[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-229809-113":53,"doc-detail-229809-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","selection-of-national-leaders-through-a-democratic-process-review-of-leadership-crisis-and-anti-extortion-enforcement-strategy","Seleksi Pemimpin Nasional Melalui Proses Demokrasi - Tinjauan Krisis Kepemimpinan dan Strategi Penegakan Anti-Pungli","","Seleksi pemimpin nasional dibahas dalam konteks krisis kepemimpinan yang melanda penyelenggara negara dan lembaga pemerintahan, serta dampaknya terhadap kemajuan Indonesia dalam persaingan antarbangsa. Uraian menyoroti kemunduran etika moral pemimpin dibanding pergulatan sejarah orde lama, orde baru, dan reformasi. Pemerintah dipandang terus melakukan pembenahan tata kelola agar bersih dari korupsi dan pungli berbiaya tinggi, lalu diikuti langkah tegas pasca terbitnya Perpres No. 87 Tahun 2016 tentang Pembentukan Satgas Sapu Bersih Pungli.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/selection-of-national-leaders-through-a-democratic-process-review-of-leadership-crisis-and-anti-extortion-enforcement-strategy/229809/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/selection-of-national-leaders-through-a-democratic-process-review-of-leadership-crisis-and-anti-extortion-enforcement-strategy/229809.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Chumphorn","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-05","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa inti masalah yang dibahas terkait kepemimpinan nasional?","Question",{"text":109,"@type":110},"Dokumen membahas krisis kepemimpinan nasional yang memengaruhi penyelenggara negara, termasuk kemerosotan moral etika pemimpin dibanding era reformasi.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Bagaimana proses demokrasi digambarkan dalam dokumen ini?",{"text":114,"@type":110},"Demokrasi dipaparkan bergerak tanpa kendali sehingga sebagian pihak lebih fokus memperjuangkan hak dan melupakan kewajiban, yang berujung pada berbagai konflik politik dan institusional.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Langkah apa yang disebut pasca diterbitkannya Perpres 87 Tahun 2016?",{"text":118,"@type":110},"Dokumen menekankan tindakan tegas pasca ditetapkannya Perpres No. 87 Tahun 2016 tentang Pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungli.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},229809,1789044084,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":126,"read_time":141},2336475401981,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/22000c94efd8d5204d?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786935347598174694","Seleksi Pemimpin Nasional Melalui  \nProses Demokrasi􀀍  \n(Selection of National Leaders Through Democratic Process)  \nM. Makhfudz1  \nFakultas Hukum Universitas Tama Jagakarsa Jakarta  \nDOI: 10.15408/sjsbs.v5i1.7901  \nAbstract:  \nThe condition of the country is currently experiencing a crisis of national leadership both in the hands of state administrators, government organizations and so on. Such conditions when viewed from the history of state administration in the era of the old order and the new order is no better than reform in terms of leaders who have noble ethical morals. This greatly influences the development of the country to advance in competition with other nations. So that the government continues to be preoccupied with revamping activities and regulating the implementation of the state so that it is clean from corruption and extortion which causes high costs. Then immediately take firm action after the Presidential Regulation number 87 of 2016 concerning the Establishment of the Clearing Task Force for Illegal Charges.  \nKeywords: ethical morality, strategies to face obstacles.  \nAbstrak:  \nKondisi Negeri kini sedang mengalami krisis kepemimpinan nasional baik melandapenyelenggara negara, organisasi pemerintahan dan lain sebagainya. Kondisi demikian jika dilihat dari sejarah penyelenggaraan negara di era orde lama dan orde baru tidak lebih baik ketimbang reformasi dari segi pemimpin yang memiliki moraletik yang luhur. Hal ini sangat mempengaruhi berkembangnya negara untuk majumenyaingi negara bangsa lainnya. Sehingga pemerintah terus disibukan oleh kegiatan pembenahan dan pengaturan strategi penyelenggaraan negara agar bersihdari korup dan pungli yang sebabkan biaya tinggi. Kemudian segera melakukantindakan tegas pasca ditetapkan Perpres nomor 87 tahun 2016 tentang Pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungli.  \nKata kunci: moral etik, strategi hadapi hambatan.  \n􀀍 Diterima: 19 Maret 2018, Revisi: 14 April 2018, Diterima 26 Mei 2018.  \n1 M. Makhfud adalah dosen Fakultas Hukum Universitas Tama Jagakarsa Jakarta. E-mail: [m-makhfudz@yahoo.com](m-makhfudz@yahoo.com).  \nPendahuluan  \nKepemimpinan Nasional di tengah percaturan internasional, pada saatini sangat penting kita cermati bersama di tengah-tengah suasana persaingan global yang makin meruncing. Pemilihan pemimpin Nasional yang memilikikepemimpinan nasional yang tepat terasa sangat penting, agar Indonesia bisamenempati posisi terhormat di dunia Internasional. Perubahan sosial politik dan budaya ini menghasilkan pergeseran tatanan yang sebelumnya dianggap mapan, karena telah mengalami proses reformasi. Proses tersebut diikuti denganbergulirnya proses demokrasi yang ditandai dengan otonomi daerah semakin kuat, pembagian kekuasaan yang lebih merata.  \nPerubahan bidang ekonomi global memicu perkembangan/perubahan organisasi makin dinamis, di Indonesia mempengaruhi sikap para pemimpinyauntuk hidupkan ketergantungan Internasional (Asing) sulit dihindari. Aspek sosial budaya, masuknya pengaruh nilai–nilai barat lewat perkembangan teknologi informasi yang cepat menimpa generasi muda. Perubahan teknologi melahirkan dua efek ke negeri kita yaitu pertama positif melahirkan tokoh-tokoh muda yang inovatif dan visioner, sedang sisi lain efek negatif berupa beberapa perilaku kurang terpuji karena melahirkan perilaku meniru dengan menyerap hal-hal yang mudah diserapnya yang belum tentu mengarah pada hal yang produktif, seperti suka bermalas-malasan, narkoba dan kenakalan remaja. Demikian pula di kalangan pejabat hampir sama seperti narkoba, hilang rasa malunya untuk melakukan sesuatu yang tidak baik seperti korupsi, kolusi (jualbeli jabatan yang kini marak dimana-mana) .  \nSebagai negara bangsa, masyarakat Indonesia mulai kehilangan perilaku utamanya, antara lain; kini tak lagi menjadi bangsa yang disiplin berlandaskanpada kehormatan, perilaku yang santun. Beberapa pakar menyatakan bahwa demokrasi bergerak liar dalam arti bergerak tanpa kendali, alias “kebablasan,”sehingga siap","cbCaig8232GYMTFA","https://ap.wps.com/l/cbCaig8232GYMTFA","pdf",517131,18,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Krisis kepemimpinan nasional dan pergeseran moral\n## Pengaruh demokrasi dan globalisasi\n## Tantangan, korupsi, dan konflik institusional","[{\"question\":\"Apa inti masalah yang dibahas terkait kepemimpinan nasional?\",\"answer\":\"Dokumen membahas krisis kepemimpinan nasional yang memengaruhi penyelenggara negara, termasuk kemerosotan moral etika pemimpin dibanding era reformasi.\"},{\"question\":\"Bagaimana proses demokrasi digambarkan dalam dokumen ini?\",\"answer\":\"Demokrasi dipaparkan bergerak tanpa kendali sehingga sebagian pihak lebih fokus memperjuangkan hak dan melupakan kewajiban, yang berujung pada berbagai konflik politik dan institusional.\"},{\"question\":\"Langkah apa yang disebut pasca diterbitkannya Perpres 87 Tahun 2016?\",\"answer\":\"Dokumen menekankan tindakan tegas pasca ditetapkannya Perpres No. 87 Tahun 2016 tentang Pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungli.\"}]","Seleksi Pemimpin Nasional Melalui Proses Demokrasi - Tinjauan Krisis Kepemimpinan dan Strategi Penegakan Anti-Pungli | PDF",28]