[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-99686-id":3,"doc-seo-99686-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},99686,1099514068035,"Ezra","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",48,"Cerita & Novel","Si Boy - Buku Cerita","Buku cerita Si Boy ini merupakan hasil kemitraan antara Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata dengan Yayasan Suluh Insan Lestari, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Kedang oleh Hendrikus Nema Buayanya Yosep Uri Buyanaya, Yohanes Leu Bale, Andreas Nula Liliweri, dan Maria Loka. Ilustrasi buku ini dikerjakan oleh Chandra Kurniawan. Buku ini diterbitkan di Kedang, Indonesia, dengan fokus pada kisah anak-anak dan nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya. Hak cipta buku ini dilindungi oleh Yayasan Suluh Insan Lestari sejak tahun 2025 dan didistribusikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International. Pengguna diizinkan untuk menyesuaikan dan menambahkan karya ini, namun hanya dapat mendistribusikan hasil karya tersebut di bawah lisensi yang sama atau serupa. Pengguna wajib menghargai hak cipta serta memberikan pengakuan kepada para penulis dan ilustrator. Halaman awal buku memperkenalkan karakter utama, Si Boy, dan menceritakan sebuah adegan di mana Si Boy mendengar suara kucing kesakitan dan segera menghampirinya untuk memberikan pertolongan, menunjukkan sifat peduli dan berani dari karakter tersebut. Cerita ini tidak hanya menghibur tetapi juga mengajarkan pentingnya kasih sayang terhadap hewan dan kepedulian sosial kepada sesama makhluk hidup.","Si Boy  \nSi Boy  \nKemitraan Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata Dengan  \nYayasan Suluh Insan Lestari  \nKedang, Indonesia Buku Cerita  \nSi Boy  \nSi Boy  \nCerita oleh: Jumia Derang Lelang Deler  \nDiterjemahkan ke bahasa Kedang oleh: Hendrikus Nema Buayanya Yosep Uri Buyanaya  \nYohanes Leu Bale  \nAndreas Nula Liliweri  \nMaria Loka  \nIlustrasi oleh:  \nChandra Kurniawan  \nKemitraan Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata Dengan Yayasan Suluh Insan Lestari  \nKedang, Indonesia Lembata, Nusa Tenggara Timur, Indonesia  \nCopyright © 2025, Suluh Insan Lestari  \n[http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/](http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)  \nAnda tidak boleh menggunakan karya ini untuk keperluan komersial. Anda dapat menyesuaikan dan menambahkan ke karya ini, namun Anda hanya dapat mendistribusikan hasil karya tersebut di bawah lisensi yang sama atau serupa dengan yang ini. Anda harus menghargai hak cipta dan pengakuan untuk para penulis, ilustrator, dsb.  \nEyeng udeq, Jumi pan belala utun uliq epir .  \nSuatu pagi Jumi berjalan di sebuah lorongyang sepi.  \nJumi denger kusing udeq hioq lolo, mete ni dareng ido .  \nJumi mendengar suara seekor kucing yang sedangmengerang kesakitan.  \nJumi pan dehiq kusing me, nuo nui kusing buyaq udeq waq tawaq pitan .  \nJumi menghampiri kucing itu dan melihat ada seekor kucing putih tertindih reruntuhan batu.","cbCaihqzPsSK64kq","https://ap.wps.com/l/cbCaihqzPsSK64kq","pdf",6186407,3,1,25,"Indonesian","id",113,"# Si Boy\n## Cerita oleh: Jumia Derang Lelang Deler\n## Diterjemahkan ke bahasa Kedang oleh: Hendrikus Nema Buayanya Yosep Uri Buyanaya, Yohanes Leu Bale, Andreas Nula Liliweri, Maria Loka\n## Ilustrasi oleh: Chandra Kurniawan","[{\"question\":\"Siapa saja yang terlibat dalam pembuatan buku cerita Si Boy?\",\"answer\":\"Buku cerita Si Boy ditulis oleh Jumia Derang Lelang Deler, diterjemahkan ke bahasa Kedang oleh Hendrikus Nema Buayanya Yosep Uri Buyanaya, Yohanes Leu Bale, Andreas Nula Liliweri, dan Maria Loka, serta diilustrasikan oleh Chandra Kurniawan.\"},{\"question\":\"Di mana buku cerita Si Boy diterbitkan dan apa saja lisensi yang mengaturnya?\",\"answer\":\"Buku cerita Si Boy diterbitkan di Kedang, Indonesia, oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata dengan Yayasan Suluh Insan Lestari. Buku ini didistribusikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International, yang mengizinkan penggunaan non-komersial serta modifikasi dan distribusi di bawah lisensi yang sama atau serupa, dengan tetap menghargai hak cipta.\"},{\"question\":\"Cerita apa yang tergambar di awal buku cerita Si Boy?\",\"answer\":\"Di awal buku, Si Boy sedang berjalan di sebuah lorong sepi ketika ia mendengar suara kucing mengerang kesakitan. Ia kemudian menghampiri kucing tersebut dan menemukan seekor kucing putih tertindih reruntuhan batu, menunjukkan kepedulian Si Boy terhadap hewan.\"}]",1784383930,39,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"si-boy-story-book","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/si-boy-story-book/99686/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-27","2026-07-18",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa saja yang terlibat dalam pembuatan buku cerita Si Boy?","Question",{"text":75,"@type":76},"Buku cerita Si Boy ditulis oleh Jumia Derang Lelang Deler, diterjemahkan ke bahasa Kedang oleh Hendrikus Nema Buayanya Yosep Uri Buyanaya, Yohanes Leu Bale, Andreas Nula Liliweri, dan Maria Loka, serta diilustrasikan oleh Chandra Kurniawan.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Di mana buku cerita Si Boy diterbitkan dan apa saja lisensi yang mengaturnya?",{"text":80,"@type":76},"Buku cerita Si Boy diterbitkan di Kedang, Indonesia, oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata dengan Yayasan Suluh Insan Lestari. Buku ini didistribusikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International, yang mengizinkan penggunaan non-komersial serta modifikasi dan distribusi di bawah lisensi yang sama atau serupa, dengan tetap menghargai hak cipta.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Cerita apa yang tergambar di awal buku cerita Si Boy?",{"text":84,"@type":76},"Di awal buku, Si Boy sedang berjalan di sebuah lorong sepi ketika ia mendengar suara kucing mengerang kesakitan. Ia kemudian menghampiri kucing tersebut dan menemukan seekor kucing putih tertindih reruntuhan batu, menunjukkan kepedulian Si Boy terhadap hewan.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]