[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-56796-id":3,"doc-seo-56796-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},56796,2336464648322,"Aria","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2200025388227c56fec?_k=1778556882303663488",48,"Cerita & Novel","Sedotani Si Ratu Sampah","Cerita ini berpusat pada Sedotani, sosok ratu sampah yang terbuat dari plastik berwarna merah, yang berasal dari kedai kopi terkenal. Kehidupan di Kerajaan Calajunan diselimuti oleh campuran bau busuk dari makanan basi, sayuran membusuk, bangkai binatang, dan berbagai jenis sampah lainnya yang dihasilkan oleh manusia. Sedotani merasa sombong atas asal-usulnya, namun juga merasa muak karena dibuang begitu saja oleh manusia setelah digunakan, terlupakan dan tanpa tujuan. Dalam percakapan dengan sesama sampah, seperti botol plastik dan remasan kertas, muncul harapan bahwa sampah kini dikumpulkan untuk didaur ulang. Namun, Sedotani tetap pesimis, mengeluhkan ketidaktahuan manusia tentang cara memisahkan sampah dan ketidakpatuhan mereka terhadap hukum dan peraturan. Dengan keyakinan bahwa manusia belum berubah, Sedotani memutuskan untuk membalas dendam agar manusia menyadari ketangguhan sampah. Rencananya dimulai dengan pergi ke kota, menuju tong sampah di dekat kedai kopi tempat ia berasal, di mana ia bertemu dengan sedotan-sedotan lain. Ia mengajak mereka untuk bersatu melawam manusia yang dianggapnya masih belum bisa memisahkan sampah plastik dari sampah organik. Cerita ini menyoroti isu pengelolaan sampah, kesadaran lingkungan manusia, dan perspektif sampah itu sendiri terhadap perlakuan manusia. Dilema antara nasib sampah yang dibuang dan potensi daur ulang menjadi inti konflik dalam cerita ini, serta narasi tentang bagaimana sampah dapat memiliki kesadaran dan keinginan untuk membalas.","Sedotani Si Ratu Sampah John Frederic C. Bugayong  \nLouie “Weng” N. Daguison  \nCampuran bau dari makanan basi, kulitsayuran busuk, bangkai binatang, dan sampah-sampah lain dari manusia mewarnaikehidupan di Kerajaan Calajunan. Di sini, kitabisa menemukan berbagai macam sampah dan ratu mereka, Sedotani.  \nSedotani, merah warnanya dengan panjang satu setengah tapak tangan, terbuat dariplastik. Dia sombong karena berasal darikedai kopi yang terkenal di kota.  \n2  \n“Setelah manusia menggunakan kita, merekamencampakkan kita di sini, tanpa tujuan danterlupakan!” omel Ratu Sedotani.  \n“Tetapi, Yang Mulia, sekarang ada orang yang mengumpulkan kita untuk didaur ulang,”jawab salah satu botol plastik.  \n“Ya, betul. Tetapi, masih banyak yang tidak tahu bagaimana memisahkan sampah mereka dan tidak mematuhi hukum dan peraturan,” ujar Ratu Sedotani.  \n“Dari pengamatan saya, manusia lambat laun berubah, yang terhormat Ratu,” ujar seonggok remasan kertas.  \nSampah yang lain setuju dan menganggukkan kepala.  \n5  \n“Itu tidak benar! Aku akan membuktikankepada kalian semua bahwa manusia belumberubah!” Ratu bersikeras .  \n“Apa yang akan engkau lakukan, yang terhormat Ratu?” tanya sekaleng sarden berkarat.  \n“Aku akan membalas dendam agar manusiamenyadari betapa tangguhnya kita!” seru Ratu Sedotani. Tawa jahatnya terdengar di seluruh penjuru wilayah Kerajaaan Calajunan.  \nGuna melaksanakan rencananya, Sedotani berangkat ke kota untuk membuktikan bahwa manusia masih belum berubah.  \nSedotani memulai dari tong sampah di dekat kedai kopi tempat dia berasal. Di sana, diamelihat sedotan-sedotan lain seperti dirinya.  \n“Kenapa kamu ada di sini?” tanya sebuahsedotan putih.  \n“Ikutlah denganku. Mari bersama-sama melawan manusia. Mereka masih tidak tahu cara memisahkan plastik dari sampah yang membusuk!” perintah Sedotani.","cbCaiqJ9FGFmMoQJ","https://ap.wps.com/l/cbCaiqJ9FGFmMoQJ","pdf",1240340,4,1,27,"Indonesian","id",113,"# Sedotani Si Ratu Sampah\n## Latar Belakang\n## Konflik Internal Sedotani\n## Rencana Balas Dendam Sedotani","[{\"question\":\"Siapa Sedotani dan dari mana asalnya?\",\"answer\":\"Sedotani adalah ratu sampah yang terbuat dari plastik berwarna merah, berasal dari kedai kopi terkenal di kota. Ia merasa sombong namun juga muak dengan nasibnya yang dibuang setelah digunakan.\"},{\"question\":\"Apa yang membuat Sedotani marah kepada manusia?\",\"answer\":\"Sedotani marah karena manusia membuangnya begitu saja setelah digunakan, tidak mempedulikannya. Ia juga kesal karena banyak manusia yang belum sadar akan pentingnya memisahkan sampah dan mematuhi peraturan.\"},{\"question\":\"Apa rencana Sedotani untuk membalas dendam kepada manusia?\",\"answer\":\"Sedotani berencana untuk membalas dendam agar manusia menyadari ketangguhan sampah. Ia memulai rencananya dengan mengajak sedotan-sedotan lain untuk melawan manusia.\"}]",1783913059,42,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"sedotani-the-trash-queen","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/sedotani-the-trash-queen/56796/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-24","2026-07-13",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Siapa Sedotani dan dari mana asalnya?","Question",{"text":75,"@type":76},"Sedotani adalah ratu sampah yang terbuat dari plastik berwarna merah, berasal dari kedai kopi terkenal di kota. Ia merasa sombong namun juga muak dengan nasibnya yang dibuang setelah digunakan.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa yang membuat Sedotani marah kepada manusia?",{"text":80,"@type":76},"Sedotani marah karena manusia membuangnya begitu saja setelah digunakan, tidak mempedulikannya. Ia juga kesal karena banyak manusia yang belum sadar akan pentingnya memisahkan sampah dan mematuhi peraturan.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa rencana Sedotani untuk membalas dendam kepada manusia?",{"text":84,"@type":76},"Sedotani berencana untuk membalas dendam agar manusia menyadari ketangguhan sampah. Ia memulai rencananya dengan mengajak sedotan-sedotan lain untuk melawan manusia.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]