[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-229819-113":53,"doc-detail-229819-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","students-sleep-quality-at-polstat-stis-and-the-variables-affecting-it","Kualitas Tidur Mahasiswa Polstat STIS dan Variabel-Variabel yang Memengaruhinya","","Era globalisasi membuat akses informasi berjalan 24 jam, mendorong perubahan pola hidup yang tampak nyata pada pola tidur mahasiswa menjadi tidak teratur. Penelitian ini mengkaji gambaran kualitas tidur mahasiswa Polstat STIS, variabel yang memengaruhi, serta kecenderungan pengaruhnya. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan dianalisis dengan regresi logistik biner. Hasil menunjukkan kualitas tidur dipengaruhi konsumsi kafeina dan kecanduan internet; kualitas tidur buruk lebih besar pada mahasiswa dengan kafeina >3 kali/minggu dan mengalami kecanduan internet. Mayoritas mahasiswa memiliki kualitas tidur buruk, sehingga diperlukan riset lanjutan dan edukasi manajemen waktu serta tidur berkualitas.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/students-sleep-quality-at-polstat-stis-and-the-variables-affecting-it/229819/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/students-sleep-quality-at-polstat-stis-and-the-variables-affecting-it/229819.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Pentious","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-29","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",6,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan penelitian tentang kualitas tidur mahasiswa Polstat STIS?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penelitian bertujuan mempelajari gambaran kualitas tidur mahasiswa, variabel-variabel yang memengaruhinya, serta kecenderungan dari variabel-variabel tersebut pada mahasiswa Polstat STIS.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana kualitas tidur diukur dalam penelitian ini?",{"text":115,"@type":111},"Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), yang menilai tujuh komponen dalam periode satu bulan terakhir.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Variabel apa yang terbukti memengaruhi kualitas tidur mahasiswa?",{"text":119,"@type":111},"Berdasarkan analisis regresi logistik biner, kualitas tidur dipengaruhi konsumsi kafeina dan kecanduan internet.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},229819,1789044175,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},1374404730887,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","KUALITAS TIDUR MAHASISWA POLSTAT STIS DANVARIABEL-VARIABEL YANG MEMENGARUHINYA  \nYovita Insan Perwita Utami 1*, Margaretha Ari Anggorowati2  \n1 Jurusan Statistika Sosial dan Kependudukan, Politeknik Statistika STIS, Indonesia [Corresponding author:](Corresponding author: yovita.insan@bps.go.id)[ yovita.insan@bps.go.id](Corresponding author: yovita.insan@bps.go.id)  \n2 Jurusan Komputasi Statistik, Politeknik Statistika STIS, Indonesia  \nAbstrak. Era globalisasi membuat aliran informasi berjalan secara penuh setiap hari. Selama 24 jam masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai sumber informasi. Hal membawa dampak pada perubahan pola hidup masyarakat. Salah satu perubahan yang cukup nyata adalah pola tidur yang menjadi tidak teratur. Mahasiswa adalah kelompok masyarakat yang rentan dengan perubahan pola hidup termasuk kualitas tidur setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari gambaran kualitas tidur mahasiswa, variabel apa saja yang memengaruhi kualitas tidur mahasiswa, dan kecenderungan dari variabel-variabel yang memengaruhi kualitas tidur mahasiswa Polstat STIS. Pengukurankualitas tidur dilakukan dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) . Berdasarkan hasil dari analisis regresi logistik biner, kualitas tidur dipengaruhi konsumsi kafeina dan kecanduan internet. Kecenderungan memiliki kualitas tidur yang buruk lebih besar padamahasiswa yang mengonsumsi kafeina lebih dari tiga kali dalam seminggu dan mengalamikecanduan internet. Mayoritas mahasiswa Polstat STIS memiliki kualitas tidur yang buruk, maka diperlukan lebih banyak penelitian tentang variabel yang memengaruhi kualitas tidur dan program edukasi tentang tidur berkualitas dan manajemen waktu bagi mahasiswa.  \nKata Kunci: kualitas tidur, PSQI, regresi logistik biner  \n1 LATAR BELAKANG  \nEra globalisasi membuat aliran informasi berjalan secara penuh setiap hari. Selama 24 jam masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai sumber informasi. Hal membawa dampak pada perubahan pola hidup masyarakat. Salah satu perubahan yang cukup nyata adalah pola tidur yang menjadi tidak teratur. Perubahan pola tidur ini bukan hanya berhubungan dengan menurunnya kuantitasnamun juga kualitas tidur. Pengurangan jumlah jam tidur malam adalah hal yangumum terjadi pada masyarakat modern [1] . Data dari survei National Sleep Foundation (NSF) tahun 2015 di Amerika menunjukkan 48 persen responden melaporkan memiliki kualitas tidur yang cukup, buruk, dan sangat buruk. Menuruthasil The Princess Cruises 2018 Sleep Survey sebesar 34 persen orang dewasa di Indonesia melaporkan tidak mendapat jam tidur yang dibutuhkan. Fenomena ini mengindikasikan bahwa banyak masyarakat memiliki kualitas tidur yang buruk.  \nKualitas tidur yang buruk dapat berdampak negatif bagi kesehatan fisik, mental, dan emosional seseorang. Dampak negatif kualitas tidur yang buruk juga dapatmenganggu performa studi mahasiswa. Kualitas tidur yang buruk berhubungandengan capaian hasil studi yang buruk, ketidakhadiran dalam perkuliahan, dan kesehatan yang buruk [4] . Kualitas tidur yang buruk pada mahasiswa dapat menyebabkan capaian prestasi yang rendah, meningkatkan risiko gagal dalam perkuliahan, proses belajar terganggu, suasana hati yang buruk, dan meningkatkan risiko kecelakaan [5] .  \nPengukuran kualitas tidur dapat dilakukan dengan berbagai cara misalnyadengan menggunakan Insomnia Severity Index (ISI), Medical Outcomes Study (MOS) Sleep Scale, dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) . PSQI adalah pengukuran kualitas tidur yang paling banyak digunakan, mempunyai kekuatan jangkauan dari berbagai dimensi kualitas tidur, dan dapat digunakan sebagai alat klinis yang fleksibel [6] . Pengukuran kualitas tidur dalam penelitian ini menggunakan PSQI karena pengukuran kualitas tidur secara objektif tidak memungkinkan karena adanya keterbatasan sarana. PSQI adalah instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas tidur dalam satu bulan terakhir. PSQI terdiridari tujuh komponen, yaitu kualitas tidur subjektif, latensi","cbCaioqUUkypyYjD","https://ap.wps.com/l/cbCaioqUUkypyYjD","pdf",351984,8,"Indonesian","# Latar Belakang\n## Konteks globalisasi dan perubahan pola tidur\n## Dampak kualitas tidur buruk pada mahasiswa\n## Metode pengukuran kualitas tidur dengan PSQI\n## Kerentanan kualitas tidur buruk pada mahasiswa\n## Kondisi Polstat STIS dan latar akademik\n## Tujuan penelitian dan rencana analisis","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian tentang kualitas tidur mahasiswa Polstat STIS?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan mempelajari gambaran kualitas tidur mahasiswa, variabel-variabel yang memengaruhinya, serta kecenderungan dari variabel-variabel tersebut pada mahasiswa Polstat STIS.\"},{\"question\":\"Bagaimana kualitas tidur diukur dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), yang menilai tujuh komponen dalam periode satu bulan terakhir.\"},{\"question\":\"Variabel apa yang terbukti memengaruhi kualitas tidur mahasiswa?\",\"answer\":\"Berdasarkan analisis regresi logistik biner, kualitas tidur dipengaruhi konsumsi kafeina dan kecanduan internet.\"}]","Kualitas Tidur Mahasiswa Polstat STIS dan Variabel-Variabel yang Memengaruhinya | PDF",12]