[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-232490-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-232490-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","students-perceptions-of-the-kampus-mengajar-program-at-fkip-universitas-riau-quantitative-analysis","Persepsi Mahasiswa Peserta Kampus Mengajar Terhadap Program Kampus Mengajar di FKIP Universitas Riau - Analisis Kuantitatif","","Penelitian ini dilatarbelakangi program pemerintah KM (Kampus Mengajar) dalam kerangka MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). Pelaksanaan KM menimbulkan persoalan seperti keterbatasan informasi program, kurangnya sosialisasi antara penyelenggara dan pihak sekolah, serta belum terpenuhinya keuntungan yang dijanjikan bagi mahasiswa peserta. Rumusan masalah berfokus pada persepsi mahasiswa peserta KM di FKIP Universitas Riau serta kondisi yang terjadi di lapangan. Metode kuantitatif dengan survei menggunakan sampel seluruh peserta angkatan 2 berjumlah 72 orang menunjukkan persepsi dominan pada kategori “Cukup Baik”.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/students-perceptions-of-the-kampus-mengajar-program-at-fkip-universitas-riau-quantitative-analysis/232490/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/students-perceptions-of-the-kampus-mengajar-program-at-fkip-universitas-riau-quantitative-analysis/232490.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Paura","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-27","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",6,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa latar belakang penelitian ini tentang program Kampus Mengajar?","Question",{"text":63,"@type":64},"Penelitian ini berangkat dari pelaksanaan program pemerintah KM dalam rangka MBKM serta berbagai kendala yang muncul pada peserta, seperti kurangnya informasi dan sosialisasi serta belum terpenuhinya keuntungan yang dijanjikan.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Apa rumusan masalah utama dalam penelitian ini?",{"text":68,"@type":64},"Rumusan masalah menekankan bagaimana persepsi mahasiswa peserta Kampus Mengajar terhadap program Kampus Mengajar di FKIP Universitas Riau dan kenyataan yang terjadi di lapangan.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Bagaimana metode dan sampel penelitian, serta apa temuan utamanya?",{"text":72,"@type":64},"Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan survei. Sampel mencakup seluruh peserta KM angkatan 2 FKIP Universitas Riau sebanyak 72 orang. Hasil menunjukkan persepsi responden dominan sebesar 46,45% pada rentang 25,01%–50% yang termasuk kategori “Cukup Baik”.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},232490,1789072012,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},13056712833777,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","Persepsi Mahasiswa Peserta Kampus Mengajar Terhadap Program Kampus  \nMengajar di FKIP Universitas Riau  \nRisaMakhfuza1, Hambali2, Mirza Hardian3  \n1,2,3 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau, Indonesia  \n[risa.makhfuza2553@student.unri.ac.id](risa.makhfuza2553@student.unri.ac.id1)[1](risa.makhfuza2553@student.unri.ac.id1), [hambali@lecturer.unri.ac.id](hambali@lecturer.unri.ac.id2)[2](hambali@lecturer.unri.ac.id2),*[mirza.hardian@lecturer.unri.ac.id](mirza.hardian@lecturer.unri.ac.id3)[3](mirza.hardian@lecturer.unri.ac.id3)  \nAbstrak  \nPenelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya program pemerintah yaitu program KM (Kampus Mengajar) yang merupakan salah satu program dari MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Kementrian Pendidikan kebudayaan riset dan teknologi di Perguruan Tinggi. Pelaksanaan Program KM memiliki beberapa permasalahan yang timbul dari peserta kampus mengajar diantaranya kurangnya informasi mengenai Program KM, kurangnya sosialisasi penyelenggaradengan pihak sekolah, tidak terpenuhinya keuntungan mahasiswa peserta KM yang telahdijanjikan. Oleh karena itu sangat perlu di teliti bagaimana persepsi mahasiswa terhadap program KM dan bagaimana kenyataan di lapangan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Persepsi Mahasiswa Peserta Kampus Mengajar Terhadap Program Kampus Mengajar di FKIP Univesitas Riau. Penelitian ini bermanfaat untuk melakukan evaluasi terhadappelaksanaan program kampus mengajar, mengetahui Persepsi Mahasiswa Peserta Kampus Mengajar Terhadap Program Kampus Mengajar di FKIP Univesitas Riau, dan menambahreferensi bagi peneliti yang ingin membahas dan mengkaji permasalahan yang sama. Metode Penelitianini adalah kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini yaituseluruh peserta kampus mengajar angkatan 2 FKIP Universitas Riau yang berjulah 72 orang. Berdasarkan hasil penelitian di dapat data dan informasi bahwa hasil persepsi mahasiswapeserta kampus mengajar terhadap program kampus mengajar di FKIP Universitas Riauditunjukkan dari hasil rata-rata nilai persentase alternative jawaban responden dominan yaitusebesar 46,45% pada rentang 25,01% -50% yang termasuk pada kategori “Cukup Baik”.  \nKata Kunci: persepsi, mahasiswa, kampus mengajar) .  \n1. PENDAHULUAN  \nDunia pendidikan selalu berkembang mengikuti zaman yang ada. Pada saat ini, pembaharuan yang terjadi di dunia pendidikan muncul dari berbagai macam program pendidikan yang dibuat oleh pemerintah dengan tujuan membawa perubahan yang lebih baiklagi dan menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang bermutu agar nantinya dapat menghadapi persaingan di era global pada saat ini. Pendidikan merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan pada kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan memiliki pendidikanyang bermutu maka bukan hanya mencerminkan suatu negara memiliki latar belakang pendidikan yang baik namun juga akan menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bermutu pula (Aan Widiyono, Saidatul Irfana 2021)  \nPandemi Covid-19 yang terjadi di berbagai negara termasuk negara Indonesia telah mengubah cara beraktivitas masyarakat, sangat banyak permasalahan yang timbul karena  \nadanya kasus Covid-19 di Indonesia. Dapat dilihat dari kenyataan di lapangan bahwa pandemi Covid-19 ini membuat banyak orang/kelompok/instansi mengalami permasalahan baik darisegi perekonomian, sosial, bahkan Pendidikan. Permasalahan yang timbul di saat pandemi Covid-19 di dunia pendidikan dapat dilihat dari proses pembelajaran yang harus di berhentikandengan tujuan untuk memutuskan rantai penyebaran virus Covid-19 sehingga membuat dunia pendidikan menjadi menurun. Pada saat pandemi Covid-19 proses pembelajaran yang awalnyadi berhentikan kemudian dilaksanakan kembali dengan mengalami perubahan yang sangat signifikan yaitu pembelajaran dilaksanakan secara daring atau pembelajaran jarak jauh yang tentu saja menjadi permasalahan baru bagi guru maupun siswa karena harus beradaptasidengan suasana belajar yang baru pula.  \nSalah satu Tri Dharma ","cbCaigievcYljULB","https://ap.wps.com/l/cbCaigievcYljULB","pdf",755867,9,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Latar Belakang Program MBKM dan Kampus Mengajar\n## Permasalahan Pelaksanaan Program\n## Rumusan Masalah dan Manfaat Penelitian\n## Metode Penelitian dan Sampel\n## Hasil Persepsi Mahasiswa","[{\"question\":\"Apa latar belakang penelitian ini tentang program Kampus Mengajar?\",\"answer\":\"Penelitian ini berangkat dari pelaksanaan program pemerintah KM dalam rangka MBKM serta berbagai kendala yang muncul pada peserta, seperti kurangnya informasi dan sosialisasi serta belum terpenuhinya keuntungan yang dijanjikan.\"},{\"question\":\"Apa rumusan masalah utama dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Rumusan masalah menekankan bagaimana persepsi mahasiswa peserta Kampus Mengajar terhadap program Kampus Mengajar di FKIP Universitas Riau dan kenyataan yang terjadi di lapangan.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode dan sampel penelitian, serta apa temuan utamanya?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan survei. Sampel mencakup seluruh peserta KM angkatan 2 FKIP Universitas Riau sebanyak 72 orang. Hasil menunjukkan persepsi responden dominan sebesar 46,45% pada rentang 25,01%–50% yang termasuk kategori “Cukup Baik”.\"}]","Persepsi Mahasiswa Peserta Kampus Mengajar Terhadap Program Kampus Mengajar di FKIP Universitas Riau - Analisis Kuantitatif | PDF",14]