[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-228577-113":53,"doc-detail-228577-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","standard-operating-procedures-for-bomb-disposal-handling-bomb-terror","Standar Operasional Prosedur Penjinakan Bom - Penanganan Teror Bom","","Standar Operasional Prosedur (SOP) penjinakan bom berfokus pada penanganan ancaman teror bom melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan konsolidasi. Materi menjelaskan peran Kanit dan operator dalam menyiapkan personel, peralatan, kendaraan taktis, serta administrasi, termasuk penentuan rute menuju lokasi kejadian. Bagian pelaksanaan merinci langkah respons untuk ancaman bom, temuan bom, dan ledakan bom, meliputi sterilisasi area, penetapan radius aman, koordinasi dengan manajer TKP, dokumentasi, pemeriksaan visual dan deteksi, pengendalian komunikasi, hingga prosedur disrupter dan pengelolaan barang bukti berbahaya.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":27,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/standard-operating-procedures-for-bomb-disposal-handling-bomb-terror/228577/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/standard-operating-procedures-for-bomb-disposal-handling-bomb-terror/228577.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Adam","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-02","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",6,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa saja tahapan umum dalam prosedur penjinakan bom pada dokumen ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Dokumen menetapkan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan konsolidasi. Tiap tahapan memuat aktivitas yang dikoordinasikan oleh unit terkait.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana prosedur penanganan ancaman bom dimulai sejak tiba di TKP?",{"text":115,"@type":111},"Setelah menerima laporan dan tiba di TKP, Kanit menempatkan Posdaltis dengan mensterilkan area, memastikan personel memakai body vest/helm dan pengaturan operator, lalu mengumpulkan keterangan saksi serta menentukan batas area pemeriksaan dan metode sterilisasi.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Apa langkah utama pada prosedur penanganan temuan bom terkait sterilisasi dan batas radius?",{"text":119,"@type":111},"Kanıt menempatkan Posdaltis dengan mensterilkan area berdasarkan kategori potensi bahaya (mis. bom \u003C1 kg, paket 1–5 kg, granat/mortar, dan bom mobil) menggunakan radius keamanan yang ditetapkan, kemudian mengumpulkan informasi dari saksi serta menyiapkan peralatan pendukung seperti robot Jibom, x-ray sistem, dan disrupter.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},228577,1789027289,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":18,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":141},1374404737137,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","JANUARI 2023  \nPRAKATA  \nAssalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh,  \nDengan mengucap syukur kepada Allah bahwa karena rahmat dan hidayahNya kami bisa menyusun buku panduankerja teknisi penjinak bom ini.  \nBuku ini kiranya dapat menjadi panduan bagi para Teknisi Bom Polri dalam melaksanakan tugas penanganan penjinakan bom serta sebagai acuan persamaan persepsi cara bertindak dalam mengamanankan serta menjinakkan bom.  \nBuku panduan ini berisi materi teknis cara bertindak dalam menangani ancaman bom, temuan bom, ledakan bom dan proses penyelidikan paska ledakan serta pengamanan barangbukti berbahaya.  \nSemoga buku ini dapat membantu kinerja teknisi bom dan bermanfaat dalam pelaksanaan tugas penanganan penjinakan bom.  \nWassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.  \nHormat kami,  \nKOMANDAN SATUAN JIBOM  \nMUHAMMAD RIDWAN, S. I. K.  \nKOMISARIS BESAR POLISI NRP 73120838  \nSTANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENJINAKAN BOM  \nPENANGANAN TEROR BOM  \nProsedur penanganan penjinakan bom :  \na. persiapan;  \nb. pelaksanaan;  \nc. konsolidasi.  \nA. PERSIAPAN  \na. setelah menerima laporan, Kanit Jibom mempersiapkan:  \n1. kelengkapan personel;  \n2. peralatan yang harus dibawa;  \n3. kendaraan taktis (rantis) yang akan digunakan;  \n4. administrasi (sprint dan belangko BA) .  \nb. Kanit melaksanakan Acara Pengarahan Pimpinan (APP)  \nc. Menentukan rute dan rute alternatif menuju TKP;  \nd. Melaporkan keberangkatan Unit Jibom kepada Piket.  \nB. PELAKSANAAN :  \na. ancaman bom;  \nb. temuan bom;  \nc. ledakan bom  \nA. Prosedur penanganan ancaman bom sebagaimanadimaksud adalah sebagai berikut:  \na. tiba di TKP, menentukan dan menempatkan Posdaltis dengan mensterilkan areanya, seluruh peronel menggunakan body vest dan helm, operator 1 siaga dengan body armour;  \nb. meminta keterangan saksi mengenai siapa, bentuk, dan intensitas ancamannya;  \nc. Kanit & operator 1 koordinasi dengan manajer TKP, menentukan batas areal yang akan diperiksa/disterilkan;  \nd. Kanit menentukan metode sterilisasi bom yang meliputi pola pemeriksaan, pembagian tugas, peralatan dan waktu pelaksanaan;  \ne. Kanit membagi personel dan perlaatan deteksi;  \nf. Kanit memberikan penekanan tugas dan konsignes yang harus dipatuhi;  \ng. melakukan pemeriksaan secara berurutan dengan menggunakan pola pemeriksaan sesuai dengan situasi dankondisi área serta koordinasi dengan manajer TKP;  \nh. Sebagai rujukan gunakan gambar rancangan/cetak biru bangunan yang akan diperiksa/disteril, sebagai rujukandalam merencanakan tindakan;  \ni. pemeriksaan diutamakan dilakukan secara visual dengan menggunakan indera penglihatan, bila terdapat hal-hal yang mencurigakan baru menggunakan peralatan deteksisesuai dengan kebutuhan;  \nj. semua tempat atau barang yang berongga harus diperiksa;  \nk. ce k kabel dan perlengkapan elektonika, kabel diperiksa sampai kedua ujungnya dan pastikan bukan bagian  \nhandak;  \nl. selama pelaksanaan sterilisasi, manajer TKP melarang semua orang mendekati dan masuk TKP, sampaidinyatakan aman oleh Kanit Jibom;  \nm. teknik pemeriksaan silang oleh pasangan yang berbeda, bila ditemukan benda/barang yang dicuriga segeralaporkan kepada Kanit dan manajer TKP, serta pencarian sementara dihentikan;  \nn. Jika indikasi bom, penanganan selanjutnya sesuai dengan prosedur penanganan TKP temuan bom, tetapi bila bukan bom pencarian dilanjutkan kembali sampai objek/areal tersebut dinyatakan aman; dan  \no. Kanit Jibom segera membuat berita acara TKP aman danserah terima kepada manajer TKP.  \nB.  Prosedur penanganan temuan bom sebagaimanadimaksud adalah sebagai berikut:  \na. tiba di TKP, menentukan dan menempatkan Posdaltis dengan mensterilkan areanya dengan mensterilkan areanyadengan mengacu:  \n1. bom di bawah 1 kg dalam radius 150 meter;  \n2. paket bom seberat 1-5 kg dalam radius 200 meter;  \n3. granat/mortar dalam radius 250 meter; dan  \n4. bom mobil dalam radius 300-500 meter.  \nb. Kanit & operator 1 koordinasi dengan manajer TKP gunamemperoleh informasi yang lengkap dari saksi-saksitentang temuan bom yan","cbCaifUCpMX7Ba2r","https://ap.wps.com/l/cbCaifUCpMX7Ba2r","pdf",1947380,"Indonesian","# Standar Operasional Prosedur Penjinakan Bom\n## Penanganan Teror Bom\n### Prosedur\n## A. Persiapan\n## B. Pelaksanaan\n## A. Prosedur penanganan ancaman bom\n## B. Prosedur penanganan temuan bom\n## Penanganan ledakan bom","[{\"question\":\"Apa saja tahapan umum dalam prosedur penjinakan bom pada dokumen ini?\",\"answer\":\"Dokumen menetapkan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan konsolidasi. Tiap tahapan memuat aktivitas yang dikoordinasikan oleh unit terkait.\"},{\"question\":\"Bagaimana prosedur penanganan ancaman bom dimulai sejak tiba di TKP?\",\"answer\":\"Setelah menerima laporan dan tiba di TKP, Kanit menempatkan Posdaltis dengan mensterilkan area, memastikan personel memakai body vest/helm dan pengaturan operator, lalu mengumpulkan keterangan saksi serta menentukan batas area pemeriksaan dan metode sterilisasi.\"},{\"question\":\"Apa langkah utama pada prosedur penanganan temuan bom terkait sterilisasi dan batas radius?\",\"answer\":\"Kanıt menempatkan Posdaltis dengan mensterilkan area berdasarkan kategori potensi bahaya (mis. bom \\u003c1 kg, paket 1–5 kg, granat/mortar, dan bom mobil) menggunakan radius keamanan yang ditetapkan, kemudian mengumpulkan informasi dari saksi serta menyiapkan peralatan pendukung seperti robot Jibom, x-ray sistem, dan disrupter.\"}]","Standar Operasional Prosedur Penjinakan Bom - Penanganan Teror Bom | PDF",86]