[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-99694-id":3,"doc-seo-99694-113":29,"detail-sidebar-cat-0-id-113":90},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":20,"is_downloadable":20,"audit_status":20,"page_count":21,"language":22,"language_code":23,"site_id":24,"html_lang":23,"table_of_contents":25,"faqs":26,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":27,"read_time":28},99694,1099514068035,"Ezra","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",48,"Cerita & Novel","Siput Mencari Rumah - Buku Berjenjang Tingkat 2b","Buku cerita berjenjang tingkat 2b berfokus pada topik sehari-hari melalui pengalaman siput yang merayap mencari rumah. Dirancang untuk meningkatkan kelancaran membaca, memperluas kosa kata, dan melatih daya pemahaman dengan teks berpendek, kepadatan kalimat terukur, serta dukungan gambar. Cerita menggambarkan siput yang awalnya tinggal di pohon dan mengalami masalah saat hujan, lalu meminjam lubang pohon, hingga burung pelatuk datang dan memintanya pergi.","Siput Mencari Rumah  \nBuku Berjenjang Tingkat 2b Cerita diadaptasi oleh Treisye Kissya  \nBahasa Indonesia Fiksi  \nBuku Berjenjang (Leveled Books)  \nBuku berjenjang dirancang khusus terutama untuk meningkatkan kelancaran membaca, menambah kosa kata, dan daya pemahaman. Buku berjenjang dipakai setelah anak mampu membaca buku-buku ramah cerna kata tingkat 1a, 1b, dan 1c. Ada 3 tingkat dari yang mudah ke sulit: Tingkat 1 bisa cocok untuk anak setara SD kelas 1 akhir, sedangkan 2a dan 2b untuk anak setara kelas 2 SD.  \nSIPUT MENCARI RUMAH  \nBuku ini adalah buku berjenjang tingkat 2b, dengan ciri-cirisbb: jumlah halaman per buku 12-16, kepadatan teks 3-4 kalimat per halaman, boleh penggal kalimat, 8 kata maks. per kalimat, maks. 25 kata per halaman, bisa di atas 2 suku kata, kalimat kompleks, dengan 75% kata akrab, 1 gambartiap 2 halaman. Gambar mendukung pemahaman terhadapteks. Topik sehari-hari.  \nBuku berjenjang bisa dipakai dengan cara sebagai berikut:  \n1. Dalam kelompok besar dan kecil.  \n2. Secara sendiri-sendiri oleh setiap anak.  \n3. Untuk mulai, berdiskusi atau bertanya-jawab dengananak mengenai hal-hal yang anak sudah ketahui mengenai topik dari isi buku.  \n4. Bahas gambar-gambar yang ada dalam tiap halamanuntuk membantu anak memahami apa kira-kira yang menjadi topik dari buku tersebut.  \n5. Guru atau orang tua sebaiknya membacakan kalimat di setiap halaman terlebih dahulu, sebagai model atau contoh bagi anak.  \n6. Kemudian anak diberikan kesempatan untuk membacasendiri.  \n7. Diskusikan isi buku. Pakai kata-kata tanya: ada apa, siapa, kapan, bagaimana, mengapa.  \nSiput Mencari Rumah  \nPenulis: Treisye Kissya Gambar oleh SIL Internasional  \nBuku ini diproduksi melalui proyek Enabling Writers yang disponsori oleh USAID.  \nYayasan Sulinama  \n2017  \nBahasa Indonesia  \nCopyright © 2017, Yayasan Sulinama  \n[http://creativecommons.org/licenses/by/3.0/igo/](http://creativecommons.org/licenses/by/3.0/igo/)  \nAnda bebas menggunakan karya ini untuk keperluan komersial. Anda dapat menyesuaikan dan menambahkan ke karya ini. Andaharus menghargai hak cipta dan pengakuan untuk para penulis, ilustrator, dsb.  \n[Hubungi yayasansulinama@gmail.com](Hubungi yayasansulinama@gmail.com) untuk informasi lanjut.  \nPada waktu dulu, siput tidak punyarumah. Dia merayap mencari-cari tempat untuk rumahnya.  \nPertama kali, siput tinggal di atas pohon. Dia tinggal di sarang burung.  \nTapi ketika hujan, rumah siput basah dan rusak. Siput basah dan kedinginan.  \n\"Sarang burung tidak bagus,\" kata siput. Lalu ia pergi mencari rumah lain.  \nSiput merayap turun dari pohon. Tiba-tibaia melihat ada lubang di pohon. Lubangapa ini?  \n\"Oh, ini tempat tinggal burung. Permisi, burung. Aku pinjam rumahmu!\"  \nSiput tinggal di dalam lubang pohon itu.\"Rumah ini cocok untukku,\" kata siput.\"Tidak panas dan tidak kena hujan.\"  \nTapi pada suatu hari, datanglah burung pelatuk. Burung pelatuk sukamematuk-matuk pohon. Tok tok tok tok.  \n\"Hei, siapa ini yang tinggal di rumahku?\"Burung pelatuk berteriak. \"Ayo, keluar!\"  \nSiput merasa sedih. Ia keluar dari rumah burung pelatuk.  \nLalu ia merayap turun dari pohon. Ia berjalan dan mencari-cari rumah lagi.","cbCaikjF4zVRExMc","https://ap.wps.com/l/cbCaikjF4zVRExMc","pdf",981673,1,20,"Indonesian","id",113,"# Siput Mencari Rumah\n## Tujuan Buku Berjenjang\n## Karakteristik Tingkat 2b\n## Cara Penggunaan (Kelompok dan Mandiri)\n## Cerita: Rumah Siput","[{\"question\":\"Apa tujuan buku berjenjang tingkat 2b ini?\",\"answer\":\"Meningkatkan kelancaran membaca, menambah kosa kata, dan melatih daya pemahaman. Buku digunakan setelah anak mampu membaca level 1a, 1b, dan 1c.\"},{\"question\":\"Apa ciri-ciri buku berjenjang tingkat 2b yang disebutkan?\",\"answer\":\"Jumlah halaman 12-16, teks 3-4 kalimat per halaman, maksimal 8 kata per kalimat, maksimal 25 kata per halaman, serta dukungan gambar yang membantu pemahaman.\"},{\"question\":\"Bagaimana alur cerita siput mencari rumah?\",\"answer\":\"Siput tidak punya rumah, sempat tinggal di sarang burung di pohon, lalu rumahnya rusak saat hujan. Siput kemudian menemukan lubang pohon yang ia pinjam, tetapi akhirnya burung pelatuk datang dan siput sedih serta mencari rumah lagi.\"}]",1784384007,31,{"code":4,"msg":30,"data":31},"ok",{"site_id":24,"language":23,"slug":32,"title":13,"keywords":33,"description":14,"schema_data":34,"social_meta":85,"head_meta":87,"extra_data":89,"updated_unix":27},"siput-looking-for-a-home-leveled-book-level-2b","",{"@graph":35,"@context":84},[36,53,67],{"@type":37,"itemListElement":38},"BreadcrumbList",[39,43,47,50],{"item":40,"name":41,"@type":42,"position":20},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":44,"name":45,"@type":42,"position":46},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":48,"name":12,"@type":42,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":51,"name":13,"@type":42,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/siput-looking-for-a-home-leveled-book-level-2b/99694/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":23,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":61,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":62,"interactionStatistic":63},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":40,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-18",true,{"@type":64,"interactionType":65,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":66},"ViewAction",{"@type":68,"mainEntity":69},"FAQPage",[70,76,80],{"name":71,"@type":72,"acceptedAnswer":73},"Apa tujuan buku berjenjang tingkat 2b ini?","Question",{"text":74,"@type":75},"Meningkatkan kelancaran membaca, menambah kosa kata, dan melatih daya pemahaman. Buku digunakan setelah anak mampu membaca level 1a, 1b, dan 1c.","Answer",{"name":77,"@type":72,"acceptedAnswer":78},"Apa ciri-ciri buku berjenjang tingkat 2b yang disebutkan?",{"text":79,"@type":75},"Jumlah halaman 12-16, teks 3-4 kalimat per halaman, maksimal 8 kata per kalimat, maksimal 25 kata per halaman, serta dukungan gambar yang membantu pemahaman.",{"name":81,"@type":72,"acceptedAnswer":82},"Bagaimana alur cerita siput mencari rumah?",{"text":83,"@type":75},"Siput tidak punya rumah, sempat tinggal di sarang burung di pohon, lalu rumahnya rusak saat hujan. Siput kemudian menemukan lubang pohon yang ia pinjam, tetapi akhirnya burung pelatuk datang dan siput sedih serta mencari rumah lagi.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":86,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":88,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":24},{"code":4,"msg":5,"data":91},[92,97,99,103,107,111,115,119,123,127],{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":94,"show_sort_weight":95,"slug":96},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":12,"show_sort_weight":95,"slug":98},"story-novel",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":101,"show_sort_weight":95,"slug":102},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":105,"show_sort_weight":95,"slug":106},51,"Komik","comic",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":109,"show_sort_weight":95,"slug":110},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":113,"show_sort_weight":95,"slug":114},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":117,"show_sort_weight":95,"slug":118},49,"Sastra","literature",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":121,"show_sort_weight":95,"slug":122},52,"Teknologi","technology",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":125,"show_sort_weight":95,"slug":126},50,"Ujian","exam",{"id":128,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":129,"show_sort_weight":95,"slug":130},57,"Umum","general"]