[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-231547-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-231547-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","standardization-of-academic-autonomy-management-financial-autonomy-and-ptn-bh-organizational-structure-from-a-legal-theory-perspective","Standarisasi Pengelolaan Otonomi Akademik, Otonomi Keuangan dan Struktur Organisasi PTN-BH dalam Perspektif Teori Perundang-Undangan","","Pengaturan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) melalui Peraturan Pemerintah sebagai statuta memunculkan persoalan teoritis dalam teori perundang-undangan, khususnya terkait batas fungsi Peraturan Pemerintah sebagai peraturan pelaksana undang-undang dan sebagai instrumen pengaturan aspek kelembagaan fundamental. Kajian ini berfokus pada analisis kedudukan Peraturan Pemerintah sebagai statuta PTN-BH serta dampaknya terhadap otonomi akademik, otonomi keuangan, dan struktur organisasi. Penelitian hukum normatif memakai pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/standardization-of-academic-autonomy-management-financial-autonomy-and-ptn-bh-organizational-structure-from-a-legal-theory-perspective/231547/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/standardization-of-academic-autonomy-management-financial-autonomy-and-ptn-bh-organizational-structure-from-a-legal-theory-perspective/231547.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Finn","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-29","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",5,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa masalah teoritis utama terkait PTN-BH ketika statuta ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah?","Question",{"text":63,"@type":64},"Masalahnya berkaitan dengan batas antara fungsi Peraturan Pemerintah sebagai peraturan pelaksana undang-undang (delegated legislation) dan perannya sebagai instrumen yang mengatur hal kelembagaan fundamental perguruan tinggi.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Apa tujuan penelitian mengenai PTN-BH dalam dokumen ini?",{"text":68,"@type":64},"Penelitian bertujuan menganalisis kedudukan Peraturan Pemerintah sebagai statuta PTN-BH serta implikasinya terhadap otonomi akademik, otonomi keuangan, dan struktur organisasi perguruan tinggi.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Pendekatan apa yang digunakan dalam penelitian ini?",{"text":72,"@type":64},"Penelitian menggunakan riset hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},231547,1789065865,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},34359740700684,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/1f400023980c374ae676?_k=1777273430885731487","STANDARISASI PENGELOLAAN OTONOMI AKADEMIK, OTONOMIKEUANGAN DAN STRUKTUR ORGANISASI PTN-BH DALAMPERSPEKTIF TEORI PERUNDANG-UNDANGAN STANDARDIZATION OF ACADEMIC AUTONOMY MANAGEMENT, FINANCIAL AUTONOMY AND ORGANIZATIONAL STRUCTURE OF PTN-BH FROM A LEGAL THEORY PERSPECTIVE Yoga Firdausi, Bachrul Amiq dan Cita Yustisia Serfiyani  \nFakultas Hukum, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia  \n[Korespondensi Penulis : yogafirdausi@unesa.ac.id](Korespondensi Penulis : yogafirdausi@unesa.ac.id)  \nCitation Structure Recommendation :  \nFirdausi, Yoga, Bachrul Amiq dan Cita Yustisia Serfiyani. Standarisasi Pengelolaan Otonomi Akademik, Otonomi Keuangan dan Struktur Organisasi PTN-BH dalam Perspektif Teori Perundang-Undangan. Rewang Rencang : Jurnal Hukum Lex Generalis. Vol.7 No.10 (2026) .  \nABSTRAK  \nPengaturan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) melalui Peraturan Pemerintah sebagai statuta menimbulkan persoalan teoritis dalam perspektif teoriperundang-undangan, khususnya mengenai batas antara fungsi Peraturan Pemerintah sebagai peraturan pelaksana undang-undang dan sebagai instrumen yang mengatur aspek kelembagaan fundamental perguruan tinggi. Kajian mengenai PTN-BH selama ini lebih banyak berfokus pada aspek otonomi dan tatakelola, sementara analisis terhadap legitimasi penggunaan Peraturan Pemerintah sebagai statuta dalam sistem hierarki peraturan perundang-undangan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan Peraturan Pemerintah sebagai statuta PTN-BH serta implikasinya terhadap otonomi akademik, otonomikeuangan dan struktur organisasi perguruan tinggi. Penelitian hukum normatif ini menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peraturan Pemerintah tentang PTN-BH tidak hanya menjalankan fungsi delegated legislation, tetapi jugamemuat norma yang bersifat konstitutif karena mengatur struktur organisasi, kewenangan organ dan tata kelola kelembagaan secara mendasar. Oleh karena itu, diperlukan reformasi regulasi melalui model standarisasi terbatas (limited standardization) dengan menetapkan norma dasar mengenai otonomi akademik, otonomi keuangan dan struktur organisasi pada tingkat undang-undang, sementara pengaturan teknis tetap diserahkan kepada statuta masing-masing PTN-BH.  \nKata Kunci: Hierarki Peraturan Perundang-Undangan, Otonomi Perguruan Tinggi, PTN-BH, Reformasi Regulasi, Statuta Perguruan Tinggi  \nABSTRACT  \nThe regulation of State Universities with Legal Entity Status (PTN-BH) through Government Regulations as university statutes raises a theoretical issue within the framework of legislative theory, particularly concerning the boundary between  \nthe function of Government Regulations as implementing legislation and their role as instruments governing fundamental institutional matters. Existing studies on PTN-BH have primarily focused on university autonomy and governance, while limited attention has been given to the legitimacy of Government Regulations serving as university statutes within the hierarchy of laws and regulations. This study aims to analyze the legal position of Government Regulations as PTN-BH statutes and their implications for academic autonomy, financial autonomy and organizational structure. Employing normative legal research with statutory, conceptual and comparative approaches, the study finds that Government Regulations on PTN-BH do not merely function as delegated legislation but also contain constitutive norms governing organizational structures, institutional authority and university governance. This condition raises concerns regarding the compatibility between the type of regulation and its substantive content within Indonesia’s legislative system. Therefore, regulatory reform is needed through a limited standardization model that establishes basic norms on academic autonomy, financial autonomy and organizational structure at the statutory level, while leaving technical arrangements to the respective PTN-B","cbCaigKGtmLLoyBc","https://ap.wps.com/l/cbCaigKGtmLLoyBc","pdf",470691,22,"Indonesian","# A. PENDAHULUAN\n## Latar belakang kebijakan status PTN-BH\n## Kedudukan Peraturan Pemerintah sebagai statuta dan delegated legislation\n## Persoalan normatif: muatan konstitutif dalam statuta\n## Implikasi terhadap otonomi akademik, otonomi keuangan, dan struktur organisasi","[{\"question\":\"Apa masalah teoritis utama terkait PTN-BH ketika statuta ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah?\",\"answer\":\"Masalahnya berkaitan dengan batas antara fungsi Peraturan Pemerintah sebagai peraturan pelaksana undang-undang (delegated legislation) dan perannya sebagai instrumen yang mengatur hal kelembagaan fundamental perguruan tinggi.\"},{\"question\":\"Apa tujuan penelitian mengenai PTN-BH dalam dokumen ini?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan menganalisis kedudukan Peraturan Pemerintah sebagai statuta PTN-BH serta implikasinya terhadap otonomi akademik, otonomi keuangan, dan struktur organisasi perguruan tinggi.\"},{\"question\":\"Pendekatan apa yang digunakan dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan riset hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan.\"}]","Standarisasi Pengelolaan Otonomi Akademik, Otonomi Keuangan dan Struktur Organisasi PTN-BH dalam Perspektif Teori Perundang-Undangan | PDF",34]