[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-228855-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-228855-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","socialization-of-accelerating-and-strengthening-institutional-governance-of-merah-putih-village-cooperatives-in-cibitung-district","Sosialisasi Percepatan dan Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Cibitung","","Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif baru yang diharapkan menjadi pilar penguatan ekonomi daerah di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Karena koperasi masih tergolong baru, diperlukan penguatan tata kelola kelembagaan dan strategi percepatan agar koperasi berjalan optimal sesuai tujuan dan prinsipnya. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui sosialisasi serta pendampingan perangkat pengelola, mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi pengelolaan kelembagaan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri pengelola dalam menerapkan tata kelola yang baik serta strategi percepatan pengembangan koperasi.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/socialization-of-accelerating-and-strengthening-institutional-governance-of-merah-putih-village-cooperatives-in-cibitung-district/228855/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/socialization-of-accelerating-and-strengthening-institutional-governance-of-merah-putih-village-cooperatives-in-cibitung-district/228855.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Valentina","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-08","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",7,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Mengapa Koperasi Merah Putih perlu penguatan tata kelola kelembagaan?","Question",{"text":63,"@type":64},"Koperasi ini masih tergolong baru sehingga diperlukan penguatan tata kelola kelembagaan dan strategi percepatan agar operasional koperasi dapat berjalan optimal sesuai tujuan dan prinsipnya.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Bagaimana metode pelaksanaan kegiatan sosialisasi dilakukan?",{"text":68,"@type":64},"Kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta simulasi pengelolaan kelembagaan koperasi bersama perangkat pengelola.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Apa hasil yang dicapai setelah kegiatan pendampingan?",{"text":72,"@type":64},"Kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri pengelola dalam menerapkan prinsip tata kelola yang baik serta strategi percepatan pengembangan koperasi.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},228855,1789029517,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},13056703020460,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/be000253dac470eee5d?_k=1778207105932848923","| Sosialisasi Percepatan dan Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Cibitung\u003Cbr>Pupung Purnamasari1*, Fenina Berliana Putri2 , Erna Apriani3 , Abdul Latif1\u003Cbr>1Program Studi Manajemen, Universitas Pelita Bangsa, Bekasi, Indonesia 2Program Studi Manajemen, Horizon University Indonesia, Karawang, Indonesia 3Program Studi Bisnis Digital, Universitas Pelita Bangsa, Bekasi, Indonesia |  |\n| --- | --- |\n| Article Information |  |\n| Article history:\u003Cbr>Received September 18, 2025 Approved September 25, 2025\u003Cbr>Keywords:\u003Cbr>Koperasi Merah Putih; Tata\u003Cbr>Kelola Kelembagaan;\u003Cbr>Percepatan | ABSTRAK\u003Cbr>Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif baruyang diharapkan dapat menjadi pilar penguatan ekonomi daerah, khususnya di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Namun, sebagai koperasi yang masih tergolong baru, diperlukan penguatan tata kelola kelembagaan dan strategi percepatan agar koperasi dapat berfungsi secara optimal sesuai tujuan dan prinsipnya. Kegiatan Pengabdiankepada Masyarakat ini dilaksanakan melalui sosialisasi dan pendampingankepada perangkat pengelola Koperasi Merah Putih. Metode yang digunakanmeliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta simulasi pengelolaan kelembagaan koperasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri pengelola dalam menerapkanprinsip tata kelola yang baik serta strategi percepatan pengembangan koperasi. Selain itu, pesertajuga memperoleh wawasan mengenai pentingnya kelembagaanyang kuat sebagai fondasi keberlanjutan koperasi di tengah masyarakat. |\n|  | © 2025 JGEN |\n| *Corresponding author [email: pupungpurnamasari@pelitabangsa.ac.id](email: pupungpurnamasari@pelitabangsa.ac.id) |  |\n\nPENDAHULUAN  \nKoperasi adalah sebuah organisasi ekonomi yang berperan penting dalam mendorong perbaikan taraf hidup Masyarakat (Fitrianto, 2016) . Dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992, koperasi didefinisikan sebagai sebuah entitas bisnis yanganggotanya dapat berupa perorangan atau badan hukum koperasi, dan menjalankanaktivitasnya dengan asas kekeluargaan sebagai dasar utama (Pratama et al. , 2025)(Suhardianto et al. , 2025) . Di Indonesia, koperasi menjadi alat strategis dalampemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa, berfungsi sebagai institusi yang mewujudkan keadilan sosial dan ekonomi bagi seluruh anggotanya. Hal ini sejalan denganamanat Pasal 33 Ayat (1) UUD 1945 yang menegaskan pentingnya sistem ekonomi yang  \nberlandaskan keadilan sosial. Menurut Undang-Undang No. 25 Tahun 1992, koperasi merupakan badan usaha yang anggotanya bisa berupa individu atau badan hukum koperasi, di mana aktivitas koperasi didasarkan pada prinsip-prinsip koperasi sertaberfungsi sebagai gerakan ekonomi masyarakat yang berpegang pada asas kekeluargaan. Peraturan dasar terkait koperasi di Indonesia diatur melalui Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 mengenai Perkoperasian sebagai payung hukum utama (Maryam, 2025)(Prasetyo, 2024) .  \nKoperasi DesaMerah Putih (KDMP) dibentuk sebagaiupayauntuk memperkokohperekonomian di tingkat desa, meskipun menghadapi sejumlah hambatan yang bersifatstruktural dan historis yang berpotensi mengganggu keberlanjutannya. Sejarah mencatat bahwa kegagalan banyak koperasi desa disebabkan oleh adanya intervensi politik, ketergantungan berlebihan pada bantuan dana pemerintah, serta minimnya keterlibatanaktif dari para anggotanya (Budiantoro et al. , 2023) (Setiawan et al. , 2023) . Apabila tidak mengindahkan kemampuan sumber daya manusia desa, yang sering kurang dalampengelolaan koperasi dan literasi keuangan, maka program KDMP berpotensi mengalamikegagalan yang sama seperti sebelumnya. Metode pengambilan keputusan dari atas ke bawah tanpa melibatkan musyawarah desa sering kali mengesampingkan aspirasimasyarakat setempat dan dapat menyebabkan tumpang tindih dengan eksistensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang telah lebih dulu berdiri. Salah satu kekhawatiran utama dalam menjalankan program tersebut adalah adanya ketergantu","cbCaioLc2iABPZZF","https://ap.wps.com/l/cbCaioLc2iABPZZF","pdf",551895,6,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n# METODE PELAKSANAAN\n## Lokasi Kegiatan","[{\"question\":\"Mengapa Koperasi Merah Putih perlu penguatan tata kelola kelembagaan?\",\"answer\":\"Koperasi ini masih tergolong baru sehingga diperlukan penguatan tata kelola kelembagaan dan strategi percepatan agar operasional koperasi dapat berjalan optimal sesuai tujuan dan prinsipnya.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode pelaksanaan kegiatan sosialisasi dilakukan?\",\"answer\":\"Kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta simulasi pengelolaan kelembagaan koperasi bersama perangkat pengelola.\"},{\"question\":\"Apa hasil yang dicapai setelah kegiatan pendampingan?\",\"answer\":\"Kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri pengelola dalam menerapkan prinsip tata kelola yang baik serta strategi percepatan pengembangan koperasi.\"}]","Sosialisasi Percepatan dan Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Cibitung | PDF",9]