[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-230874-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-230874-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","section-a-background-of-the-problem-health-workers-and-professional-education","A. Latar Belakang Masalah - Tenaga Kesehatan dan Pendidikan Profesi","","Tenaga kesehatan merupakan bagian integral sistem kesehatan di setiap negara, dengan tanggung jawab mewujudkan derajat kesehatan optimal melalui pelayanan yang efektif dan berkualitas. Keberhasilan upaya kesehatan dipengaruhi ketersediaan tenaga, sarana, dan prasarana, serta mencakup pencegahan, edukasi, penyuluhan, monitoring, evaluasi, dan advokasi kebijakan. Tenaga kesehatan berperan sebagai garda terdepan termasuk penanganan kesehatan mental. Dokumen ini membahas kewajiban pendidikan profesi bagi lulusan akademik untuk memperoleh STR setelah mengikuti uji kompetensi, sesuai ketentuan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/","Layanan Kesehatan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/section-a-background-of-the-problem-health-workers-and-professional-education/230874/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/section-a-background-of-the-problem-health-workers-and-professional-education/230874.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Oliver","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",5,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Mengapa tenaga kesehatan penting dalam sistem kesehatan?","Question",{"text":63,"@type":64},"Tenaga kesehatan berperan memastikan efektivitas dan kualitas layanan, termasuk pencegahan penyakit, edukasi, monitoring, serta advokasi kebijakan. Tenaga kesehatan juga menjadi garda terdepan dalam pertolongan pertama dan dapat mendukung kesehatan mental melalui konseling atau terapi.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Apa hubungan STR dan uji kompetensi bagi tenaga kesehatan?",{"text":68,"@type":64},"Untuk memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR) yang aktif, tenaga kesehatan harus mengikuti Uji Kompetensi (Ukom) secara nasional. Setelah memenuhi ketentuan yang berlaku, STR menjadi salah satu syarat agar dapat bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Mengapa lulusan pendidikan akademik perlu pendidikan profesi sebelum mengikuti Ukom?",{"text":72,"@type":64},"Berdasarkan ketentuan yang dibahas, lulusan pendidikan akademik sarjana tidak bisa langsung mengikuti Ukom. Mereka harus terlebih dahulu melanjutkan pendidikan profesi, memperoleh sertifikat profesi, lalu baru dapat mengikuti uji kompetensi untuk STR.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},230874,1789056210,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,104,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":103},53,"healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":106,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":102,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":117,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":141},8796095461610,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","BABIPENDAHULUAN  \n# A.  Latar Belakang Masalah\n\nTenaga kesehatan merupakan bagian integral dari sistem kesehatandalam setiap negara.Tenaga Kesehatan diharapkan mampu mewujudkanderajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat.Tenaga kesehatan jugamerupakan salah satu aset manusia dengan pembahasan nomor satuterkait pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan bertujuansupaya tercapainya pengaktualisasian peningkatan kesehatan yang cocokdemi cita-cita menyeluruh bangsa Indonesia.1  \nKeberhasilan upaya kesehatan tergantung pada ketersediaansumberdaya kesehatan yang berupa tenaga kesehatan,sarana,dan prasarana yang memadai.²Masalah kesehatan menyangkut semua segikehidupan dan melingkupi sepanjang waktu kehidupan manusia.3Pelayanan kesehatan adalah sebuah konsep yang digunakan dalammemberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.4  \nTenaga Kesehatan berperan dalam memastikan efektivitas sertakualitas layanan kesehatan.Melalui kompetensi dan keahlian yang dimilikioleh Tenaga Kesehatan tidak hanya dalam hal menyembuhkan penyakit,akan tetapi juga sangat berperan dalam pencegahan penyakit.Adapunbeberapa aspek krusial dalam memastikan efektivitas layanan kesehatanyaitu penyampaian perawatan berkualitas,edukasi dan penyuluhan,monitoring dan evaluasi serta advokasi kebijakan kesehatan.Sektorkesehatan bukanlah suatu sistem atau perangkat yang berdiri sendiri.lasangat erat berkaitan dengan kehidupan sosial,dan ekonomi suatumasyarakat.5  \nPeran Tenaga Kesehatan sangat penting dalam memelihara,meningkatkan,dan memulihkan kesehatan masyarakat.TenagaKesehatan tidak hanya sebagai agen pengobatan dan layanan kesehatan,namun juga merupakan agen perubahan yang membantu membangunsistem kesehatan yang lebih kuat dan inklusif.Pembangunan kesehatanerat kaitannya dengan sumber daya.⁶Tanpa peran aktif TenagaKesehatan,akan sulit bagi sistem layanan kesehatan masyarakat untukmencapai efektivitas dan efisiensi yang optimal.  \nTenaga Kesehatan memegang peran yang signifikan terhadapsistem kesehatan,sebagai garda terdepan dalam memberikanpertolongan pertama.Bukan hanya kesehatan fisik,Tenaga Kesehatanjuga berperan dalam penanganan masalah kesehatan mental,baikmelalui konseling,terapi ataupun dukungan psikologis.Melalui peran dariTenaga Kesehatan,kualitas hidup masyarakat dapat meningkat dankesehatan masyarakat dapat dipantaudandipertahankan.Penyelenggaraan pembangunan kesehatan meliputi upaya kesehatanyang harus dilaksanakan secara terpadu.7  \nSalah satu syarat yang harus dipenuhi Tenaga Kesehatan untuk bisabekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit(RS)danPusat Kesehatan Masyarakat(Puskesmas)yaitu memiliki Surat TandaRegistrasi (STR)yang aktif,untuk memperoleh Surat Tanda Registrasi(STR)maka terlebih dahulu Tenaga Kesehatan harus mengikuti UjiKompetensi (Ukom)secara nasional yang diselenggarakan olehPerguruan Tinggi bekerja sama dengan organisasi profesi,lembagapelatihan atau lembaga sertifikasi yang terakreditasi.  \nNamun,sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023Tentang Kesehatan bagi Tenaga Kesehatan lulusan pendidikan akademiksarjana tidak bisa langsung mengikuti Ukom tapi harus terlebih dahulumengikuti pendidikan profesi,sebagaimana diatur dalam Pasal 212Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2024 yang mengatur bahwa:  \n1)Mahasiwa yang menyelesaikan pendidikan Tenaga Kesehatanprogram diploma,program sarjana,dan program sarjana terapanmendapatkan ijazah sesuai dengan ketentuan peraturanperundang-undangan.  \n2)Mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan TenagaKesehatan program sarjana sebagaimana dimaksud pada ayat(1)hanya dapat melakukan praktik profesi setelah menyelesaikanpendidikan profesi dan diberi sertifikat profesi.  \nBerdasarkan aturan tersebut di atas,maka secara tegas diaturbahwa bagi mahasiswa lulusan pendidikan akademik sarjana harusterlebih dahulu melanjutkan pendidikan profesi agar dapat bekerja padafasilitas pelayanan kesehatan.Pendidikan profesi dalam Undang-UndangNomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan (selanjutnya d","cbCaiis1TLpJ3ife","https://ap.wps.com/l/cbCaiis1TLpJ3ife","pdf",5015344,"Indonesian","# A. Latar Belakang Masalah\n## Peran dan pentingnya tenaga kesehatan\n## Ketersediaan sumber daya dan pelayanan kesehatan\n## Kewajiban pendidikan profesi untuk STR\n## Perbedaan pendidikan akademik dan profesi\n## Dasar hukum Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah","[{\"question\":\"Mengapa tenaga kesehatan penting dalam sistem kesehatan?\",\"answer\":\"Tenaga kesehatan berperan memastikan efektivitas dan kualitas layanan, termasuk pencegahan penyakit, edukasi, monitoring, serta advokasi kebijakan. Tenaga kesehatan juga menjadi garda terdepan dalam pertolongan pertama dan dapat mendukung kesehatan mental melalui konseling atau terapi.\"},{\"question\":\"Apa hubungan STR dan uji kompetensi bagi tenaga kesehatan?\",\"answer\":\"Untuk memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR) yang aktif, tenaga kesehatan harus mengikuti Uji Kompetensi (Ukom) secara nasional. Setelah memenuhi ketentuan yang berlaku, STR menjadi salah satu syarat agar dapat bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.\"},{\"question\":\"Mengapa lulusan pendidikan akademik perlu pendidikan profesi sebelum mengikuti Ukom?\",\"answer\":\"Berdasarkan ketentuan yang dibahas, lulusan pendidikan akademik sarjana tidak bisa langsung mengikuti Ukom. Mereka harus terlebih dahulu melanjutkan pendidikan profesi, memperoleh sertifikat profesi, lalu baru dapat mengikuti uji kompetensi untuk STR.\"}]","A. Latar Belakang Masalah - Tenaga Kesehatan dan Pendidikan Profesi | PDF",77]