[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-317739-113":53,"doc-detail-317739-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","seri-ke-191-al-jarh-wa-al-tadil-criticism-and-evaluation-of-hadith-narrators-hadith-narrator-study","SERI KE-191 - AL-JARH WA AL-TA'DIL - (Kritik dan Penilaian Perawi Hadits) - Kajian Perawi Hadits","","Kajian “Al-Jarh wa Al-Ta'dil” membahas kritik dan penilaian terhadap perawi hadits dengan pendekatan ilmiah. Uraian dimulai dari asal-usul julukan pelaku bid'ah, termasuk bagaimana sikap berlebihan mendorong permusuhan dan pengkafiran. Selanjutnya diulas peran riwayat dari kalangan pelaku bid'ah serta kaidah peneliti dalam menanggapi hal tersebut. Dokumen juga menyoroti batasan kritik yang benar, cara mengenali kepercayaan perawi, serta bantahan terhadap syubhat dan kerancuan yang dinisbahkan kepada beberapa pihak.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":10,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/seri-ke-191-al-jarh-wa-al-tadil-criticism-and-evaluation-of-hadith-narrators-hadith-narrator-study/317739/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/seri-ke-191-al-jarh-wa-al-tadil-criticism-and-evaluation-of-hadith-narrators-hadith-narrator-study/317739.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Logic","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-03","2026-09-20",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tema utama Al-Jarh wa Al-Ta'dil dalam dokumen ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Dokumen berfokus pada kritik dan penilaian terhadap perawi hadits, termasuk cara menilai kepercayaan perawi serta menjawab syubhat dan kerancuan yang muncul dalam pembahasan terkait.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana asal-usul julukan pelaku bid'ah dijelaskan?",{"text":115,"@type":111},"Bagian awal menjelaskan bahwa kelompok-kelompok yang kuat dan banyak pengikutnya cenderung memiliki sikap moderat maupun ekstrem, lalu sikap berlebihan mendorong klaim dan permusuhan sehingga lahirlah berbagai penamaan seperti pelaku bid'ah.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Apa tujuan pemisahan kajian dari biografi Imam Bukhari?",{"text":119,"@type":111},"Penulis khawatir bila membahasnya dalam biografi Bukhari pembicaraan menjadi panjang dan melebar dari topik, sehingga kajian dipisahkan sebagai artikel khusus dari berbagai sisi dan aspek.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},317739,1790669030,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":8,"category_name":10,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":142,"read_time":143},1099513958762,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/1000023916a998db790?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1784791008015729253","1  \nSERI KE-191  \nAL-JARH WA AL-TA'DIL  \n(Kritik dan Penilaian Perawi Hadits)  \nKarya:  \nSyaikh Jamaluddin Al-Qasimi Ad-Dimasyqi  \nPenerjemah:  \nMuhamad Abid Hadlori, S.Ag. , Lc.  \n\n| Akses Terjemahan Lain:\u003Cbr>WhatsApp Channel | Google Drive | Telegram\u003Cbr>[abidhadlori.wordpress.com](abidhadlori.wordpress.com) |\n| --- |\n| Selesai diterjemahkan:\u003Cbr>03 Jumadil Awal 1447 H – 25 Oktober 2025\u003Cbr>Karanganyar, Jawa Tengah, Indonesia |\n\nWakaf untuk Kaum Muslimin  \n(bebas sebar, cetak & gandakan, non-komersial)  \nDAFTAR ISI  \nPEMBUKAAN .................................................................... 5  \n1. Asal-usul Julukan Pelaku Bid'ah ..................................... 7  \n2. Yang Mempopulerkan Periwayatan dari Para Pelaku Bid'ah dan Kaidah Para Peneliti dalam Hal Itu................... 8  \n3. Bahaya-bahaya Kritik Kecuali dengan Dalil yang Pasti 10  \n4. Cara-cara yang Dengannya Diketahui Kepercayaan Perawi .............................................................................. 11  \n5. Penjelasan Tambahan tentang Hikmah Penakhrijan dari Para Pelaku Bid'ah dan Faedah-faedahnya ..................... 12  \n6 - Durhakanya Generasi Penerus dengan Meninggalkan Mazhab Generasi Pendahulu:........................................... 14  \n7-Bantahan terhadap Pernyataan tentang Memusuhi Para Pelaku Bid'ah: .................................................................. 17  \n8 - Bantahan terhadap Pernyataan tentang Memfasikkan Para Pelaku Bid'ah: .......................................................... 19  \n9-Bahaya Memberi Cap Fasik dan Makna Fasik: ........... 21  \n10-Jawaban atas Syubhat .............................................. 36  \n11-Menjawab Kerancuan Lainnya.................................. 38  \n12-Menghilangkan Kekeliruan dalam Ungkapan Al-Bukhari......................................................................................... 42  \n13-Menolak Kekeliruan dan Keraguan ........................... 50  \n3  \n14 - Buah Kelembutan terhadap Orang yang Berbeda Pendapat .......................................................................... 53  \n15-Serangan Para Pembawa Bendera yang Teliti terhadap Para Ahli Fikih yang Mengkafirkan ................................... 56  \n4  \nPEMBUKAAN  \nIni adalah kajian yang agung dan pembahasan yang penting, sudah lama terlintas dalam hati untuk meluangkanwaktu menulis sesuatu tentangnya yang menjadi intisari dari intisari dalam bab ini yang diperselisihkan oleh manusia, karena fanatisme yang menguasai jiwa-jiwa dan merekamembuang madzhab para ulama hadits besar yang meriwayatkan Sunnah dan para pemberi petunjuk umat, hingga datanglah kesempatan bagiku untuk menulis biografilengkap tentang Imam Bukhari yang kujadikan terperinci dengan berbagai biografi yang beragam, di antaranya adalah (Takhrij Bukhari dari Orang-orang yang Dituduh Berbuat Bid'ah) yaitu mereka yang kusebut (Al-Mubaddi'in - Para Pelaku Bid'ah) .  \nAku menyebutkan di sana apa yang sesuai dengan penulisan biografi tersebut, kemudian aku berpendapat bahwa pembahasan ini memerlukan penjelasan dan uraianyang lebih luas, serta bantahan terhadap syubhat dan kemungkinan-kemungkinan yang dikemukakan oleh sebagian ahli fiqih yang menyelisihi kebenaran di dalamnya. Aku khawatir jika membahasnya dalam biografi Bukhari, pembicaraan akan menjadi panjang dan menyerupai keluardari topik, maka aku pisahkan kelanjutan kajian ini dalam artikel khusus yang mencakupnya dari berbagai sisi dan mengembalikannya pada berbagai aspeknya. Dan kajian ini  \n5  \ntermasuk dari pembahasan-pembahasan ilmiah yang dilupakan atau disia-siakan oleh generasi penerus. Tidaklah mengherankan jika lalai dari tujuan-tujuan orang yang lalaidalam permulaan-permulaan, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.  \n6  \n1. Asal-usul Julukan Pelaku Bid'ah  \nDari yang diketahui dalam hukum-hukum kemasyarakatan bahwa setiap kelompok yang kuat urusannya dan banyak pengikutnya, pasti terdapat didalamnya yang asli dan yang pendatang, yang moderat","cbCaiaQz3qmtL0HJ","https://ap.wps.com/l/cbCaiaQz3qmtL0HJ","pdf",4347226,70,"Indonesian","# DAFTAR ISI\n## PEMBUKAAN\n## 1. Asal-usul Julukan Pelaku Bid'ah\n## 2. Yang Mempopulerkan Periwayatan dari Para Pelaku Bid'ah dan Kaidah Para Peneliti dalam Hal Itu\n## 3. Bahaya-bahaya Kritik Kecuali dengan Dalil yang Pasti\n## 4. Cara-cara yang Dengannya Diketahui Kepercayaan Perawi\n## 5. Penjelasan Tambahan tentang Hikmah Penakhrijan dari Para Pelaku Bid'ah dan Faedah-faedahnya\n## 6 - Durhakanya Generasi Penerus dengan Meninggalkan Mazhab Generasi Pendahulu\n## 7 - Bantahan terhadap Pernyataan tentang Memusuhi Para Pelaku Bid'ah\n## 8 - Bantahan terhadap Pernyataan tentang Memfasikkan Para Pelaku Bid'ah\n## 9 - Bahaya Memberi Cap Fasik dan Makna Fasik\n## 10 - Jawaban atas Syubhat\n## 11 - Menjawab Kerancuan Lainnya\n## 12 - Menghilangkan Kekeliruan dalam Ungkapan Al-Bukhari\n## 13 - Menolak Kekeliruan dan Keraguan\n## 14 - Buah Kelembutan terhadap Orang yang Berbeda Pendapat\n## 15 - Serangan Para Pembawa Bendera yang Teliti terhadap Para Ahli Fikih yang Mengkafirkan","[{\"question\":\"Apa tema utama Al-Jarh wa Al-Ta'dil dalam dokumen ini?\",\"answer\":\"Dokumen berfokus pada kritik dan penilaian terhadap perawi hadits, termasuk cara menilai kepercayaan perawi serta menjawab syubhat dan kerancuan yang muncul dalam pembahasan terkait.\"},{\"question\":\"Bagaimana asal-usul julukan pelaku bid'ah dijelaskan?\",\"answer\":\"Bagian awal menjelaskan bahwa kelompok-kelompok yang kuat dan banyak pengikutnya cenderung memiliki sikap moderat maupun ekstrem, lalu sikap berlebihan mendorong klaim dan permusuhan sehingga lahirlah berbagai penamaan seperti pelaku bid'ah.\"},{\"question\":\"Apa tujuan pemisahan kajian dari biografi Imam Bukhari?\",\"answer\":\"Penulis khawatir bila membahasnya dalam biografi Bukhari pembicaraan menjadi panjang dan melebar dari topik, sehingga kajian dipisahkan sebagai artikel khusus dari berbagai sisi dan aspek.\"}]","SERI KE-191 - AL-JARH WA AL-TA'DIL - (Kritik dan Penilaian Perawi Hadits) - Kajian Perawi Hadits | PDF",1789938522,108]