[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-227973-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-227973-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","study-on-curriculum-for-regular-seskoad-education-ay-2011-chapter-i-introduction","KAJIAN KURIKULUM PENDIDIKAN REGULER SESKOAD TA 2011 - BAB I PENDAHULUAN","","Kajian ini membahas penyelenggaraan pendidikan reguler (Dikreg) Seskoad melalui sistem korespondensi, termasuk alasan pelaksanaannya dan kendala yang muncul pada tahap awal. Dokumen menjelaskan maksud serta tujuan kajian sebagai bahan masukan bagi pimpinan dalam merumuskan kebijakan. Ruang lingkup mencakup pendahuluan, latar belakang pemikiran, data dan fakta, analisa, serta penutup, dengan metode deskriptis-analitis dan pendekatan studi pustaka serta survei lapangan.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/study-on-curriculum-for-regular-seskoad-education-ay-2011-chapter-i-introduction/227973/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/study-on-curriculum-for-regular-seskoad-education-ay-2011-chapter-i-introduction/227973.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Jake","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":30},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa tujuan penyelenggaraan pendidikan reguler (Dikreg) Seskoad melalui sistem korespondensi?","Question",{"text":62,"@type":63},"Pendidikan reguler diselenggarakan untuk menyiapkan kader pimpinan TNI AD yang profesional pada bidang strategi dan taktik operasi matra darat, dengan dukungan sistem korespondensi agar proses belajar dapat berjalan terarah.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Mengapa Seskoad melakukan kajian kurikulum pendidikan reguler?",{"text":67,"@type":63},"Kajian dilakukan karena sistem korespondensi pada pelaksanaan awal menghadapi permasalahan utama terkait jumlah pelajaran dan jam pelajaran yang memengaruhi tahapan pendidikan berikutnya.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Metode dan pendekatan apa yang digunakan dalam kajian ini?",{"text":71,"@type":63},"Kajian menggunakan metode deskriptis-analitis, yaitu menggambarkan sekaligus menganalisis data dan fakta. Pendekatannya berbasis studi pustaka dan survei di lapangan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},227973,1789017865,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,104,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":105,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":30,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":141},962084928904,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","MARKAS BESAR ANGKATAN DARAT SEKOLAH STAF DAN KOMANDO  \nKAJIAN TENTANG  \nKURIKULUM PENDIDIKAN REGULER SESKOAD  \nTA 2011  \nBAB I  \nPENDAHULUAN  \n1. Umum.  \na. Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoad diselenggarakan dalam rangkamenyiapkan kader pimpinan TNI AD yang profesional dibidang strategi dan taktik operasi matra darat. Pendidikan dilaksanakan selama 10 (sepuluh) bulan melalui sistem korespondensi (out campus) selama 12 minggu dansisanya selama 7 bulan menggunakan sistem tatap muka (in campus) dengantujuan agar didapatkan hasil didik yang berkualitas. Dalam menyelenggarakan pendidikan, Seskoad senantiasa berupaya agar operasional pendidikandapat terselenggara dengan baik sesuai dengan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai.  \nb. Penyelenggaraan pendidikan Reguler Seskoad dengan menggunakan sistem korespondensi telah berjalan pada tahun kedua,tepatnya dimulai pada pendidikan reguler Seskoad ke XLVIII Tahun Anggaran 2010. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa penyelenggaraan sistem korespondensi yang barudilaksanakan kedua kalinya pasti akan mengalami kendala dan hambatandisana sini, namun operasional pendidikan tetap berjalan seiring denganbergulirnya waktu dari tahap ketahap. Tahap awal dilaksanakan dengan sistem korespondensi menyajikan jumlah pelajaran sebanyak 52 MP dengan jam pelajaran selama 504 JP yang dirasakan menjadi masalah pokok untuk dibahas, karena berpengaruh terhadap sistem pendidikan pada tahap berikutnya.  \nc. Dengan adanya permasalahan yang ada, maka Seskoad membuatkajian dengan judul “Kurikulum Pendidikan Reguler Seskoad’’. Dengan harapan kajian ini akan menghasilkan suatu rekomendasi yang bersifatproduktif dengan menghasilkan sebuah solusi sistem pendidikan untuk menghasilkan keluaran pendidikan yang berkualitas.  \n2. Maksud dan Tujuan.  \na. Maksud. Memberikan gambaran tentang penyelenggaraan pendidikan reguler Seskoad dengan menggunakan sistem korespondensi.  \nb. Tujuan. Sebagai bahan masukan dan pertimbangan bagipimpinan dalam menentukan kebijakan penyelenggaraan pendidikan dengan sistem korespondensi.  \n3. Ruang Lingkup dan Tata Urut. Kajian ini membahas tentang pelaksanaan Dikreg dengan menggunakan sistem korespondensi yang disusun dengan tata urut sebagai berikut:  \na. Pendahuluan.  \nb. Latar belakang Pemikiran.  \nc. Data dan Fakta.  \nd. Analisa.  \ne. Penutup.  \n4. Metode dan Pendekatan.  \na. Metode. Kajian ini dibuat dengan menggunakan metode deskriptisanalitis yaitu memberikan gambaran dan penganalisaan terhadap data dan fakta yang ada.  \nb. Pendekatan. Kajian ini disusun berdasarkan pendekatan studi pustaka dan survei di lapangan.  \n5. Pengertian.  \na. Pendidikan Angkatan Darat. Pendidikan Angkatan Darat adalahusaha sadar dan berencana dalam rangka menyiapkan personel Angkatan Darat untuk keperluan penyelenggaraan tugas pokok Angkatan Darat melalui pendidikan.  \nb. Sistem Pendidikan. Sistem pendidikan adalah keseluruhan yang terpadu dari semua unsur maupun kegiatan pendidikan yang berkaitan satu sama lain untuk mencapai tujuan pendidikan 1.  \nc. Kegiatan Evaluasi Hasil Belajar. Kegiatan Evaluasi Hasil Belajar padahakekatnya adalah kegiatan pengukuran dan penilaian terhadap perkembangan peserta didik sebagai hasil dari proses belajar mengajar 2.  \nd. Lembar Tugas. Merupakan lembar penugasan dari Departemen pengampu materi pelajaran yang diberikan ± 3 (tiga) hari sebelum materipelajaran terkait diberikan yang harus dijawab oleh peserta didik di wisma dandiserahkan ke Departemen terkait untuk dinilai.  \ne. Koresponden adalah sistem pendidikan yang dilaksanakan dengansurat menyurat3 , dimana cara belajar peserta didik dilakukan secara mandiridiluar kampus (out campus), peserta didik dapat belajar sendiri di satuannyamasing-masing untuk menjawab persoalan-persoalan yang dikirim dari lembaga pendidikan serta mengirimkan jawaban atas persoalan tersebut sesuai batas waktu yang telah ditentukan untuk mendapatkan nilai.  \nf. Kurikulum adalah dokumen yang berisi keseluruhan rangkaian kegiatan yang direncanakan dan","cbCaioKqxvDCUeNV","https://ap.wps.com/l/cbCaioKqxvDCUeNV","pdf",287242,27,"Indonesian","# BAB I PENDAHULUAN\n## Umum\n## Maksud dan Tujuan\n## Ruang Lingkup dan Tata Urut\n## Metode dan Pendekatan\n## Pengertian\n# BAB II LATAR BELAKANG PEMIKIRAN\n## Umum\n## Landasan Pemikiran\n## Landasan Konstitusional","[{\"question\":\"Apa tujuan penyelenggaraan pendidikan reguler (Dikreg) Seskoad melalui sistem korespondensi?\",\"answer\":\"Pendidikan reguler diselenggarakan untuk menyiapkan kader pimpinan TNI AD yang profesional pada bidang strategi dan taktik operasi matra darat, dengan dukungan sistem korespondensi agar proses belajar dapat berjalan terarah.\"},{\"question\":\"Mengapa Seskoad melakukan kajian kurikulum pendidikan reguler?\",\"answer\":\"Kajian dilakukan karena sistem korespondensi pada pelaksanaan awal menghadapi permasalahan utama terkait jumlah pelajaran dan jam pelajaran yang memengaruhi tahapan pendidikan berikutnya.\"},{\"question\":\"Metode dan pendekatan apa yang digunakan dalam kajian ini?\",\"answer\":\"Kajian menggunakan metode deskriptis-analitis, yaitu menggambarkan sekaligus menganalisis data dan fakta. Pendekatannya berbasis studi pustaka dan survei di lapangan.\"}]","KAJIAN KURIKULUM PENDIDIKAN REGULER SESKOAD TA 2011 - BAB I PENDAHULUAN | PDF",42]