[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-227963-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-227963-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","study-on-optimizing-water-use-of-tiu-bulu-main-weir-for-irrigation-needs-in-mapin-rea-village-alas-barat-subdistrict","STUDI OPTIMASI PEMANFAATAN AIR BENDUNG INDUK TIU BULU UNTUK KEBUTUHAN IRIGASI DI DESA MAPIN REA KECAMATAN ALAS BARAT","","Penelitian ini mengkaji optimasi pemanfaatan air Bendung Induk Tiu Bulu di Desa Mapin Rea, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa yang mengalami penurunan kinerja akibat pasokan air yang tidak memadai bagi petani. Analisis menggunakan metode F.J Mock untuk memperoleh debit andalan serta perhitungan kebutuhan air irigasi memakai rumus Van de Goor dan Zijlstra selama periode penyiapan lahan. Hasil menunjukkan alternatif pola tanam 2 dengan luas 2006 ha menghasilkan panen maksimum padi 7.702,5 ton dan kacang hijau 1.556,4 ton.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/study-on-optimizing-water-use-of-tiu-bulu-main-weir-for-irrigation-needs-in-mapin-rea-village-alas-barat-subdistrict/227963/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/study-on-optimizing-water-use-of-tiu-bulu-main-weir-for-irrigation-needs-in-mapin-rea-village-alas-barat-subdistrict/227963.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Aria Callaghan","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-03","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",5,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa tujuan penelitian tentang Bendung Induk Tiu Bulu?","Question",{"text":63,"@type":64},"Menentukan debit andalan serta menganalisis kebutuhan air irigasi agar pemanfaatan air bendung lebih optimal untuk mendukung pola tanam dan hasil panen.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Metode apa yang digunakan untuk menghitung debit andalan?",{"text":68,"@type":64},"Penelitian menggunakan metode F.J Mock untuk memperoleh debit andalan (Q80% dan Q50%) sebagai gambaran ketersediaan air.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Bagaimana kebutuhan air irigasi dihitung dalam penelitian?",{"text":72,"@type":64},"Kebutuhan air irigasi dihitung dengan rumus Van de Goor dan Zijlstra untuk menilai kebutuhan air selama periode penyiapan lahan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},227963,1789017821,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},962084926284,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","STUDI OPTIMASI PEMANFAATAN AIR BENDUNG INDUK TIU BULU UNTUK KEBUTUHAN IRIGASI DI DESA MAPIN REA KECAMATAN ALAS BARAT  \nAdy Purnama1*, Didin Najimuddin2, Id’ha Fibrianti3, Pratiwi Dian Ilfiani4  \n1,2,3,4Universitas Samawa, Sumbawa, Indonesia  \ne-mail: [adypurnama48@gmail.com](adypurnama48@gmail.com)  \nAbstrak: Salah secara alami kebutuhan air untuk tanaman dapat di penuhi melalui air hujan.  \nBendung Tiu Bulu yang terletak di desa Mapin Rea Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa merupakah salah satu bendung yang mempunyai lahan area pertanian yang cukup luas,namun sebagian besar sudah mengalami penurunan kinerja (penurunan efisiensi) diakibatkann karnakurangnya pasokan air yang tidak dapat diolah oleh petani, serta hasil panen yang diperoleh setiap musim tanam kurang optimal.Penelitian ini menggunakan metode F.J Mock untuk mengetahi debit andalan dan menganalisis kebutuhan air irigasi dan metode yang digunakan untuk menghitung besarnya kebutuhan air selama jangka waktu penyiapan lahan yaitu dengan rumus yang telah dikembangkan oleh Van de Goor dan Zijlstra, sehingga dapat diketahui luas tanam dengan hasil panen maksimum dan kebutuhan air yang akan digunakan.Berdasarkan perhitungan hasil panen maksimum pada alternatif pola tanam 2 yaitu dengan luas lahan yang di gunakan 2006 Ha, dengan priode tanam selama 1 tahun dan Hasil panen maksimum yang di dapat adalah untuk padi 1.027 Ha dengan hasil panen 7.702,5 Ton (5 .829.000/ton) dan unuk palawija(kacang hijau) 979 Hadengan hasil panen 1.556,4 Ton (15 .000.000/ton) Dan total hasil panen maksimum alternatif 2 jika di jual dengan harga yang sudah di tentukan setiap tahun Rp 64.084.522.500.  \nKata Kunci: Debit Bendung Tiu Bulu, Irigasi, Optimasi F.J Mock  \n1. Pendahuluan  \nAir Air sangat berperan penting dalam kelangsungan makhluk hidup, air merupakan suatu hal yang sangat penting di dalam pertanian trutama bagi tanaman yang yang mayoritasnya memerlukan udara, secara alami kebutuhan air untuk tanaman dapat di penuhi melalui air hujan. Namun dalam kenyatannya dalam beberapa tempat dan beberapawaktu tertentu jumlah air hujan kurang mencukupi dalam memenuhi kebutuhan air bagitanaman (Agus Dermawan, 2002) .  \nBendungan sangat penting untuk daerah-daerah yang tingkat musim kemaraunya diatas rata-rata. Bendung dapat didefinisikan sebagai suatu cekungan yang berguna untuk menampung kelebihan air pada saat debit air tinggi dan melepaskannya pada waktudibutuhkan.Mengingat bahwa kabupaten sumbawa merupakan salah satu daerah yang memiliki masa kemarau yang panjang, jadi di perlukan usaha bagaimana cara agar air yang tersedia bisa mencukupi kebutuhan daerah irigasi di musim kemarau (Hermanto, K dkk, 2020) .  \nKondisi ketersedian air yang mengalami kekurangan akan mempengaruhi hasilproduktivitas pertanian cenderung menurun. Sedangkan untuk kondisi ketersedian air yang mengalami kelebihan perlu adanya perhatian pemanfaatan Kembali kelebihan air irigasisehingga meminimalisir terbuangnya air secara sia – sia. Faktor yang mempengaruhipemberian air yang berlebihan yaitu salah satunya adalah kurang tepatnya penentuan polatanam, jenis tanaman dan saat musim tanam di daerah irigasi tersebut. Dalam kegiatan pertanian air sangat dibutuhkan dalam mencukupi kebutuhan pangan dan ekspansi wilayah.  \nJurnal SainTekA Volume 5 No 1 Februari 2024  \nSementara pertumbuhan penduduk yang semakin cepat sehingga hasil produksi pertaniandituntut untuk meningkat.  \nSehubungan dengan permasalah tersebut perlu adanya studi optimasi pemanfaatan air bendung.optimasi pemanfaatan air bendung sangat penting, Dengan adanya studi optimasi dapat di ketahui pengaturan pembagian air yang baik dan penentuan pola tanam baru yang ideal sehingga lahan dapat diairi secara optimal untuk meningkatkan intensitas tanam dan keuntungan hasil produksi pertanian. hal itu dapat di tindak lanjuti antara kebutuhan tanam dengan kebutuhan irigasi untuk masyarakat di wilayah irigasi bendung tersebut,,sehingga fungsi dari bendung dapat di gunakan dengan op","cbCaijx8FdGCW8TU","https://ap.wps.com/l/cbCaijx8FdGCW8TU","pdf",1198230,6,"Indonesian","# Pendahuluan\n# Metode\n## Perhitungan curah hujan dan evapotranspirasi\n## Analisis debit andalan dan kebutuhan air irigasi\n# Hasil dan Pembahasan\n## Analisis hidrologi\n## Curah hujan rata-rata DAS","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian tentang Bendung Induk Tiu Bulu?\",\"answer\":\"Menentukan debit andalan serta menganalisis kebutuhan air irigasi agar pemanfaatan air bendung lebih optimal untuk mendukung pola tanam dan hasil panen.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan untuk menghitung debit andalan?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode F.J Mock untuk memperoleh debit andalan (Q80% dan Q50%) sebagai gambaran ketersediaan air.\"},{\"question\":\"Bagaimana kebutuhan air irigasi dihitung dalam penelitian?\",\"answer\":\"Kebutuhan air irigasi dihitung dengan rumus Van de Goor dan Zijlstra untuk menilai kebutuhan air selama periode penyiapan lahan.\"}]","STUDI OPTIMASI PEMANFAATAN AIR BENDUNG INDUK TIU BULU UNTUK KEBUTUHAN IRIGASI DI DESA MAPIN REA KECAMATAN ALAS BARAT | PDF",9]