[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-270861-113":53,"doc-detail-270861-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","see-up-close","Lihat Lebih Dekat","","Cerita \"Lihat Lebih Dekat\" karya Irawati Subrata dan Hutami Dwijayanti mengisahkan tentang seorang gadis kecil bernama Kirana yang mengalami kesulitan melihat objek dari dekat. Permasalahannya dimulai ketika ia tidak bisa menyelesaikan puzzle-nya karena kepingan-kepingan tampak buram dan tidak jelas. Kesulitan ini berlanjut hingga ke sekolah, di mana ia tidak dapat membaca tulisan di papan tulis dengan baik. Setelah kunjungan ke dokter mata, Kirana diberi sebuah kaca pembesar (lup) yang membantunya melihat objek dari dekat dengan lebih jelas. Namun, meskipun lup membantu dalam tugas-tugas tertentu seperti membaca, ia tidak menyelesaikan masalah mobilitas Kirana. Ia tetap sering menyenggol atau menabrak barang-barang karena ruang pandangnya yang terbatas, sehingga memerlukan bantuan dari keluarganya, termasuk Bapak, Ibu, dan Adit. Ketidakmampuannya melihat dengan baik di kelas mengharuskan Kirana ditemani oleh orang tuanya untuk membacakan tulisan atau mencatat, atau bahkan belajar sendirian di rumah, yang mengurangi keseruan belajar bersama teman-teman. Cerita ini menyoroti tantangan yang dihadapi oleh anak-anak dengan gangguan penglihatan dan bagaimana mereka serta keluarga mereka beradaptasi dengan kondisi tersebut, serta pentingnya diagnosis dan alat bantu penglihatan yang tepat.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":15,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/see-up-close/270861/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/see-up-close/270861.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Eliana","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-15",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":74},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa masalah utama yang dihadapi Kirana?","Question",{"text":109,"@type":110},"Kirana mengalami kesulitan melihat objek dari dekat, sehingga semuanya tampak buram dan tidak jelas baginya.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Bagaimana Kirana dibantu untuk melihat lebih jelas?",{"text":114,"@type":110},"Dokter mata memberikan Kirana sebuah kaca pembesar atau lup yang membantunya melihat objek dari dekat dengan lebih jelas.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Apakah kaca pembesar menyelesaikan semua masalah Kirana?",{"text":118,"@type":110},"Tidak, kaca pembesar membantu Kirana melihat objek dari dekat, tetapi tidak menyelesaikan masalah mobilitasnya atau membantunya melihat papan tulis dengan jelas di sekolah tanpa pendampingan.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},270861,1789457024,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":14,"category_name":15,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":74,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":126,"read_time":141},4398048949847,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/400002536579ef2da7f?_k=1778318612642679267","Lihat Lebih Dekat Irawati Subrata  \nHutami Dwijayanti  \nHari sudah malam tetapi Kirana belum mau tidur. Bapak juga belum pulang. Katanya, paket yang diantar lebih banyak.  \n“Aku main puzzle dulu, ah,” kata Kirana .  \n“Uhh! Ini tidak cocok, ini juga tidak. Keping ini seharusnya cocok dengan …,” ujar Kiranasambil mencari-cari keping yang tepat.  \n“Oh, itu Bapak pulang!” serunya saatterdengar suara motor memasuki halaman rumah.  \nTahu-tahu Bapak sudah di hadapan Kirana, “Kok, belum tidur?” “Puzzle-nya belum selesai. Semuanya tampak tidak jelas. Buram!” sahut Kirana .  \nBapak tetap menyuruh Kirana tidur, “Besok, kan, sekolah pagi.”  \nKirana sudah berbaring tetapi dia belum mengantuk. Ia hanya memandangi sekeliling kamar.  \n“Aku tak bisa melihat denganjelas. Semuanyaburam!” bisik Kirana .  \nBesoknya, semua tetap buram . Awalnya Kirana merasa takut ketika diperiksa olehdokter mata. Ternyata, Kirana hanya dimintamembaca huruf-huruf oleh dokter. Ia tak bisamembacajelas huruf-huruf itu.  \nKunjungan ke dokter mengisi hari-hari Kirana . Biasanya setelah itu Bapak berbicara sangat lama dengan dokter.  \nKirana tidak begitu mengerti pembicaraan mereka. Hadiah-hadiah yang diberikan doktersebelum pulang lebih menarik baginya.  \n“Ini namanya kaca pembesar atau lup,” katadokter kali ini.  \n“Lup ini bisa dipakai untuk melihat dari dekat.  \n”  \nOh, asyik sekali. Dengan lup ini Kirana bisamelihat dengan lebih jelas.  \nNamun, lup tidak membantunya  \nsaat berjalan. Sebentar-sebentar, Kiranamenyenggol atau menabrak sesuatu. Ia menjadi tak leluasa bergerak. Kirana harusselalu dibantu Bapak, Ibu, bahkan Adit.  \nDi sekolah, Kirana tidak dapat melihat papantulis dengan jelas. Kirana harus ditemani Bapak atau Ibu yang akan membacakan tulisan atau mencatat untuknya. Kalau tidak begitu, Kirana terpaksa belajar di rumah. Belajar sendirian tanpa teman-temanjugakurang seru .","cbCaijErbyDul1Po","https://ap.wps.com/l/cbCaijErbyDul1Po","pdf",4046760,28,"Indonesian","# Cerita Kirana\n## Kesulitan Melihat\n## Kunjungan ke Dokter\n## Penggunaan Lup\n## Tantangan di Sekolah","[{\"question\":\"Apa masalah utama yang dihadapi Kirana?\",\"answer\":\"Kirana mengalami kesulitan melihat objek dari dekat, sehingga semuanya tampak buram dan tidak jelas baginya.\"},{\"question\":\"Bagaimana Kirana dibantu untuk melihat lebih jelas?\",\"answer\":\"Dokter mata memberikan Kirana sebuah kaca pembesar atau lup yang membantunya melihat objek dari dekat dengan lebih jelas.\"},{\"question\":\"Apakah kaca pembesar menyelesaikan semua masalah Kirana?\",\"answer\":\"Tidak, kaca pembesar membantu Kirana melihat objek dari dekat, tetapi tidak menyelesaikan masalah mobilitasnya atau membantunya melihat papan tulis dengan jelas di sekolah tanpa pendampingan.\"}]","Lihat Lebih Dekat | PDF",43]