[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48633-id":3,"doc-seo-48633-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":95},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},48633,2336464648322,"Aria","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2200025388227c56fec?_k=1778556882303663488",48,"Cerita & Novel","Rendang Istimewa","Dokumen ini menceritakan kisah \"Rendang Istimewa\" yang ditulis oleh Novia Erwida dan diilustrasikan oleh Diva Nauwar. Cerita ini berpusat pada karakter bernama Upik yang ingin sekali memakan rendang. Nenek Upik memiliki sebungkus daging, namun kekurangan daun kunyit yang merupakan salah satu bumbu penting dalam pembuatan rendang. Untuk mendapatkan daun kunyit, Upik pergi ke kebun. Di kebun, Upik disambut oleh kejutan dari dua ekor ayam yang terkejut dengan kehadirannya. Perjalanan Upik berlanjut saat ia harus menemukan daun kunyit yang ia butuhkan. Ia kemudian menemukan tiga ekor ulat bulu, namun ini mengarahkannya pada tujuan utamanya. Upik berhasil menemukan daun kunyit dan memetiknya dalam jumlah banyak, yaitu empat lembar. Cerita berakhir dengan Upik yang bingung harus pulang melalui jalan mana setelah ia berhasil mengumpulkan daun kunyit, karena ia takut akan ulat gatal. Ilustrasi dalam cerita ini menggambarkan suasana pedesaan dan interaksi Upik dengan lingkungan alamnya, termasuk ayam dan ulat bulu. Kisah ini cocok untuk pembaca muda karena mengangkat tema petualangan sederhana dan penggunaan bahan-bahan makanan tradisional Indonesia. Cerita ini menekankan pentingnya bahan-bahan segar dalam memasak dan keberanian seorang anak dalam menjelajahi lingkungan untuk menemukan apa yang dibutuhkan.","Rendang Istimewa Novia Erwida  \nDiva Nauwar  \nUpik ingin makan rendang.  \nNenek punya satu bungkus daging.  \nNamun, daun kunyitnya habis.  \nUpik akan ambil di kebun.  \nAduh! Dua ekor ayam terkejut.  \nUpik harus menemukan daun kunyit.  \nApa itu?  \nIh, tiga ekor ulat bulu!  \nItu daun kunyitnya.  \nAmbil yang banyak.  \nEmpat lembar daun kunyit.  \nUpik pulang lewat mana, ya?  \nUpik takut ulat gatal.","cbCaimOu412oqXel","https://ap.wps.com/l/cbCaimOu412oqXel","pdf",1107627,3,1,20,"Indonesian","id",113,"# Rendang Istimewa\n## Nenek punya satu bungkus daging.\n## Upik akan ambil di kebun.\n## Ih, tiga ekor ulat bulu!\n## Ambil yang banyak.\n## Upik pulang lewat mana, ya?","[{\"question\":\"Siapa penulis dan ilustrator cerita \\\"Rendang Istimewa\\\"?\",\"answer\":\"Penulis cerita \\\"Rendang Istimewa\\\" adalah Novia Erwida dan ilustratornya adalah Diva Nauwar.\"},{\"question\":\"Mengapa Upik pergi ke kebun?\",\"answer\":\"Upik pergi ke kebun untuk mengambil daun kunyit karena neneknya kekurangan bumbu tersebut untuk membuat rendang.\"},{\"question\":\"Apa yang ditemui Upik di kebun selain daun kunyit?\",\"answer\":\"Upik bertemu dengan dua ekor ayam yang terkejut dan menemukan tiga ekor ulat bulu di kebun.\"},{\"question\":\"Bagaimana Upik merasa di akhir cerita?\",\"answer\":\"Di akhir cerita, Upik merasa bingung harus pulang lewat jalan mana karena ia takut akan ulat gatal.\"}]",1783570105,31,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":90,"head_meta":92,"extra_data":94,"updated_unix":28},"special-rendang","",{"@graph":36,"@context":89},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/special-rendang/48633/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-19","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81,85],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa penulis dan ilustrator cerita \"Rendang Istimewa\"?","Question",{"text":75,"@type":76},"Penulis cerita \"Rendang Istimewa\" adalah Novia Erwida dan ilustratornya adalah Diva Nauwar.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Mengapa Upik pergi ke kebun?",{"text":80,"@type":76},"Upik pergi ke kebun untuk mengambil daun kunyit karena neneknya kekurangan bumbu tersebut untuk membuat rendang.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa yang ditemui Upik di kebun selain daun kunyit?",{"text":84,"@type":76},"Upik bertemu dengan dua ekor ayam yang terkejut dan menemukan tiga ekor ulat bulu di kebun.",{"name":86,"@type":73,"acceptedAnswer":87},"Bagaimana Upik merasa di akhir cerita?",{"text":88,"@type":76},"Di akhir cerita, Upik merasa bingung harus pulang lewat jalan mana karena ia takut akan ulat gatal.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":91,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":93,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":96},[97,102,104,108,112,116,120,124,128,132],{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":99,"show_sort_weight":100,"slug":101},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":100,"slug":103},"story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":100,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":100,"slug":111},51,"Komik","comic",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":100,"slug":115},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":100,"slug":119},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":100,"slug":123},49,"Sastra","literature",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":100,"slug":127},52,"Teknologi","technology",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":100,"slug":131},50,"Ujian","exam",{"id":133,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":134,"show_sort_weight":100,"slug":135},57,"Umum","general"]