sendiri (Ioanes Rakhmat) . Buku ini telah dibedah dalam acara diskusi buku yang diadakan oleh Freedom Institute, Jalan Proklamasi No 41, Jakarta Pusat, pk. 19.00-22.00 WIB, 17 Desember 2010. Buku ini terdiri atas delapan bab; ringkasan setiap babnya diberikan di bawah ini (dengan judul setiap bab dalam bahasa Inggris dipertahankan) . Silakan dicopy-paste untuk keperluan pribadi atau di-shareseluas-luasnya. Terjemahan Indonesia buku ini (penerjemahnya saya tidak kenal) sudah terbit di awal 2011, dengan penerbitnya PT Gramedia Pustaka Utama (@ Rp. 50.000,-) .  \nSalam  \nIoanes Rakhmat  \nIni salah satu Diagram Feynman yang sangat termashyur. Richard Phillips Feynman (11 Mei 1918–15 Februari 1988) adalah salah seorang peletak dasar dan teoretikus agung fisika quantum, khususnya elektrodinamika quantum. Dia seorang saintis kebangsaan Amerika, dan juga seorang pemain drum, berjiwa eksentrik dan bebas ... I like his freedom and intelligence....  \n(1) The Mystery of Being  \nMenyangkut pertanyaan-pertanyaan mengenai jagat raya, menurut SH&LM, “filsafatsudah mati”, karena apa yang dipikirkan para filsuf tidak sejalan dengan perkembangan-perkembangan mutakhir dalam sains modern, khususnya fisika.  \nPendekatan yang dipakai SH&LM adalah realisme-yang-bergantung-pada-model (modeldependent realism) . Pendekatan ini didasarkan pada gagasan bahwa otak kita menafsirkan input data yang berasal dari organ indrawi kita dengan membuat suatu model tentang dunia. Jika dua teori atau model fisika memprediksi dengan akurat peristiwa-peristiwa yang sama, teori atau model yang satu tidak dapat dikatakan lebih riil dari yang lainnya; melainkan kita bebas menggunakan model mana yang paling cocok.  \nM-theory (suatu jaringan berbagai teori)  \nBagi SH&LM, “M-theory” adalah teori atau model yang menjadi puncak dan merangkumi semua teori fisika yang pernah ada (dari Plato ke teori klasik Newton ke teori-teori quantum modern), teori atau model pamungkas untuk menjelaskan seluruh jagat raya, teori atau model untuk segala sesuatu (“the ultimate theory of everything”), yang mencakup semua gaya yang ada dalam jagat raya (gaya gravitasi, gaya elektromagnetik, gaya nuklir kuat, dan gaya nuklir lemah) dan memprediksi setiap observasi yang dapat kita buat. M-theory menyediakan jawaban atas pertanyaanpertanyaan mengenai jagat raya. Menurut teori ini, jagat raya kita bukanlah satusatunya jagat raya, melainkan ada banyak jagat raya yang diciptakan dari ketiadaan. Penciptaan banyak jagat raya tidak memerlukan intervensi suatu makhluk supernatural atau allah; melainkan muncul dengan sendirinya dari hukum fisika, terprediksikan oleh sains.  \nTiga pertanyaan  \nDalam buku GD, kedua penulisnya berusaha menjawab 3 pertanyaan “mengapa”(bukan hanya “bagaimana”): Mengapa ada sesuatu ketimbang tidak ada apapun? Mengapa kita ada? Mengapa seperangkat hukum yang khusus dan bukan hukum yang lainnya?  \n(2) The Rule of Law  \nDalam bab ini SH&LM menelusuri kemunculan dan perkembangan kesadaran saintifik manusia dalam“periode klasik” (mulai kira-kira tahun 500 SM) yang menyingkirkan pemikiran mitologis atau teologis atas jagat raya: Thales dari Miletus (ca. 624 SM-ca. 546 SM) dari Ionia, sebagai orang pertama yang mengajukan suatu konsep bahwa jagat raya ini diatur bukan oleh para dewa, tetapi oleh hukum-hukum alam yang dapatdipahami dan dijelaskan melalui observasi dan nalar; Pythagoras (ca. 580 SM-ca. 490 SM); Archimedes (ca. 287 SM-ca. 212 SM); Anaximander (ca. 610 SM-ca. 546 SM), Empedocles (ca. 490 SM-ca. 430 SM); Demokritus (ca. 460 SM-ca. 370 SM) yang memperkenalkan konsep atom (kata Yunani, yang artinya “tak dapat dipotong”); Aristarkhus (ca. 310 SM-ca. 230 SM) sebagai orang pertama yang berpendapat bahwa Bumi bukanlah pusat sistem planetari kita, tetapi Bumi dan planet-planet lain mengorbi","cbCaivggIVshvtn5","https://ap.wps.com/l/cbCaivggIVshvtn5","pdf",257780,5,1,27,"Indonesian","id",113,"# Ringkasan Pengantar\n## Latar buku dan tujuan ringkasan\n# The Mystery of Being\n## Filsafat sudah mati\n## Model-dependent realism\n## M-theory dan banyak jagat raya\n## Tiga pertanyaan “mengapa”\n# The Rule of Law\n## Periode klasik dan kelahiran sains\n## Pemikir Yunani dan konsep hukum alam","[{\"question\":\"Apa pendekatan yang digunakan dalam buku The Grand Design untuk memahami dunia?\",\"answer\":\"Pendekatan yang dibahas adalah realisme yang bergantung pada model (model-dependent realism), yaitu otak membangun model atas data indrawi, dan jika dua model sama-sama akurat memprediksi peristiwa, kita bebas memakai model yang paling cocok.\"},{\"question\":\"Apa yang dimaksud M-theory dalam ringkasan ini?\",\"answer\":\"M-theory dijelaskan sebagai teori/model puncak yang merangkum semua teori fisika, mencakup gaya gravitasi, elektromagnetik, gaya nuklir kuat, dan lemah, serta memprediksi observasi yang dapat dibuat. Model ini juga menyatakan bahwa jagat raya kita bukan satu-satunya jagat raya.\"},{\"question\":\"Mengapa pemikiran awal Yunani tentang hukum alam tidak bertahan lama?\",\"answer\":\"Ringkasan menyebut beberapa alasan: tidak memberi ruang pada kemauan bebas/tujuan/dewa, belum ada metode saintifik dan verifikasi eksperimental, belum ada pembedaan antara aturan manusia dan hukum alam, serta kalkulasi matematis dan pengukuran yang akurat sulit dilakukan pada zaman kuno.\"}]",1783087895,42,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"summary-of-the-grand-design","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/sastra/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/summary-of-the-grand-design/39919/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-15","2026-07-03",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa pendekatan yang digunakan dalam buku The Grand Design untuk memahami dunia?","Question",{"text":76,"@type":77},"Pendekatan yang dibahas adalah realisme yang bergantung pada model (model-dependent realism), yaitu otak membangun model atas data indrawi, dan jika dua model sama-sama akurat memprediksi peristiwa, kita bebas memakai model yang paling cocok.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Apa yang dimaksud M-theory dalam ringkasan ini?",{"text":81,"@type":77},"M-theory dijelaskan sebagai teori/model puncak yang merangkum semua teori fisika, mencakup gaya gravitasi, elektromagnetik, gaya nuklir kuat, dan lemah, serta memprediksi observasi yang dapat dibuat. Model ini juga menyatakan bahwa jagat raya kita bukan satu-satunya jagat raya.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Mengapa pemikiran awal Yunani tentang hukum alam tidak bertahan lama?",{"text":85,"@type":77},"Ringkasan menyebut beberapa alasan: tidak memberi ruang pada kemauan bebas/tujuan/dewa, belum ada metode saintifik dan verifikasi eksperimental, belum ada pembedaan antara aturan manusia dan hukum alam, serta kalkulasi matematis dan pengukuran yang akurat sulit dilakukan pada zaman kuno.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,103,107,111,115,119,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":101,"show_sort_weight":97,"slug":102},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":105,"show_sort_weight":97,"slug":106},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":109,"show_sort_weight":97,"slug":110},51,"Komik","comic",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":113,"show_sort_weight":97,"slug":114},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":117,"show_sort_weight":97,"slug":118},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":120},"literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]