[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-341481-113":53,"doc-detail-341481-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","semangat-tante-sasa","Semangat, Tante Sasa!","","Semangat, Tante Sasa! mengisahkan dinamika keluarga antara Sasita dan ibunya melalui percakapan telepon yang memunculkan konflik, rasa kesal, serta ketegangan mengenai rencana keberangkatan Mama untuk berangkat haji. Prolog menampilkan kebiasaan Sasita yang cenderung menghindari pertemuan intens, alasan pekerjaan dan rutinitas, sekaligus munculnya tanggung jawab baru ketika Velisa harus tinggal sementara. Cerita menyoroti emosi, relasi orang tua dan anak, serta tekanan batin saat harus menerima perubahan.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":15,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/semangat-tante-sasa/341481/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/semangat-tante-sasa/341481.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Genevieve","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-22",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",6,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa pemicu konflik dalam prolog cerita ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Konflik muncul saat Mama menelepon dan menyampaikan rencana berangkat haji serta kebutuhan agar Velisa tidak sendirian di rumah.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Mengapa Sasita sebelumnya enggan sering bertemu ibunya?",{"text":115,"@type":111},"Sasita jarang mengunjungi Mama karena kesibukan kerja hingga larut malam dan pilihan beristirahat saat hari libur di apartemen.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Bagaimana reaksi Sasita saat tahu Velisa harus tinggal sementara bersamanya?",{"text":119,"@type":111},"Sasita terkejut dan merasa kesal, karena menganggap dirinya tidak siap merawat anak kecil dan khawatir menambah beban hidupnya.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},341481,1790654760,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":14,"category_name":15,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":142,"read_time":143},1374391974585,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","□  \nSemangat,Tarto SasaTHESSALIVIA  \nSemanygat.Tante Sase!  \n# Sanks Pelanggaran Pasal 113Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014tentang Hak Cipta\n\n1.Setiap orangyang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi sebagaimanadimaksud dalam pasal9 ayat(1)hurufi untuk penggunaan secara komerslal dipidanadengan pldana penjara pallng lama 1(satu)tahun dan/atau pidana denda pallngbanyak Rp 100.000.000,00(seratus juta rupiah).  \n2.Setiap orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin pencipta atau pemegang hakcipta melakukan pelanggaran hak ekonomi pencipta sebagaimana dimaksud dalampasal 9 ayat(1)huruf c,huruf d,huruf f,dan/atau huruf h,untuk penggunaan secarakomersial dipldana dengan pidana penjara paling lama 3(dga)tahun dan/atau pidanadenda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).  \n3.Setiap orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin pencipta atau pemegang hakmelakukan pelanggaran hak ekonomi pencipta sebagaimana dimaksud dalam pasal 9ayat(1)huruf a,hurufb,hurufe,dan/atau hurufg untuk penggunaan secara komesialdipldana dengan pidana penjara paling lama 4(empat)tahun dan/atau pidana dendapaling banyak Rp 1.000.000.000,00(satu miliar rupiah).  \n4.Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud pada ayat (3)yangdilakukan dalam bentuk pembajakan,dipidana dengan pidana penjara paling lama 10(sepuluh)tahun dan/atau pldana denda paling banyak Rp 4.000.000.000,00(empatmilllar ruplah).  \nPenerbit Gramedia Pustaka UtamaJakarta  \nSEMANGAT,TANTE SASA!oleh Thessalivia  \n621172003  \nPenerbit Gramedia Pustaka UtamaGedung Kompas Gramedia Blok I,Lt.5Jl.Palmerah Barat 29-33Jakarta 10270  \nEditor:Christie Putri W.  \nllustrasi Sampul:Orkha Creatives  \nDiterbitkan pertama kali olehPenerbit Gramedia Pustaka Utamaanggota IKAPI,Jakarta,2021  \nwww.gpu.id  \nHak cipta dilindungi oleh undang-undang.Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagianatau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit.  \nISBN:978-602-06-5648-9  \nISBN DIGITAL:978-602-06-5649-6  \n272 hlm.;20 cm  \nDicetak oleh Percetakan PT Gramedia,JakartaIsi di luar tanggung jawab Percetakan  \nUntuk putri-putriku tercinta,karena kalian selalu mengajarkanbahwa menjadi ibu tidak selalu harus sempurna.  \nContents  \n1.Prolog  \n2.1  \n3.2  \n4.3  \n5.4  \n6.5  \n7.6  \n8.7  \n9.8  \n10.9  \n11.10  \n12.11  \n13.12  \n14.13  \n15.14  \n16.15  \n17.16  \n18.17  \n19.18  \n20.19  \n21.20  \n22.21  \n23.22  \n24.23  \n25.24  \n26.25  \n27.26  \n28.27  \n29.28  \n30.29  \n31.30  \n32.31  \n33.32  \n## 34.Epilog\n\nLandmarks  \n## 1.Cover\n\n# Prolog\n\nTujuh hari sebelumnya.  \n\"S  \nUa,kok kamu nggak jadi ke sini?\"tanya Mama saat Sasita mengangkattelepon.  \nSasita memperhatikan jam dinding kamarnya dengan mata setengahterpejam karena mengantuk.Masih pukul 08.15,Mama seharusnya tidakmengganggu tidurnya sepagi ini,pada akhir pekan pula.  \n\"Sasa ada acara,Ma,\"bohong Sasita sambil menguap.\"Lagian,darikemarin juga Sasa bilang lihat nanti.Nggak janji bakal bisa ke sana.\"SuaraSasita mulai terdengar tidak sabar.  \n\"Lihat nanti terus.Seminggu lagi Mama berangkat,lho.\"Nada suaraMama juga mulai meninggi.  \n\"Ya kan masih seminggu lagi,\"tukas Sasita tak acuh.Seminggu,sehari,tidak ada bedanya bagi Sasita.  \nSasita sudah lama tahu tentang rencana keberangkatan Mama ke tanahsuci.Jujur saja,ia tidak terlalu peduli.Toh,saat Mama tidak ke mana-mana,mereka hanya bertemu sekali dalam beberapa bulan.Walaupunsama-sama tinggal di Jakarta,Sasita jarang sekali mengunjungi Mama.Alasannya,apa lagi kalau bukan pekerjaan?Hari kerja biasanya Sasitahabiskan sampai larut malam di kantor.Sedangkan pada hari libur,Sasitalebih suka tidur seharian di apartemen.  \nNamun,bila Sasita mau jujur pada diri sendiri,sebenarnya ada alasanlain yang membuatnya malas sering-sering bertemu Mama.  \nSuara Mama menarik napas menahan emosi di seberang teleponmengembalikan pikiran Sasita dari lamunannya.Sasita jadi ingin cepat-  \ncepat mengakhiri pembicaraan.\"Ya udah ya,Ma.Nanti Sasa telepon lagi.\"\"Eh,nanti dulu!\"sergah Mama buru-buru.  \n\"Apa lagi,sih?\"tanya Sasita den","cbCaiv9xLuHfhO75","https://ap.wps.com/l/cbCaiv9xLuHfhO75","pdf",1097131,196,"Indonesian","# Prolog\n## Landmarks\n## 1. Cover\n## Epilog","[{\"question\":\"Apa pemicu konflik dalam prolog cerita ini?\",\"answer\":\"Konflik muncul saat Mama menelepon dan menyampaikan rencana berangkat haji serta kebutuhan agar Velisa tidak sendirian di rumah.\"},{\"question\":\"Mengapa Sasita sebelumnya enggan sering bertemu ibunya?\",\"answer\":\"Sasita jarang mengunjungi Mama karena kesibukan kerja hingga larut malam dan pilihan beristirahat saat hari libur di apartemen.\"},{\"question\":\"Bagaimana reaksi Sasita saat tahu Velisa harus tinggal sementara bersamanya?\",\"answer\":\"Sasita terkejut dan merasa kesal, karena menganggap dirinya tidak siap merawat anak kecil dan khawatir menambah beban hidupnya.\"}]","Semangat, Tante Sasa! | PDF",1790042087,302]