[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-42305-id":3,"doc-seo-42305-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},42305,687197207919,"Theodora","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/a000253d6f5f7c60be?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779446848396160552",55,"Agama & Spiritualitas","Enam Landasan Agama","Naskah menjelaskan enam usul (landasan agama) yang dipaparkan Allah serta menyoroti bagaimana mayoritas manusia keliru memahaminya. Uraian mencakup pemurnian ibadah hanya kepada Allah dan pemahaman tentang lawan utamanya, yaitu kesyirikan. Bahasan berikutnya menekankan persatuan di atas tauhid, kewajiban mendengar dan taat kepada pemimpin, serta penjelasan tentang ilmu, ulama, dan wali-wali Allah beserta pembedaan dari pihak yang menyerupai mereka.","Penulis, Syekh Muhammad bin Abdul Wahab  \n-raḥimahullāh-berkata,  \nDengan menyebut nama Allah Yang Maha  \nPengasih lagi Maha Penyayang Termasuk di antara hal yang paling menakjubkan dan di antara tanda kekuasaan Allah Sang Penguasa Yang Maha Mengalahkan (segala sesuatu) adalah enam usul (landasan agama) yang telah Allah-Ta’ālā jelaskan secara gamblang bagi masyarakatawam lebih dari yang diperkirakan oleh banyak manusia. Tetapi kemudian setelahitu kebanyakan orang cerdas dan orang berakal dari kalangan Bani Adam salah dalam memahaminya kecuali sedikit dari mereka.  \n2  \nLANDASAN PERTAMA  \nMemurnikan agama hanya untuk Allah semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya, memahami lawannya yaitu kesyirikan kepada Allah, serta memahami bahwa mayoritas (ayat) Al-Qur`ān menerangkan pokok ini dari sisi yang beraneka ragam dengan bahasa yang bisa dipahami olehorang awam sekali pun . Kemudian, ketika terjadi pada kebanyakan umat ini apa yang terjadi (berupa menyebarnya kejahilan), setan menampakkan kemurnian (agama ini) di hadapan manusia dalambentuk merendahkan orang-orang saleh dan menelantarkan hak-hak mereka; sertamenampakkan  \n3  \nkesyirikan kepada mereka dalam bentuk mencintai orang-orang saleh dan mengikuti mereka.  \nLANDASAN KEDUA  \nAllah perintahkan untuk bersatu diatas agama (tauhid) dan melarang dari berpecah belah di dalamnya. Allah terangkan hal ini dengan keterangan yang melegakan, yang bisa dipahami oleh orang-orang awam, dan Dia melarang kita dari menjadi seperti orang-orang sebelum kita yang berpecah belah dan berselisih sehingga mereka binasa. Dia juga menyebutkan bahwa Dia memerintahkan kaum muslimin untuk bersatu di atas agama dan melarang  \n4  \nmereka dari berpecah belah di dalamnya.  \nDan yang semakin memperjelas pokok ini adalah apa yang terdapat di dalam Sunnah (hadis-hadis) berupa penjelasan yang mengagumkan tentang hal tersebut.Kemudian ternyata keadaannya menjadi terbalik, perpecahan dalam prinsip-prinsip agama dan cabang-cabangnya dianggap sebagai ilmudan bentuk kefakihan dalam agama, dansebaliknya, bersatu dalam agama dianggap sebagai sesuatu yang tidak diucapkan kecuali oleh zindik atau orang gila.  \n5  \nLANDASAN KETIGA  \nBahwasanya di antara kesempurnaan bersatu (dalam agama) adalah bersikapmendengar dan taat kepada pemimpin kita meskipun dia adalah budak dari Ḥabasyah (Ethiopia) . Allah menjelaskan ini dengan penjelasan yang jelas dan mencukupi dengan berbagai bentuk penjelasan, baik secara syariat maupun secara kauniah. Kemudian landasan ini justru tidak diketahui oleh kebanyakan orang yang mengaku berilmu, lalu bagaimana ia bisa diaplikasikan?  \n6  \n7  \nLANDASAN KEEMPAT  \nPenjelasan tentang ilmu dan ulama, fikih dan fukaha, dan penjelasan tentang siapa yang menyerupai mereka padahal bukan bagian dari golongan mereka. Allah telah menjelaskan landasan ini di awal surah Al-Baqarah dalam firman-Nya:”Wahai Bani Israil! Ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepadamu. Dan penuhilah janjimukepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Kukepadamu ...”(QS. Al-Baqarah: 40).Hingga firman Allah:”Wahai Bani Israil! Ingatlahnikmat-Ku kepada kalian dan sesungguhnya Aku telah memberikan kelebihan pada kalian dibandingkan seluruh alam (pada waktuitu) .  \n”(QS. Al-Baqarah: 47).Keterangan itu se-  \n8  \nmakin diperjelas dengan Sunnah dalampenjelasan yang banyak, jelas, dan gamblang bagi orang awam yang sederhanapemikirannya sekalipun. Kemudian (dengan berjalannya waktu), hal ini menjadi sesuatu yang sangat asing (di mata manusia), bahkan ilmu dan fikih (di mata mereka) berubah menjadi bidah dan kesesatan. Adapun yang terbaik menurut mereka adalah pencampuradukkan antara al-ḥaqq (kebenaran) dengan kebatilan.Sehingga ilmu yang Allah-Ta’ālā - wajibkan kepada makhluk dan Allah memujinya, menjadi tidak diucapkan (di mata mereka) kecuali oleh orang yang zindik atau gila, dan orang yang mengingkari, memusuhi,  \nmenulis taḥżīr (peringatan terhadap ilmu)  \ndan melarang darinya, dianggap sebagaiseorang fakih dan ulama.  \nLANDASAN KELIMA  \nPenjelas","cbCaivkvyIPpU8r8","https://ap.wps.com/l/cbCaivkvyIPpU8r8","pdf",329554,5,1,16,"Indonesian","id",113,"# Landasan Pertama\n## Memurnikan Agama untuk Allah\n# Landasan Kedua\n## Persatuan di Atas Tauhid\n# Landasan Ketiga\n## Mendengar dan Taat kepada Pemimpin","[{\"question\":\"Apa inti Landasan Pertama yang dijelaskan dalam naskah?\",\"answer\":\"Memurnikan agama dan ibadah hanya untuk Allah semata tanpa sekutu, serta memahami kesyirikan sebagai lawannya.\"},{\"question\":\"Mengapa naskah menekankan persatuan di atas tauhid?\",\"answer\":\"Karena Allah memerintahkan kaum muslimin untuk bersatu dalam agama dan melarang berpecah belah, serta akibat buruk dari perselisihan pada umat terdahulu.\"},{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan Landasan Ketiga terkait pemimpin?\",\"answer\":\"Kesempurnaan bersatu mencakup sikap mendengar dan taat kepada pemimpin meskipun berasal dari Habasyah (Ethiopia), serta disertai penjelasan syariat dan kauniah.\"}]",1783350329,25,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"six-foundations-of-religion","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/six-foundations-of-religion/42305/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-16","2026-07-06",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa inti Landasan Pertama yang dijelaskan dalam naskah?","Question",{"text":76,"@type":77},"Memurnikan agama dan ibadah hanya untuk Allah semata tanpa sekutu, serta memahami kesyirikan sebagai lawannya.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Mengapa naskah menekankan persatuan di atas tauhid?",{"text":81,"@type":77},"Karena Allah memerintahkan kaum muslimin untuk bersatu dalam agama dan melarang berpecah belah, serta akibat buruk dari perselisihan pada umat terdahulu.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Apa yang dimaksud dengan Landasan Ketiga terkait pemimpin?",{"text":85,"@type":77},"Kesempurnaan bersatu mencakup sikap mendengar dan taat kepada pemimpin meskipun berasal dari Habasyah (Ethiopia), serta disertai penjelasan syariat dan kauniah.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,97,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":95,"slug":96},60,"religion-spirituality",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":99,"show_sort_weight":95,"slug":100},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":95,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":95,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":95,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":95,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":95,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":95,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":95,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":95,"slug":132},57,"Umum","general"]