[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-227697-113":53,"doc-detail-227697-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","stand-up-comedy-and-social-criticism-in-indonesia-discourse-analysis-of-abdurrahim-arsyad","Stand Up Comedy Dan Kritik Sosial Di Indonesia - Analisis Wacana Abdurrahim Arsyad","","Penelitian ini mengkaji stand up comedy sebagai genre komedi yang tidak hanya bertujuan membuat penonton tertawa, tetapi juga dapat digunakan untuk demokrasi, menyampaikan pendapat, dan memuat kritik sosial. Fokus penelitian diarahkan pada Abdurrahim Arsyad yang menyelipkan kritik dalam materi panggungnya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik analisis wacana kritis Teun van A. Dijk. Hasil analisis dua video stand up menampilkan kritik terhadap kebijakan yang tidak selaras dengan keinginan masyarakat melalui struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/stand-up-comedy-and-social-criticism-in-indonesia-discourse-analysis-of-abdurrahim-arsyad/227697/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/stand-up-comedy-and-social-criticism-in-indonesia-discourse-analysis-of-abdurrahim-arsyad/227697.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Aurora","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-05","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",7,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa peran stand up comedy menurut penelitian ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Stand up comedy tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dapat digunakan untuk menyampaikan pendapat, menyerukan demokrasi, dan memuat kritik sosial.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana metode yang digunakan untuk menganalisis materi Abdurrahim Arsyad?",{"text":115,"@type":111},"Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis wacana kritis Teun van A. Dijk untuk membaca struktur wacana.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Struktur apa saja yang dianalisis dalam video stand up yang diteliti?",{"text":119,"@type":111},"Penelitian menganalisis struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro pada teks dalam video stand up.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},227697,1789012793,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},4810365810221,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling  \nVol. 1 No. 3 Oktober-Desember 2023 Hal. 984-993 DOI : [https://doi.org/10.47233/jpdsk.v1i2.15](https://doi.org/10.47233/jpdsk.v1i2.15)  \nISSN : 2987-8381  \nStand Up Comedy Dan Kritik Sosial Di Indonesia (Analisis Wacana Pada  \nAbdurrahim Arsyad)  \nKesiya Agustina1, Indrawati2, Ahmad harun yahya3  \nUniversitas Islam Negeri Islam Raden Fatah Palembang  \n[Email](Email : rmkesiyaagustina@gmail.com1)[ : ](Email : rmkesiyaagustina@gmail.com1)[rmkesiyaagustina@gmail.com](Email : rmkesiyaagustina@gmail.com1)[1](Email : rmkesiyaagustina@gmail.com1),  \n[Indrawati_selayar@radenfatah.ac.id](Indrawati_selayar@radenfatah.ac.id2)[2](Indrawati_selayar@radenfatah.ac.id2),  \n[Ahmadharunyahya001@gmail.com](Ahmadharunyahya001@gmail.com3)[3](Ahmadharunyahya001@gmail.com3)  \nAbstrak  \nStand up comedy merupakan sebuah genre di dalam komedi, dimana seseorang melakukan monolog dengan tujuan utama membuat agar orang-orang tertawa. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa stand up comedy juga bisa dimanfaatkan untuk tujuan lainnya, seperti demokrasi dan menyerukan pendapat serta kritikan. Komika yang aktif membawakan materi krtikandalam setiap penampilannya Abdurrahim Arsyad sering kali menyelipkan kritikannya dalam setiap aksi panggungnya. Skripsi yang bertajuk “Stand up Comedy dan Kritik Sosial di Indonesia (Analisis Wacana Abdurrahim Arsyad)”.Dalam penelitian ini peneliti melakukan pendekatan metode penelitian kualitatif . Menggunkan tekhnik analisis wacana kritis dari Teun van A. Dijk. Kemudian menganalisis isi teks yang ada di dalam video Stand up comedy Abddurahim Arsyad yang berjudul“Demokrasi Dikorupsi dan Bahasa Unik di Indonesia” menganalisis struktur makro,superstruktur,struktur mikro. Padapenelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa tekhnik dokumentasi dan tekhnik simak dan catat. Hasil penelitian yang diperoleh dari kedua video stand up Abdur di atas diantaranya berisikan kritikan terhadap kebijakan-kebijakanyang tidak sesuai apa yang diinginkan oleh masyarakat.  \nKata Kunci: Stand up comedy, Kritik sosial , Abdurrahim Arsyad, Analisis wacana Teun Van A. Dijk  \nAbstract  \nStand up Comedy is a genre in comedy, where someone perfoms monologue wih the main aim making people laugh. However, it cannot be denied that stand up comedy can also be used be other purpose, such as democracy and expressing opinions and critism. The comedian actively presents critical material in every performance, Abdurrahim Arsyad, often includes his critism in every stage act. Thesis entitled “Stand Up Comedy and Critism in Indonesia ( DiscourseAnalysis of Andurrahim Arsyad)”in the research the authot took in qualitative research method approach. Using critical discourse analysis techniques from Teun Van A. Dijk. The analyze the content of the text in Abdurrahim Arsyad stand up comedy video entitled “Democracy is Comupted and Unque Language in Indonesia” analyzing the macro structure, micro structure, superstructure. The data collection tehniques in this research arw documentation tehniques and listening and note taking tehniques. The results of the setting research obtained from Abdur’s two stand up videos above include critism policies that are not in line with what society wants.  \nKeywords: Stand Up Comedy, Sosial Critism, AbdurrahimArsyad, Discourse Analysis Teun VanA, Dijk.  \nPENDAHULUAN  \nBeberapa tahun belakangan sangat familiar di masyarakat kita sebuah tayangan acara yaitu stand up comedy. Stand up comedy di Indonesia ditampilkan dalam bentuk show (pertunjukan) atau kompetisi. Secaraumum, stand up comedy merupakan sebuah lawakan atau komedi yang ditampilkan di atas panggung oleh komika (sebutan stand up comedyan) yang merupakan komunikator yang melontarkan serangkaian lelucon kepadakhalayak (komunikan) . Stand up comedy merupakan semacam genre di dalam komedi. Biasanya penampil di atas panggung memberikan monolog yang lucu, mengemukakan pengamatan, pendapat, pengalaman pribadi, mengungkapkan keprihatinan, menga","cbCaima2XtsayQ4Q","https://ap.wps.com/l/cbCaima2XtsayQ4Q","pdf",1061972,10,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Stand up comedy dan perkembangannya di Indonesia\n## Peran stand up comedy dalam penyampaian pesan dan kritik sosial\n# Metode Penelitian\n## Pendekatan kualitatif\n## Analisis wacana kritis Teun van A. Dijk\n# Hasil dan Pembahasan\n## Struktur makro\n## Superstruktur\n## Struktur mikro\n# Kesimpulan\n## Ringkasan temuan kritik terhadap kebijakan","[{\"question\":\"Apa peran stand up comedy menurut penelitian ini?\",\"answer\":\"Stand up comedy tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dapat digunakan untuk menyampaikan pendapat, menyerukan demokrasi, dan memuat kritik sosial.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode yang digunakan untuk menganalisis materi Abdurrahim Arsyad?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis wacana kritis Teun van A. Dijk untuk membaca struktur wacana.\"},{\"question\":\"Struktur apa saja yang dianalisis dalam video stand up yang diteliti?\",\"answer\":\"Penelitian menganalisis struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro pada teks dalam video stand up.\"}]","Stand Up Comedy Dan Kritik Sosial Di Indonesia - Analisis Wacana Abdurrahim Arsyad | PDF",15]