[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-228517-113":53,"doc-detail-228517-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","strategy-for-determining-a-suspect-in-severe-traffic-accidents-by-the-traffic-investigation-unit-agam-police","STRATEGI PENETAPAN TERSANGKA DALAM KECELAKAAN LALULINTAS BERAT OLEH PENYIDIK SATUAN LALU LINTAS - POLRES AGAM","","Abstrak ini membahas kendala penetapan tersangka dalam kecelakaan lalulintas berat yang ditangani oleh Satlantas Polres Agam. Hambatan utama meliputi tidak adanya saksi yang melihat langsung, ketidaksebandingan jumlah personel dengan banyaknya kecelakaan, keterbatasan sarana prasarana penyidikan, serta keterlambatan petugas menuju lokasi. Strategi penetapan dilakukan melalui olah TKP pertama, pengukuran, pemasangan garis polisi, pembuatan sketsa, rekayasa peristiwa, serta pemanfaatan sistem berbasis teknologi Rect PC Software dan PC Crash untuk rekonstruksi 2 dimensi sebagai alat bukti petunjuk.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/strategy-for-determining-a-suspect-in-severe-traffic-accidents-by-the-traffic-investigation-unit-agam-police/228517/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/strategy-for-determining-a-suspect-in-severe-traffic-accidents-by-the-traffic-investigation-unit-agam-police/228517.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Seraphina","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-18","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa kendala utama dalam penetapan tersangka kecelakaan lalulintas berat oleh Satlantas Polres Agam?","Question",{"text":109,"@type":110},"Tidak ada saksi yang melihat langsung, saksi hanya mengetahui setelah kecelakaan terjadi. Selain itu jumlah personel tidak sebanding, sarana prasarana kurang mendukung, dan Satlantas sering terlambat menuju lokasi.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Bagaimana strategi penetapan tersangka dilakukan oleh Satlantas Polres Agam?",{"text":114,"@type":110},"Melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pertama, memberi tanda, melakukan pengukuran TKP, memasang garis polisi, membuat sketsa kecelakaan, dan melakukan rekayasa peristiwa.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Bagaimana peran teknologi Rect PC Software dan PC Crash dalam penyidikan?",{"text":118,"@type":110},"Data dari TKP diolah menjadi rekonstruksi kecelakaan dalam bentuk 2 dimensi. Hasil rekonstruksi dari perangkat lunak menjadi alat bukti petunjuk untuk menilai apakah ada kealpaan dan penerapan prinsip kehati-hatian.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},228517,1789026970,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":126,"read_time":141},962075114101,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/e000253a75eb197efd?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1780044092746381165","DOI: [https://doi.org/10.31933/unesrev.v3i3](https://doi.org/10.31933/unesrev.v3i3)  \nDiterima: 17/03/2021, Diperbaiki: 21/05/2021, Diterbitkan: 23/05/2021  \nSTRATEGI PENETAPAN TERSANGKA DALAM KECELAKAANLALULINTAS BERAT OLEH PENYIDIK SATUAN LALU LINTAS  \nPOLRES AGAM  \nBermana Manda  \nProgram Magister Ilmu Hukum, Universitas Ekasakti, Padang [Email:](Email: mandabermana@gmail.com)[ ](Email: mandabermana@gmail.com)[mandabermana@gmail.com](Email: mandabermana@gmail.com)  \nCorresponding Author: Bermana Manda  \nABSTRACT  \nObstacles in the Determination of a Suspect in a Traffic Accident by the Agam Traffic Police is that there are no witnesses who saw the accident directly, the witness only knew after the accident had occurred. The number of traffic unit personnel is not proportional to the number of traffic accidents that occur. Lack of infrastructure to support investigations. Often the Traffic Traffic Police are late to the scene of the accident. The strategy for determining a suspect in a traffic accident by the Agam Traffic Police is to conduct the first crime scene (TKP). After the marking, the crime scene measurement and the installation of a police line were taken. The investigator then made a sketch of the accident and engineered the event. Satlantas Polres agam has developed a technology-based system called Rect PC Software and PC Crash. The work of this system starts from the data obtained in the traffic accident scene then processed into a traffic accident reconstruction in 2 (two) dimensional form on the computer. The reconstruction results made through PC Rect and PC Crash software are in the form of evidence in the form of instructions, to prove someone's negligence by seeing whether someone has used the principle of prudence or not.  \nKeywords: Strategy, Traffic Accidents, Investigators, Suspects  \nABSTRAK  \nKendala Dalam Pelaksanaan Penetapan Tersangka Dalam Kecelakaan Lalulintas Oleh Satlantas Polres Agam adalah tidak adanya saksi yang melihat langsung kejadian kecelakaan, saksi hanya mengetahui setelah kecelakaan terjadi. Jumlah personil Unit laka lantas yang tidak sebanding dengan jumlah kecelakaan lalulintas yang terjadi. Kurangnya sarana prasarana yang mendukung penyidikan, Seringkali Satlantas terlambat menuju tempat terjadinya kecelakaan. Strategi Penetapan Tersangka Dalam Kecelakaan Lalulintas Oleh Satlantas Polres Agam adalah dengan Melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertama. Setelah pemberian tanda dilakukan pengukuran TKP dan pemasangan garis polisi. Penyidik selanjutnya membuat gambar sketsakecelakaan dan melakukan rekayasa peristiwa. Satlantas Polres agam telah mengembangkan  \nsistem berbasis teknologi yang dinamakan dengan Software PC Rect dan PC Crash. Kerja dari sistem ini dimulai dari data-data yang diperoleh dalam TKP kecelakaan lalulintas kemudian diolah menjadi sebuah rekontruksi kecelakaan lalulintas dalam bentuk 2 (dua) dimensi di komputer. Hasil rekontruksi yang dibuat melalui Software PC Rect dan PC Crash kedudukandalam alat bukti tersebut berupa petunjuk, untuk membuktikan kealpaan seseorang denganmelihat apakah seseorang itu telah menggunakan prinsip kehati-hatian atau tidak.  \nKata Kunci: Strategi, Kecelakaan Lalulintas, Penyidik, Tersangka  \nPENDAHULUAN  \nUpaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemerintah Indonesia telah berusaha melaksanakan pembangunan di berbagai bidang. Pembangunan tersebut tidak hanya meliputi pembangunan fisik saja sepertipembangunan gedung, perbaikan jalan, tetapi juga dalam segi kehidupan lain di antaranya meningkatkan keamanan bagi warga masyarakat, karena kehidupan yang aman merupakan salah satu faktor yang mendorong terciptanya kesejahteraan masyarakat, sehingga bila keamanan yang dimaksud bukan berarti tidak ada perang tetapi dapat meliputi keamanan dalam segi yang lain, salah satunya adalah keamanan menggunakan jalan raya dan fasilitas-fasilitas yang ada di jalan raya tersebut.  \nMenurut Pa","cbCaiqG4527c20Ae","https://ap.wps.com/l/cbCaiqG4527c20Ae","pdf",222504,8,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang keselamatan lalu lintas dan definisi kecelakaan\n## Kategori kecelakaan dan unsur kealpaan\n## Kebutuhan penyidikan dan penemuan tersangka","[{\"question\":\"Apa kendala utama dalam penetapan tersangka kecelakaan lalulintas berat oleh Satlantas Polres Agam?\",\"answer\":\"Tidak ada saksi yang melihat langsung, saksi hanya mengetahui setelah kecelakaan terjadi. Selain itu jumlah personel tidak sebanding, sarana prasarana kurang mendukung, dan Satlantas sering terlambat menuju lokasi.\"},{\"question\":\"Bagaimana strategi penetapan tersangka dilakukan oleh Satlantas Polres Agam?\",\"answer\":\"Melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pertama, memberi tanda, melakukan pengukuran TKP, memasang garis polisi, membuat sketsa kecelakaan, dan melakukan rekayasa peristiwa.\"},{\"question\":\"Bagaimana peran teknologi Rect PC Software dan PC Crash dalam penyidikan?\",\"answer\":\"Data dari TKP diolah menjadi rekonstruksi kecelakaan dalam bentuk 2 dimensi. Hasil rekonstruksi dari perangkat lunak menjadi alat bukti petunjuk untuk menilai apakah ada kealpaan dan penerapan prinsip kehati-hatian.\"}]","STRATEGI PENETAPAN TERSANGKA DALAM KECELAKAAN LALULINTAS BERAT OLEH PENYIDIK SATUAN LALU LINTAS - POLRES AGAM | PDF",12]